Archive for May, 2008

PENGALAMAN BERSAMA KELOMPOK TANI

PENGALAMANKU BERSAMA KELOMPOK TANI

Sudah menjadi tugasku bersama tim untuk terjun langsung ke sasaran yaitu memberikan presentasi dan sosialisasi ke para petani. Dalam hal ini adalah sosialisasi “POC – BSA” (Pupuk Organik Cair – Bio Super Active) ke kelompok tani – kelompok tani.

“SUKA – DUKA” aku alami, selama berkecimpung di dunia yang aku sukai itu. Seperti halnya melihat hijaunya tanaman, melihat hamparan padi laksana karpet, suasana yang tenteram karena melihat pemandangan yang lepas, juga suasana yang terhindar dari hiruk-pikuknya keramaian, semua yang terlihat adalah hamparan padi, hamparan padi yang segar dan menguning menunggu di panen. “SUBHANAALLAH”. Itu semua sedikit dari gambaran awal, “SUKA”nya bila berkecimpung di dunia pertanian.. Dan “DUKA”nya adalah bila pemandangan yang terjadi menjadi sebaliknya, yaitu bila hamparan padi – hamparan padi yang terlihat kering sebelum waktunya karena terserang hama dan penyakit. Apalagi bila lahan pertanian mereka terendam banjir. Mereka terpaksa mengulang dari awal lagi yaitu mulai dari pengolahan tanah sampai dengan penanaman. Tentu saja ini suatu kerugian yang sangat besar, namanya menjadi musibah “INNALILLAHI WAINAILLAHI ROJIUN”. Dan musibah ini mampir di Kabupaten Karawang pada saat awal-awal bulan tahun 2008. sungguh sangat memprihatinkan.

Sebenarnya yang akan aku ceritakan disini adalah perilaku-perilaku para petani dalam menerima masukan teknologi ataupun inovasi-inovasi baru. Diawali dengan aku menjejakan kaki ke Kabupaten KARAWANG. Sebagian besar Kecamatan di Kabupaten KARAWANG aku datangi untuk dapat bertemu dengan kelompok tani – kelompok tani tersebut. Tentu saja ada tata karma atau kode etik untuk dapat menembus pasar di Karawang tersebut. Dari bertemu dengan pejabat terasnya hingga ke PPL. Ini dibutuhkan karena supaya aku dapat dengan leluasa masuk sampai ke pelosok-pelosok Kabupaten Karawang. Artinya “Kulo Nuwun” dulu lah.

Hampir selama 1 tahun aku berkeliling ke Kecamatan – Kecamatan di Karawang dalam memberikan “Presentasi dan Sosialisasi” “POC – BSA” tersebut. Bekerja sama dengan PPL setempat untuk membuat “DEMPLOT” (Demonstrasi Plot) yang dapat dijadikan sebagai percontohan ataupun percobaan bagi para petani tersebut. Agar mereka dapat melihat hasil secara nyata dari DEMPLOT tersebut. Dan nantinya dapat diterapkan ke lahan pertanian mereka. Tentu saja harus ada hasil yang signifikan , agar mereka percaya, yakin dan mau menggunakan produk “POC – BSA” tersebut. Kembali ke peri laku para petani , secara garis besar perilaku petani dapat dilihat dari :

1. Bagaimana mereka dalam menerima teknologi yang baru. Apakah mereka mau menerima masukan – masukan dalam tata cara atau tata laksana bertani yang baik dan benar. Yaitu mulai dari cara pengolahan tanah yang baik, juga bagaimana cara menanam , memupuk, panen dan penanganan pasca panennya. Sampai pada pengenalan produk-produk baru baik itu benih, pupuk, maupun obat-obatannya.

2. Bagaimana perilaku para petani dalam menyelamatkan lahan pertaniannya agar tetap berproduktif, dengan cara pengolahan tanah yang tepat dan bijaksana. Dalam hal ini mengembalikan fungsi tanah agar tanah tetap subur dan mengandung keseimbangan hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Fungsi tanah disini yang dimaksud adalah : kualitas tanah, air dan lingkungan yang tetap terjaga dan seimbang.

Dari hasil pengamatan ku dalam “Presentasi dan Sosialisasi” selama ini memang sebagian besar para petani masih menggunakan tata laksana bertani secara tradisional. Di Kabupaten Karawang para petani dalam pengelolaan tanahnya sudah menggunakan peralatan modern seperti traktor untuk membajak sawahnya dan tata laksana bertani nya memang sudah memperlihatkan sistem yang baik. Akan tetapi yang masih menjadi kendala adalah dalam TATA CARA PEMBERIAN PUPUK dan dalam menangani masalah HAMA DAN PENYAKIT karena PEMBENAHAN TANAH DIABAIKAN. Ini berlaku hampir sebagian besar perilaku para petani disana. Padahal bila pembenahan tanah di abaikan ini akan ber”korelasi” dengan “mudahnya tanaman terserang hama dan penyakit dan juga dalam hal pemberian pupuknya akan semakin meningkat karena kecenderungan tanah semakin jenuh”.

Ini dilupakan oleh para petani, mereka terus menerus memberikan pupuk secara berlebihan. Padahal kondisi tanah saat sekarang sudah tidak dapat menerimanya alias JENUH itu tadi.

Dalam prinsip mereka yang penting pemberian pupuk yang menurut takaran mereka mencukupi padahal sudah melampaui batas yang ditentukan akan dapat menghasilkan produksi yang meningkat. Tetapi pada kenyataannya tidak lah demikian. Yang akan terjadi adalah ; “semakin besar penggunaan pupuk dengan tidak bijaksana bukan akan menambah produksi, melainkan akan menjadikan tanaman padi tidak berkembang atau tumbuh dengan tidak baik”.

Sebagai contoh:

Tanaman padi bila kelebihan unsur Nitrogen tanamannya akan rebah dan ini akan mempengaruhi asimilasinya sehingga pengisian gabah tidak akan terjadi, karena tanaman padi saling bertindihan yang menyebabkan saling menutupi daun satu dengan yang lain.dan menghalangi sinar matahari untuk proses asimilasinya di tanaman padi tersebut.

Seperti yang telah aku tuliskan di atas bahwa sebagian besar perilaku petani demikian, tetapi ada sebagian petani lain di wilayah Kecamatan Ciranggon yang dengan suka rela dapat menerima masukan2 yang positif demi kelanjutan proses produksi lahan pertanian mereka. Bila mereka dapat dengan cerdas dan bijaksana dalam menggunakan pupuk maupun pengolahan tanah-nya bukan hanya 1 keuntungan yang akan di dapatnya tetapi 2 bahkan 3 keuntungan akan diraihnya dalam satu kali musim tanam.Yaitu

1. Hemat biaya produksi, karena penggunaan pupuk tidak melebihi dosis.

2. Produksi dapat meningkat karena pelaksanaan tata laksana penanaman padi,
mulai dari pengolahan tanah sampai masalah panen dilakukan dengan baik dan
benar.

3. Menjadi ramah lingkungan , karena dapat melakukan daur ulang sisa limbah

pertanian dapat dimanfaatkan untuk pengolahan tanah yaitu penggunaan pupuk
kompos dalam lahan pertaniannya menjadikan lahan mereka dapat sehat dan
subur kembali dan dapat menjadikan warisan bagi generasi berikutnya.

Untuk sementara baru ini yang dapat aku ceritakan , lain waktu akan ada cerita yang lain yaitu tentang profil petani yang kreatif dalam membuat pupuk organik sendiri.

Disini akan saya perlihatkan gambar tentang proses penanaman padi dari awal pengolahan tanah dengan menggunakan pupuk organik( pupuk kompos ) dan  Decomposer BSA sampai dengan pemupukan menggunakan Pupuk Organik Cair BSA, dilahan Sang Hyang Sri Kecamatan Sukamandi  Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Berikut gambar proses penanaman padi :

1. Pengolahan tanah dengan menggunakan pupuk organik dan  Decomposer BSA

2. Penanaman benih dengan cara Bardur (Tebar Tandur)

3. Penyemptotan menggunakan pupuk POC BSA pada padi umur 20 hari setelah tanam (hst)

4. Penyemptotan menggunakan pupuk POC BSA pada padi umur 45 hst.

5. Gambar sosialisasi dengan para petani

Advertisements

May 28, 2008 at 7:39 am 2 comments

PUPUK KOMPOS

KEADAAN  TANAH

Kondisi tanah pada lahan pertanian saat sekarang ini untuk mencukupi kebutuhan akan haranya sudah banyak tergantung dengan bahan-bahan kimia.   Mulai dari pupuk hingga insektisida semua “dicekoki” dengan bahan-bahan kimia.  Sudah barang tentu lahan pertanian menjadi jenuh, tingkat kesuburannya menjadi rendah.  Ini disebabkan berkurangnya kandungan bahan organik di dalam tanah.  Diperkirakan kandungan bahan organik di lahan sawah Pulau Jawa berkurang hingga tinggal 1 %.  Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sebesar 5 %.

Apa akibatnya bila tanah kekurangan bahan organik ? …. Masalah-masalah yang akan ditimbulkan adalah sebagai berikut: Kemampuan tanah dalam mengikat atau menahan air jadi rendah, efisiensi penyerapan pupuk berkurang,  aktivitas mikroba tanah tidak berjalan dengan baik dan yang terpenting struktur tanah menjadi buruk .  Ini semua berakibat pada produktivitas tanah yang semakin menurun sehingga menjadikan tanah akan kebutuhan pupuk terus meningkat.

Untuk mengatasi permasalahan ini maka salah satu jalan terpenting adalah dengan memberikan bahan organik yang cukup kedalam tanah, sehingga akan tercipta kembali kesuburan tanah.  Artinya disini kita berkewajiban untuk memperbaiki keadaan tanah apabila ingin mendapatkan tanah yang subur kembali.  Jalan keluar untuk ini adalah dengan memberikan PUPUK  KOMPOS dalam tanah.  Jelas KOMPOS merupakan bahan organik yang dapat menambah dan memperbaiki kesuburan tanah.

MANFAAT  DAN  KANDUNGAN  HARA  KOMPOS

Kompos bisa dikatakan sebagai “MULTI VITAMIN” bagi tanah pertanian.
Manfaatnya :
1. Dapat menyuburkan tanah, sehingga merangsang pertumbuhan perakaran.
2. Meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang berfungsi untuk membantu tanaman dalam menyerap unsur hara dari tanah dan membentuk senyawa yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman.

KOMPOS mempunyai kandungan yang sudah lengkap baik unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Akan tetapi memang bila di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga dalam pengaplikasiannya dibutuhkan PUPUK KOMPOS dalam jumlah yang banyak.  Disisi lain KOMPOS dapat menjadikan tanah semakin ramah lingkungan dan subur juga terdapat adanya kandungan senyawa organiknya yaitu ASAM HUMAT dan ASAM FULFAT yang berfungsi sebagai pemacu pertumbuhan.

PEMBUATAN  KOMPOS

Seperti yang sudah tertulis diatas bahwa KOMPOS menjadi kan “Ramah Lingkungan” .  Kenapa demikian?  Karena kita dapat memanfaatkan bahan-bahan yang terbuang.  Apabila di daerah pertanian sisa-sisa panen dapat di manfaatkan untuk pembuatan PUPUK KOMPOS.  Jadi tinggalkan kebiasaan untuk membakar jerami dan serasah.

Bahan yang dapat dipakai untuk membuat KOMPOS :1. Sisa-sisa panen: jerami, serasah,  2. Limbah Industri pertanian: onggok, ampas tahu, serbuk gergaji,  3. Kotoran ternak, 4. Sisa daun kering dan rumput-rumputan.

Untuk di Pedesaan atau sentra pertanian KOMPOS dapat di buat saat setelah panen, yaitu selang waktu antara penyiapan bibit sampai dengan sebelum penanaman bibit.  Ini dimaksudkan agar begitu KOMPOS matang kira-kira 1 bulan dapat langsung disebarkan ke lahan pertanian bersamaan dengan pengolahan tanah.  Dan pengomposan sebaiknya dilakukan di dekat lahan pertanian atau di dekat sumber bahan baku KOMPOS.

TAHAPAN  PENGOMPOSAN

Tahapan nya adalah sebagai berikut:

– PERSIAPAN  BAHAN : Bahan sisa-sisa panen seperti jerami, sisa-sisa jagung, seresah dll, sebaiknya di cacah dahulu dengan ukuran 3 – 5 cm.  Ini semua untuk mempercepat pengomposan.

(Bahan dasar kompos berupa rumput-rumputan dan sisa daun kering)

(Proses pencacahan dengan alat Chopper)

– PERLAKUAN BAHAN : Menambahkan ” Agen Pengompos” ( DECOMPOSER ) berupa Bakteri dan Cendawan, agar cepat terdekomposisi atau terurai.

-Bila tidak terdapat Decomposer dapat digunakan kotoran ternak, ini juga sebagai sumber mikroba yang baik.  Dan penyiraman dapat dilakukan dengan menggunakan Pencuci Beras dan Petai Cina.

– Bila ada Decomposer perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut:
1. Membuat bak dengan ukuran 1 m3.
2. Bahan dimasukkan setebal 20 cm.
3. Bahan disiram secara merata dengan DECOMPOSER sebanyak 30 cc dengan pelarutan air 10 liter.
4. Bahan dilapis lagi diatasnya setebal 20 cm dengan perlakuan yang sama, ini diulangi hingga lapisan sebanyak 5 lapis.

(Proses Inkubasi setelah diberi Dekomposer pada Bak ukuran 1M3)

– INKUBASI : selanjutnya tumpukan bahan ditutupi dengan plastik mulsa untuk menjaga kelembaban, kadar air dan suhu selama proses pengomposan dan dibiarkan selama 4 – 6 minggu.  Untuk setiap 3 minggu 1x dilakukan pengadukan dan pembalikan agar kematangan nya merata.

Untuk skala rumah tangga pembuatan KOMPOS dapat dilakukan dengan menggunakan KOMPOSTER yang dapat dibuat dari tempat sampah atau pot yang besar.  Didalamnya diberi sarangan agar air dapat turun ke bawah, sehingga siklus udara dapat berjalan dengan baik.  Cara pembuatan nya sama dengan di atas yaitu perlu pencacahan ( di Chopper ) dahulu sampai dengan pemberian DECOMPOSER.  Sisa air fermentasi dari pengomposan tersebut dapat ditampung dan di pakai kembali untuk DECOMPOSER.

Ciri-ciri KOMPOS yang sudah matang adalah terjadinya perubahan warna menjadi coklat kehitaman, tekstur menjadi lunak dan tidak berbau menyengat.  Apabila masih basah dapat dikeringkan dengan cara di jemur dan diangin-anginkan supanya mendapatkan hasil yang berkualitas dan berdaya jual tinggi.

(Pupuk Kompos matang yang setelah itu dikarungkan)

May 14, 2008 at 5:21 am 20 comments

Halaman Rumahku

Sebagai Produsen Pupuk Organik Cair ( POC ) dengan nama Merek Dagang ” BIO SUPER ACTIVE ” “BSA”, sudah semestinya aku mempunyai kebun sendiri untuk hasil experimenku dengan menggunakan pupuk organik cair ku ini.

Nah aku memanfaatkan halaman rumahku untuk menanam tanaman dari tanaman hias, tanaman buah-buahan ( hortikultura ), tanaman sayuran, tanaman obat2an sampai dengan tanaman langka. Sebahagian aku tanam di lahan, sebahagian lagi aku tanam di pot. Untuk penanaman di pot aku lakukan agar mudah dalam penanganannya ( handlingnya ).

Halaman rumahku sekarang penuh dengan tanaman hias mulai dari: Anthurium, Euphorbia, Adenium, Aglonema, macam-macam keladi, puring-puringan sampai tanaman bunga-bungaan seperti mawar, melati, lily, wijaya kusuma dan anggrek. Masih banyak yang lain. Ini semua sengaja aku buat dan pelihara sebagai etalaseku, dimana orang bisa melihat bahwa tanaman-tanaman ku tumbuh subur dan indah karena menggunakan pupuk organik cair “BIO SUPER ACTIVE”.

Adapun cara perawatannya sangat simpel dan sederhana tanpa harus setiap hari memberi pupuk macam-macam. Karena penggunaan pupuk BSA adalah ” SATU untuk SEMUA “. Kenapa aku katakan demikian karena komposisi pupuk BSA sudah lengkap dari adanya unsur hara Makro, hara Mikro sampai adanya ZPT ( Zat Pengatur Tumbuh Tanaman ). Dimana ini semua yang mengatur atau merangsang pertumbuhan dari akar, batang, daun , bunga dan buah. Jadi kita tak perlu repot-repot untuk memberikan perangsangan-perangsangan yang lain. Capek… deh… kalau harus pakai ini, pakai itu… he..he…he…

Ohya.. cara pemakaian penggunaaan pupuk BSA untuk tanaman hias adalah sebagai berikut : hanya dengan BSA sebanyak 1 cc s/d 2 cc dan dicairkan lagi ke dalam air sebanyak 1 liter, sudah memenuhi kebutuhan tanaman tersebut. Pupuk BSA disemprotkan hanya ke daun dan batangnya saja , tidak perlu ke medianya. ini dilakukan cukup 2 minggu sekali. dan pencairan 1 liter harus habis untuk sekali penyemprotan ( artinya harus habis untuk hari itu juga ). karena pupuk BSA ini adalah Organik jadi ya tidak bisa ditunda untuk besoknya. Sangat hemat bukan dengan penggunaan pupuk BSA ini. yang sangat menguntungkan adalah pupuk BSA ini tidak ada kadaluarsanya. jadi sangat..sangat.. menguntungkan, apalagi kalau kita sudah melihat hasilnya… kita akan selalu berucap ” Subhanaallah “. karena hasilnya sungguh menakjubkan. Silakan mencoba bila penasaran…

Sedangkan untuk buah-buahan ( hortikultura ) di halaman rumahku ada tanaman : mangga, rambutan bule, sawo, sukun, apel india, belimbing , jeruk, anggur, jambu biji merah, jambu biji kulit hitam, jambu jamaica, serikaya, dan yang tidak pernah berhenti berbuah adalah jambu mete juga kelapa yang sangat banyak manfaatnya dari akar sampai pucuk daunnya semua dapat dimanfaatkan maka ” pohon kelapa ” ini lah yang di pakai sebagai lambang dari pupuk BSA.

Nah untuk merawat pohon buah2an ini aku juga menggunakan pupuk BSA dengan dosis cukup 3 cc s/d 4 cc dan dicairkan lagi dengan 1 liter air. Ini disemprotkan ke batang dan daun nya saja setiap 1 minggu satu kali.

Saat sekarang yang terlihat dihalaman rumahku, yang sedang berbuah adalah tanaman jambu jamaica, tanaman ini berbuah dengan lebatnya, sedang menunggu proses pematangan.

Juga tanaman jambu mete yang sepanjang musim berbuah. Ada kejadian yang membuat aku harus kucing2an dengan codot eh kalong, karena aku harus bersaing dengan kalong ini. karena kalong ini memang pintar, buah yang masih setengah masak sudah digasak nya. sehingga ini membuat aku jadi sedikit kecewa. Maksud hati buah2an ini akan dijadikan ” petetan” biar bisa dilihat sebagai “etalase ” gitu lho…. la..ini kok sudah keduluan di santap si kalong itu he..he.. Akhirnya aku akalin dengan cara buah2ah sudah harus dibungkus plastik sejak jadi bakal buah. Alhamdulillah bisa aman sekarang. Memang pupuk BSA ini tidak mematikan musuh alami hanya menghindarkan saja sehingga siklus ekosistem dapat tetap berjalan dengan baik. Itulah salah satu fungsi organik yaitu ramah lingkungan.

Ohya seperti yang telah aku sebutkan diatas tadi bahwa halaman rumahku selain buah2an juga ada tanaman langka seperti : Tanaman A TIN, Meywha ( untuk tanaman ini harga nya juga cukup menjajanjikan lo bisa sampai jutaan seperti tanaman anthurium, ini kata para pehobis lo ). Selain itu halaman rumahku juga diisi dengan tanaman obat2an seperti : Sirih merah, sirih hitam, binahong, daun dewa (sambung nyawa), daun dewi, kumis kucing, sambiloto dan rossela yang lagi booming ini, semua ini dapat dipakai atau bermanfaat untuk kesehatan.

Nah..itu tadi tanaman2 yang ada di halaman rumahku. Semua aku rawat dengan penuh kasih sayang sehingga hasilnya juga dapat memuaskan. Tanaman2 ini aku rawat dengan menggunakan pupuk organik dari medianya yang menggunakan pupuk kompos, sampai pertumbuhannya aku beri POC BSA dan untuk hamanya aku beri Insektisida alami ( organik ) yang semua ini aku produksi sendiri. Bila ada yang berminat dengan produk-produk organik ini silakan dapat mampir ke Halaman Rumah ku.

Berikut contoh-contoh koleksiku :

(Apel India)

(Buah Atin)

(Bunga Lili)

(Bunga Jambu Jamaika)

(Wijaya Kusuma)

May 10, 2008 at 2:36 pm 24 comments

APA ITU PUPUK ANORGANIK, APA ITU PUPUK ORGANIK , APA ITU PUPUK BERIMBANG.

Sebagai orang yang bergerak di bidang pupuk, dengan sendirinya aku harus bisa memahami apa itu pupuk organik, pupuk anorganik, maupun apa yang disebut pupuk berimbang.

Secara harafiah :

  • Pupuk Anorganik : Pupuk hasil proses rekayasa secara kimia, fisik dan atau biologis dan merupakan hasil industri atau pabrik pembuat pupuk.

  • Pupuk Organik : Pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri dari bahan organik yang berasal dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat dibentuk padat atau cair yang digunakan untuk mensuplai bahan organik, memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

  • Pupuk Berimbang : Memberikan pupuk anorganik ataupun pupuk organik sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman berdasar hasil analisa tanah tersebut. Disini dibutuhkan adanya “Soil Test Kit” untuk menganalisa tanah. Ex: Apabila tanaman membutuhkan Nitrogen 250 gr dan tersedia di dalam tanah hanya 100 gr, maka sisa itulah yang harus diberikan. Bahwa pada dasarnya tanah mempunyai spesifikasi tertentu, maka teknologi pemupukan berimbang serta penggunaan “Soil Test Kit” dapat membantu petani dalam menggarap lahannya secara efisien

Supaya lebih jelas aku gambarkan saja bagan yang aku kutip dari “Buletin Berkala Pupuk” no:2.
Dengan judul PENGELOMPOKAN BAHAN PENYUBUR TANAH DAN TANAMAN (Sri Adiningsih).

Inilah bagan dari keseluruhan pengelompokan pupuk2 baik anorganik maupun organik.
untuk kesempatan yang lain akan aku coba tampilkan Pupuk Kompos, Pupuk Kandang, maupun Pupuk Organik Cair.

May 10, 2008 at 3:02 am 38 comments

LAHIRNYA BLOGKU

Assalammu’alaikum wr wb .

Buat kawan, teman dan sahabat semuanya….

Berawal dari kedekatan ku dengan sebuah kotak ajaib yang bernama komputer menjadikan ku terbuka wawasannya untuk belajar lebih banyak. Keinginanan ku untuk punya blog sudah lama, kira2 setahun yang lalu blog ku belum2 juga terwujud. Entah karena kesibukan ku, waktu yang belum ada ataupun karena keterbatasan diriku.Dengan berjalannya waktu dari hari ke hari aku mencari, melihat, browsing, dan surffing semakin menambah wawasan dan pengetahuanku untuk mendapatkan bentuk yang pas buat blogku ini..

Tentu semua ini melalui proses pembelajaran, meski masih dalam taraf belajar aku berusaha untuk mewujudkannya. Aku di bantu “Andra ku” untuk men”set” nya… he…he… jujur ni ye… Maklum “gaptek” he..he…Tapi kalau tidak di mulai2 dari sekarang ini akan menjadi tertunda-tunda atau malah tidak akan terwujud (wah.. jangan dong). Padahal isi kepala ini rasanya sudah mau cepat-cepat di tuangkan kebentuk tulisan supaya dapat dibaca, siapa tahu dapat bermanfaat selain untuk diri sendiri tentunya juga bagi orang lain..

Akhirnya dengan mengucapkan BISMILLAHIRROHMANIRROHIM tepat Tanggal 7 Mei 2008 hari Rabu lahirlah blogku ini.. Semoga blog ku dapat menambah wawasanku untuk dapat menuangkan segala ide-ide, tulisan- tulisan yang bermanfaat baik itu sebagai informasi ataupun pengetahuan. Tentunya akupun mengharapkan masukan dan kritik dari para kawan , teman maupun sahabat tentang blog ku ini … Agar bisa menambah kesempurnaan ataupun perbaikan bagi blogku ini..

Blogku pun terbuka bagi siapa saja yang ingin menyumbangkan saran ataupun tulisan yang bermanfaat bagi orang banyak dan yang terakhir aku berharap dan berdoa semoga blog ku ini akan selalu membawa manfaat dan barokah bagi siapa saja yang memerlukannya amin…amin ….ya Allah.

Teriring salam hangat bagi kawan, teman & sahabat semua.

Wassalam wr.wb

Dewi Lukitaningsih.

May 7, 2008 at 5:26 am 19 comments


May 2008
M T W T F S S
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031