VARIETAS PADI UNGGUL

October 20, 2008 at 8:57 am 353 comments

Selain pupuk tentu benih yang unggul sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang memuaskan.

Ada beberapa tipe padi unggul yang telah di lepas “DEPTAN” yaitu :

1. Varietas ungggul produktivitas tinggi

2.  Varietas unggul hasil stabil

3. Varietas unggul mutu cita rasa

4. Varietas unggul mutu gizi

5. Varietas unggul sawah dataran tinggi

6. Varietas umur genjah.
1. VARIETAS  UNGGUL  PRODUKTIVITAS  TINGGI

-  Padi Hibrida Maro,  Rokan,  Hipa -4,  Hipa-5,  Hipa-6

Keunggulannya : mampu berproduksi 7-12 ton/ha,  tahan terhadap wereng coklat,  tahan terhadap                                     hawar daun bakteri.

-  Gilingsing,  Cimelati,  Ciapus,  Fatmawati

Keunggulannya : Mampu berproduksi 10-15 ton/ha,  jumlah anakkan 6-12 anakkan tetapi semua terisi,

batang kokoh,  daun tegak dan tebal,  jumlah gabah >250 butir per malai,  Rasio                                      gabah / jerami > 0,5 sehingga efisien dalam penggunaan hama.

2.  VARIETAS  UNGGUL  HASIL  STABIL

- Memberamo,  Widas,  Ciherang,  Cimelati

Varietas yang tahan hama wereng coklat dengan rasa nasi enak .

- Tukad Petanu, Tukad Undo, Tukad Balian, Kalimas, Bondo yudo.

Varietas tahan tungro.

-  Angke, code.

Varietas tahan hawar daun.

-  Indra giri, Punggur, Marta pura, Mendawan, Mergasari, Siak raya , Tenggulang.

Varietas padi lahan surut toleran thd kandungan Fe tinggi, Al dan Asam Sulfat.

-  Danau Gaung,  Batutegi, Silu gonggo, situ Patenggang,  Situ Bagendit

Varietas padi gogo toleran thd tanah asam( keracunan Al ), toleran thd kekeringan dan naungan.

3.  VARIETAS  UNGGUL  MUTU  CITA  RASA

- Ciherang, Cigeulis, Cibogo

Varietas beras pulen

- Batang Lembang,  Batang Piaman

Varietas beras pera

4.  VARIETAS  UNGGUL  MUTU  GIZI

- Aek Sibundong ( hasil persilangan Way Apoburu, Widas dan sitali ).  Adalah beras merah, warna merah (antosianin) merupakan komponen flavonoid yang bersifat anti oksidan dan anti kanker,  kaya vit B Kompleks dan asam Folat,  Memperlambat penurunan daya ingat,  menyingkirkan sumbatan darah pemicu stroke dan jantung koroner.

Keunggulannya :

-Produktivitas nya 8 ton/ha,  umur genjah 110-120 hari,  tahan wereng coklat biotipe 2 dan 3,  tahan penyakit hawar daun bakteri strain IV,  rasa enak dan pulen,  kaya vit. B kompleks dan Asam Folat.

5. VARIETAS  UNGGUL  SAWAH  DATARAN  TINGGI

- Sarinah,  Keunggulannya : Produktivitas 6,98 ton/ha,  potensinya seperti Ciherang yang hanya dapat di gunakan di dataran rendah.

6. VARIETAS  UMUR  GENJAH

- Silu gonggo dan Ciujug,  Keunggulannya : cocok untuk antisipasi kekeringaan akibat anomali iklim.

Adapun Varietas Padi unggul tahun 2008, adalah varietas padi unggul baru yaitu varietas  yang di resmikan tahun 2008 oleh Bapak Presiden SBY dalam acara Pekan Padi Nasional III di BP Padi Sukamandi.  Varietas Padi Unggulan tersebut berjumlah 9 varietas , 6 varietas untuk padi lahan irigasi dan 3 varietas untuk padi rawa.  Berikut adalah varietas-varietas padi tersebut:

1. INPARI  – 1

Keunggulan: produktivitas 10 ton/ha, genjah,  tahan hawar daun bakteri dan mutu baik.

2. INPARI – 2

Keunggulan : Produktivitas 7,3 ton/ha, tahn hawar daun bakteri, tahan wereng coklat.

3. INPARI – 3

Keunggulan : produktivitas 7,5 ton/ha, tahan wereng coklat, hawar daun bakteri dan mutu baik.

4.  INPARI – 4

Keunggulan : produktivitas 8,8 ton/ha, tahan wereng coklat, hawar daun bakteri.

5. INPARI – 5 MERAWU

Keunggulan: produktivitas 7,2 ton/ha, tahan wereng coklat, kandungan Fe tinggi pada beras pecah kulit

6. INPARI -6 JETE

Keunggulan : produktivitas 12 ton/ha, padi tipe baru, genjah dan tahan wereng coklat.

7. INPARA – 1

Keunggulan : produktivitas 6,4 ton/ha, padi tipe baru, genjah dan tahan wereng coklat

8. INPARA -2

Keunggulan :prioduktivitas 6,2 ton/ha, padi rawa dan toleran terhadap Al dan Fe.

9. INPARA -3

Keunggulan : produktivitas 5,6 ton/ha, padi rawa dan tahan rendaman.

Sumber :Deptan 2008

About these ads

Entry filed under: Cerita Saya. Tags: .

ANTI OKSIDAN ROSELLA

353 Comments Add your own

  • 1. Aminuddin  |  April 21, 2009 at 9:41 am

    Bu Dewi L. , kami di daerah Gresik Jatim,dan untuk mendapatkan beras merah seperti dalam tulisan anda ini saya peroleh di mana?
    Kemidian untuk benih padi INPARI -6 JETE di Gresik jatim dapat saya peroleh di mana? Thanks

    Reply
    • 2. sofi  |  June 29, 2009 at 3:01 am

      Bagi anda di wilayah Kota Gresik, untuk mendapatkan beras merah bisa hubungi saya di 081553355085

      Reply
      • 3. irman  |  April 27, 2011 at 6:21 am

        untuk mendapatkan varietas padi dapat enghubungi saya di 085726191308, subang jawa barat.

  • 4. luki2blog  |  April 21, 2009 at 10:06 am

    Terima kasih pak Aminuddin telah mampir di web blog saya … untuk informasi tentang beras merah dan benih Inpari 6 JETE … coba bapak bisa hubungi dinas pertanian setempat atau BP Padi Sukamandi Subang Jabar. …..

    Reply
  • 5. efendy manan  |  April 23, 2009 at 4:27 am

    Assalamualikum Bu,
    Perkenalkan saya efendy dari Pasuruan Jatim,Kebetulan usaha sampingan saya adalah bertani.Saya tertarik dengan BSA.Apa produk ibu ada di Surabaya atau sidoarjo?
    Bagaimana cara penggunanya?

    Terima kasih.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 6. luki2blog  |  April 23, 2009 at 5:54 am

    Terima kasih pak efendy sudah mampir di web blog saya.. bapak berati sudah mengenal pupuk BSA ya…. kalau boleh tau dimana bapak mengenalnya…..?

    Untuk daerah Pasuruan bapak bisa menghubungi distributor kami bp Renatus Asnadi no hp. 0818 0300 9369 .

    untuk penggunaannya :
    – tanaman padi :
    Pupuk BSA dapat menekan penggunaan pupuk dasar anorganik (kimia) sebesar 50% dengan hanya mengkombinasikan pupuk BSA sebanyak 4-5 liter.

    Tahapan nya sbb:
    -1. pada saat penanaman sebaiknya di lakukan pencelupan akar bibit padi pada larutan BSA dengan dosis 3cc/1lt air.

    -2. Pemupukan dengan pupuk dasar an organik (kimia) dilakukan pada saat tanaman berumur 7 dan 30 hst (hari setelah tanam)…. memberikannya hanya 50% saja dari umumnya …disini dapat terjadi penghematan secara ekonomis.

    -3. Penyemprotan Pertama dengan BSA …. pada saat tanaman berumur 20 hst (hari setelah tanam) dengan dosis BSA 3 cc / 1 lt air.

    -4. Penyemprotan ke dua dengan BSA …pada saat tanaman berumur 45 hst (hari setelah tanam) dengan dosis BSA 3 cc / 1 lt air.

    -5. Penyemprotan ketiga dengan BSA pada saat tanaman berumur 60 hst (hari setelah tanam) dengan dosis BSA 3 cc / 1lt air.

    -6 perlu di perhatikan pada waktu tanaman padi sedang berbunga usahakan tidak menyemprotnya … untuk menghindari gugurnya sari bunga.

    Saya rasa sementara ini yang dapat saya sampaikan pak… semoga bermanfaat…. dan selamat mencoba . Terimakasih.

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
    • 7. Fatkur Rahman  |  February 4, 2010 at 1:41 pm

      bu dewi yg terhormat,
      saya petani Pemalang di wilayah ex karisidenan Pekalongan.
      untuk mendapatkan bibit padi jenis Inpari-5 Merawu atau Inpari-6 Jete kemana saya harus menghub, ,makasih atas jwbnya.

      Reply
      • 8. luki2blog  |  February 5, 2010 at 3:49 am

        Terima kasih pak Fatkur sudah mampir di web blog saya untuk masalah ini .. coba bapak menghubungi dinas pertanian setempat (PPL) nya , atau dapat langsung berhubungan dengan BB Padi di Sukamandi – Subang , Jawa Barat.

        Salam Dewi Lukitaningsih

  • 9. efendy manan  |  April 28, 2009 at 4:20 am

    Assalamualaikum Bu Dewi,
    Terima kasih atas saran2 nya.Terus terang saya baru tau saat buka blog ibu…
    Saya akan coba BSA.Semoga saja berhasil,dan akan saya sebarkan pada teman2.
    Trims,
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 10. luki2blog  |  April 28, 2009 at 9:28 am

    Terima kasih …..Sama-sama pak efendy …… semoga sukses …

    Reply
  • 11. efendy manan  |  May 16, 2009 at 4:26 am

    Assalamualaikum Bu,
    Saya sekarang mulai coba BSA,walaupun agak telat sedikit (waktu tanam akar belum dicelup).Tapi dalam masa pertumbuhannya sekarang (umur 22 hari) Alhamdulilah,sangat bagus.Tanaman lebih banyak anakan dan sangat sehat.Jauh jika dibandingkan dengan “tetangganya”.Sampai2 banyak yang tanya pake apa.Tapi saya masih akan membuktikan pada saat panen nanti.
    Saya sampe punya angan suatu saat saya bisa jadi distributor BSA.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 12. luki2blog  |  May 18, 2009 at 3:52 am

    Alhamdulillah pak Efendy ….. Insya Alllah hasil yang di dapat akan sesuai dengan harapan ……
    Terus di pantau ya pak…. saya sangat menunggu laporan perkembangannya ……. semoga sukses pak……

    Reply
  • 13. efendy manan  |  May 25, 2009 at 2:53 am

    Assalamualikum,Bu,
    Saya mau tanya setelah persemaian,umur berapa bibit padi sebaiknya mulai ditanam?
    Terima kasih,
    Wasalam

    Reply
  • 14. luki2blog  |  May 25, 2009 at 4:07 am

    Waalaikumussalam pak efendi
    bibit padi sebaiknya di tanam sebelum usia 23 hari setelah tanam (hst) ….. sebaiknya antara 19 s/d 23 hst …… ini dimaksudkan agar pertumbuhan anakan nya bisa banyak ….
    Terima kasih
    Wassalam ww

    Reply
  • 15. Nugroho adi w  |  May 27, 2009 at 11:40 am

    Nama Saya nugroho pekerjaan sebagai tenaga lapang perusahaan benih. Sy ingin info mengenai BSA apakah ada di jember

    Reply
  • 16. Nugroho adi w  |  May 27, 2009 at 12:11 pm

    Untuk bu leni dan semua pengunjung blog ini,sy menambahkan pengalaman pribadi sy tentang padi.Hasil panen padi sy meningkat 10% hanya dengan penambahan bhn organik biasa/pupuk kandang dan perbaikan teknis budidaya.Melihat kandungan dan fungsi BSA saya yakin hasilnya bisa meningka sampai 30%,

    Reply
  • 17. luki2blog  |  May 28, 2009 at 4:34 am

    Salam kenal pak nugroho …. terima kasih atas kunjungannya untuk Jember … bapak bisa menghubungi distributor kami wilayah Jawa Timur …. Pak Renatus Asnadi 0818 0300 9369 .

    Memang benar pak … pengolahan tanah sangat penting untuk mempersiapkan tanaman pangan kita ini… bila pengolahan tanah sudah oke aplikasi pemupukan benar … saya rasa hasil Insya Allah akan meningkat…

    Kebetulan perusahan kami juga sedang mempersiapkan pupuk organik granul dan NPK organik ( pupuk hayati ) dimana fungsi nya sebagai pembenah tanah.

    Saya rasa ini penting untuk menyongsong 2010 dimana era organik sudah di depan mata …. karena pemerintah mulai tahun tsb sudah akan mengurangi subsidi pupuk sintetik (an organik) khususnya urea, sp36 dan kcl….

    Nah… semoga bermanfaat ..
    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 18. Suryadin  |  May 29, 2009 at 5:57 am

    Informasinya lengkap. Terima kasih.

    Reply
  • 19. efendy manan  |  May 30, 2009 at 2:29 am

    Assalamualaikum Bu,
    maafkan saya kalau tanya2 terus…
    Ada teman saya yang menanam padi jenis Fatmawati,pada saat pertumbuhan bagus hingga keluar malainya yang kalau dilihat sangat menjanjikan.saat panen dapat 40 sak gabah dan setelah ditampi/ditampeni hanya dapat 16 sak gabah.Perlu diketahui ketiingian daerah sktr 400 dpl.Kira2 apa yang salah ya bu?atau memang varietas Fatmawati tidak cocok dengan daerahnya?
    Terima kasih atas sarannya.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 20. luki2blog  |  May 30, 2009 at 3:43 am

    Terima kasih pak suryadin sudah mampir di web blog saya ….dan Alhamdulillah bila blog saya bisa bermanfaat … memang itu yang saya harapkan …..

    Reply
  • 21. luki2blog  |  May 30, 2009 at 4:16 am

    Alhamdulilah pak efendi … tidak masalah selama saya bisa menjawabnya…

    Mengenai benih fatmawati …. selama tatalaksana penanaman dari mulai awal pengolahan tanah sampai panen dilakukan secara baik dan benar saya rasa tidak ada masalah….
    Menurut diskripsi varietas yang di keluarkan oleh deptan ttg varietas fatmawati…. sebaiknya memang ditanam dilahan dgn ketinggian rendah sampai sedang (600 m dpl ) dan ditanam dengan jarak tanam rapat 20 cm x 20 cm.

    saya rasa ketinggian 400 m dpl kalau menurut yang direkomendasikan tidak masalah…. jadi apa penyebabnya …wah susah juga ya pak menjawabnya. karena melihat pertumbuhannya bagus dan panen juga bagus ….tetapi ternyata gabug tidak ada isinya ya pak….ini bisa di tanyakan ke penelitinya pak …. coba hubungi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Badan Peneliti dan Pengembangan Pertanian Deptan.
    Terima Kasih.

    Reply
  • 22. Nugroho  |  May 31, 2009 at 4:43 pm

    Mngkn sy bs membantu pak efendi.Hsil gbh bersih dpngaruhi 3 fktor..Jmlah ankan prodtif,jmlah gbh/malai,bobot dan %gbh isi.Vegetatif yg bgus tdk menjamin hsil panen.Dtentukan % gbh bernas.Mngkn pemupukan yg kurng seimbng pnyebabnya.Atau terlalu bnyk N.Unsur P n K nya krng trsedia.

    Reply
  • 23. Nugroho  |  May 31, 2009 at 4:48 pm

    Pd dsrnya tanah kita kndngan P n K nya tinggi tapi tdk dlm bentuk trsedia bg tanaman.Trutama P hrs ada agen hyati pelarut P spy mudah dserap tanaman.Kbiasaan ptani qt hnya pupuk N yg lebih bnyk dpakai dtmbh aplikasinya yg kurang tepat dosis n waktu.

    Reply
  • 24. luki2blog  |  June 1, 2009 at 4:13 am

    Wah…. terima kasih pak nugroho atas jawaban dan sharingnya ….Alhamdulillah pak efendy sudah terjawab ya pertanyaannya …..

    Kebetulan posting yang terbaru di blog ini juga ada kaitannya dengan masalah pupuk \agen hayati…. silakan bila ada waktu untuk mampir …..

    Reply
  • 25. Nugroho  |  June 1, 2009 at 7:21 am

    Oy bu,padi fatmawati karakternya hampir mirip dg padi hbrida.Jmlah bulirnya 200-400.Lebih bnyk dr jenis umum seperti 64,cherang dll jmlah bulir 125-150.Jd scr teoritis fatmawati butuh lebih bnyk hara.Mslhnya kbutuhan hara tdk bs teratasi dg hnya menambh dosis pupuk kimia!Apalgi kurang berimbang!Tanah kita umumnya tdk mampu lagi merespon pupuk kimia shngg ga terserap tanaman scr optimal!Jd bhn organik dan mikroorganisme yg skrg kita hrpkn jd solusi utk mengatasinya.Buat pk efendi moga2x tanamannya sukses

    Reply
  • 26. luki2blog  |  June 1, 2009 at 9:03 am

    Terima kasih pak nugroho … masukannya ….. sangat bermanfaat bagi saya…..

    Reply
  • 27. efendy manan  |  June 1, 2009 at 9:24 am

    Assalamualaikum semuanya…
    Terima kasih atas tanggapan ibu dan pak nugroho.Saya jadi tambah wawasan tentang tatav cara tanam padi yang baik.
    Untuk pak Nugroho,apa bapak juga punya blog?
    Matur Nuwun semuanya….
    Wasalam,
    Efendy

    Reply
  • 28. Nugroho  |  June 13, 2009 at 11:50 am

    Maaf pk efendi sy tdk pnya blog.Qt kmunikasi d blognya b dewi ini sj.Biar rame.Bg2x pngalaman

    Reply
  • 29. luki2blog  |  June 15, 2009 at 4:31 am

    silakan pak kalau mau memakai blog saya untuk komunikasi …..Alhamdulillah ….. bila dapat bermanfaat untuk orang banyak …..
    Terima kasih pak nugroho ….

    Reply
  • 30. efendy manan  |  June 16, 2009 at 1:57 am

    Assalamualaikum Bu,
    Saya menemui beberapa masalah yang mau ditanyakan Bu,
    Di tempat kami sekarang diserang sundep yg gejalanya daun berubah oranye dan tanaman jd kerdil (padi sy kena cuma tidak parah)
    Pertanyaan saya:
    1.Bagaimana mengenali ciri2 gejala tungro atau sundep;apa penyebab dan cara bagaimana tanaman tidak terserang tungro (preventif)?

    2.Bila sudah terkena bagaimana cara penanggulangannya agar tidak semakin parah?Ditempat saya diberi garam dan Furadan apa betul spt itu?

    Mengingat efek hama tsbt sangat besar,mohon kiranya saya cepat dapat soulusi.bagi pak Nugroho apa ada no Hp yang bisa dihubungi?

    Terima kasih sebelumnya…

    Wasalam.
    Efendy

    Reply
  • 31. luki2blog  |  June 16, 2009 at 5:35 am

    Ass ww,
    Benar pak bila terkena tungro … daun berubah jadi kuning dan tanaman jadi kerdil …. itu tadi ciri2 fisik yang dapat dilihat.
    Penyebabnya adalah wereng hijau.

    Pengendaliannya adalah :
    -melakukan penanaman padi melalui pergiliran varietas tahan tungro yang memiliki tetua berbeda .
    – melakukan pengaturan waktu tanam
    – sanitasi dengan menghilangkan sumber tanaman yang sakit.
    -penekanan populasi wereng hijau dengan insektisida.

    Varietas yang tahan tungro ada beberapa pak … antara lain : Tukad Petanu, Tukad Unda, Tukad Balian, Kalimas dan Bondoyudo.

    Ada referensi dari Deptan yang menganjurkan untuk mengendalikan Tungro dengan melakukan cara sbb :
    – mengatur waktu tanam serempak minimal 20 ha luasan sawah.
    – menanam bibit pada saat yang tepat, yaitu dengan menanam bibit sebulan sebelum puncak kepadatan wereng hijau tercapai.
    – menanam dengan cara jajar legowo
    – Pada saat tanaman umur 2 – 3 minggu setelah tanam bila di jumpai 2 tanaman bergejala lebih dari 10 rumpun segera aplikasikan insektisida yang efektif mematikan wereng hijau dan
    – sawah jangan di keringkan, biarkan kondisi air pada kapasitas lapang agar wereng hijau tidak aktif berpencar menyebarkan tungro.

    Untuk Insektisidanya saya tidak ada saran pak… dipasaran mungkin sudah banyak beredar yang memberantas tungro.

    Saya rasa itu yang dapat saya sampaikan …. mungkin pak nugroho ada saran dan masukan …

    Terima kasih
    Wassalam

    Reply
  • 32. nugroho  |  June 16, 2009 at 3:28 pm

    Saya rasa apa yg bu dewi sarankan benar semua pk efendi,scr teknis tindakan pengendalian hrs diawali dr awal/pencegahan,meliputi jenis benih,kultur teknis mekanis sampai dg penggunaan pestisida.Kbetulan d daerah sy sempat terserang wabah trsebut.Permasalahannya adalah ptani,trmasuk sy juga… pak-bu.. Kadang sangat susah diatur supaya kompak dan tanam serentak.Benih juga pakai apa yg ada dpasaran/kurang memperhatikan varietas apa yg sebaiknya dpilih utk dtanam krn ktahanan trhdp hama seperti yg sdh bu dewi jelaskan tadi.Jika ptani mau melakukan semua poin yg dsebutkan budewi tentunya ledakan hama bisa d cegah.Mengenai pemberian garam,memang umum dlakukan oleh ptani,namun scr teori tdk dbenarkan krn kandungan Natrium dan Cl yg tinggi dpt merusak tanah.Dan tdk dtemukan hubungannya scr langsung trhd hama wereng maupun virus tungro.Efek garam lebih pada membuka pori tanah mendadak shng hara cepat dserap tetapi
    dg cepat pula pori menutup/koloid tanah rusak.Dan butuh tahunan utk pulih.Sebaiknya jgn dlakukan pak.Mengenai pestisida,bener bu dewi.,bnyk tersedia d pasaran pak,saran sy..Bpk jgn melihat merk dagangnya tetapi bahan aktifnya.Umumnya untuk serangan parah hrs d lakukan penyemprotan brseling dan mix 3-4 jenis bhn aktif.
    Bpk bs mencoba bhn aktif dimehipo+ethefenprok,imidakloprid,kartap hidroklorid,bensultap,buprofezin,fipronil dll.Maaf pk sy tdk menyebut dg merk dagang,krn 1 bhn aktif merk dgngnya sangat bnyk dg variasi bentuk dan formulasi.Juga spy kita dpt lebih mengenal dan memahami macam2x pestisida d pasaran.Aplikasi,interval,dosis,konsentrasi trgantung kondisi dan intensitas hama lapangan.Dan juga perlu dcoba dg pestisida nabati/organik,mngkn bisa d tanyakan ke budewi pak…

    no saya 081336449449. Pak efendi.

    Reply
  • 33. efendy manan  |  June 18, 2009 at 11:24 am

    Ass ww,
    Terima kasih atas segala masukannya Bu Dewi dan Pak Nugroho.
    Saya banyak dapat pencerahan…
    Untuk wabah Tungro,memang di tempat saya petaninya pada tidak disiplin waktu tanammya,ditambah hujan yang tidak teratur membuat wabah tungro tambah parah…
    Saya ambil saja sebagai pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga.
    Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih…
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 34. efendy manan  |  July 12, 2009 at 6:01 am

    Ass Bu Dewi,
    Alhamdulilah padi saya mau panen 3 minggu lagi…saya bersyukur walaupun sempat kena Tungro dengan pakai BSA padi saya tidak sampai puso.
    Mohon saya diijinkan sms ibu,karena tidak saya tidak sering ke warnet jika ada pertanyaan.
    Untuk tanam ke depan saya akan tanam varietas Sertani-1.Mungkin ibu ada saran dan pengalaman dengan varietas itu?
    Saya yakin dengan BSA dan Cara tanam padi yang dipandu oleh pak Nugroho panen depan insyaAllah sangat memuaskan..
    Oya bu,teman-teman saya sudah mulai banyak yang pakai BSA dan decomposer…

    Terima kasih.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 35. luki2blog  |  July 13, 2009 at 4:05 am

    Ass ww pak Efendy

    Alhamdulillah saya sangat senang mendengar bapak akan segera panen …. semoga hasilnya memuaskan ya pak…
    tolong saya nanti di kabari ya pak berapa hasilnya ….
    Silakan kalau bapak hendak menghub saya lewat SMS ….

    Mengenai Varietas Sertani 1 … saya belum pernah memakainya pak… tapi kalau melihat literatur yang ada …sepertinya sangat baik dan menguntungkan …. karena sudah dilakukan percobaan selama 10 tahun oleh si penemu yang dari lampung itu … meski bukan pemerintah ya melakukan pengujiannya.
    Selain itu… lagi2 menurut literatur … sangat cocok untuk musim kemarau ini … karena Varietas Sertani 1 tidak memerlukan air banyak , hanya butuh air dari masa vegetatif sampai usia 70 hr (bunting muda) sebanyak 1cm air diatas permukaaan tanah dan usia tanam hanya 105 hari saja lebih pendek dari biasa yang 150 hari. dan bisa mendapatkan malai sebanyak 400 butir.

    Nah pak itu sedikit info yang saya baca … menurut literatur …
    Kalau untuk pemupukan saya rasa bila benihnya bagus … aplikasi pemupukan juga benar …INsya Alllah hasil yang di dapat juga akan bagus pak …
    Saya juga berterima kasih karena BSA dan Decomposernya sudah mulai di kenal oleh teman 2 bapak … semoga berhasil ya pak…

    Terima Kasih
    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 36. efendy manan  |  July 14, 2009 at 4:01 am

    Ass Bu,
    Terima kasih atas infonya..
    Baik akan saya email fotonya waktu panen nanti…ada alamat email bu?
    Oya bu,bila perusahaan Ibu mengadakan pameran di Surabaya,mohon kiranya saya dihubungi,saya usahakan datang.

    Terima kasih,
    Wassalam.

    Efendy

    Reply
  • 37. luki2blog  |  July 14, 2009 at 4:59 am

    Ass ww Pak Efendy

    Ini alamat email saya : luki_bsa @yahoo.co.id.
    Terima kasih pak untuk meng email kan foto panennya .
    Insya Allah pak kalau nanti ada event di Jatim yang melibatkan perusahaan kami akan saya hubungi.

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih.

    Reply
  • 38. luki2blog  |  July 14, 2009 at 5:06 am

    Oh Ya ada tambahan sekedar info …. Mulai tanggal 17 juli s/d 20 agustus … perusahaan kami mengadakan pameran di Lapangan Banteng Jakarta.
    Yaitu pameran Flora dan Fauna merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Pemda DKI.

    Bila berminat dan ada waktu …silakan berkunjung ke stand kami .
    Terima Kasih.

    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 39. Ridwan  |  July 24, 2009 at 1:30 pm

    Saya mau coba untuk menanam padi di dataran tinggi (900 – 1000 m dpl), kira2 jenis varietas yang cocok untuk daerah tersebut apa ya bu??, klo bisa jenisnya yang hampir sama dengan jenis ciherang..
    Terima kasih

    Reply
  • 40. luki2blog  |  July 29, 2009 at 8:04 am

    Terima kasih pak Ridwan telah mampir di web blog saya …
    kalau menurut varietas yang di keluarkan oleh Deptan …. maka lahan dataran tinggi seperti di daerah bapak dapat menggunakan Varietas Sarinah ….. karena mempunyai keunggulan produktivitas 6,98 ton / ha. dan potensinya seperti Ciherang yang hanya bisa di tanam di dataran rendah.

    Saya rasa itu yang dapat saya sampaikan.
    Terima kasih

    Salam
    Dewi Lukitaningsih.

    Reply
  • 41. efendy manan  |  August 3, 2009 at 4:01 am

    Ass Bu,
    Maaf saya baru kirim data…
    Alhmd Panen saya kemaren sekitar 1,3 ton dengan luas lahan 2500m2.Walaupun kurang maksimal tapi padi saya lebih beruntung karena didaerah saya terserang wereng coklat dan hijau (saya sempat kena)Ditambah pola pemupukan yang hanya sekali.Beruntung saya pakai BSA sehingga padi lebih cepat pulih dan hasil panen tidak terlampau anjlok.
    Sekarang saya coba tanam Sertani-1 dengan BSA dan pemupukan yang berimbang.

    Terimakasih.
    Wassalam..
    Efendy

    Reply
  • 42. luki2blog  |  August 3, 2009 at 11:49 am

    Waalaikum salam Pak Efendy,

    Terima kasih info datanya .. Alhamdulillah ya pak … bisa mencapai 1,3 ton dengan kondisi yang demikian …. Insya Allah penanaman yang berikutnya bisa lebih baik lagi ya pak…. Semoga sukses !

    Wassalam ww

    Reply
  • 43. taryo martono  |  August 10, 2009 at 6:30 pm

    assalamualaikum,Bu Dewi,
    Saya Martono petani dari Ds.Citra jaya binong-subang,di Desa saya jenis padi yang ditanam padi ketan,sekarang tanaman padi ketan kami selalu terserang hama sundep dan hama wereng,apakah ada varietas ketan yang tahan sundep dan wereng? terima kasih

    wassalam ww

    Reply
  • 44. luki2blog  |  August 11, 2009 at 12:16 am

    Salam kenal pak Martono
    Untuk varietas padi ketan unggul yang tahan penyakit utama , menurut literatur pusat penelitian dan pengembangan tanaman pangan deptan ada varietas yang bernama Ciasem .
    nah untuk lebih jelasnya lagi bapak bisa browsing ke Web Puslitbang tanaman pangan deptan.

    Terima Kasih
    Wassalm
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 45. taryo martono  |  August 11, 2009 at 3:40 am

    assalamualaikum ww
    Terimakasih Ibu Dewi atas semua informasinya,insya ALLAH musim tanam mendatang saya mau mencoba menanam padi ketan menggunakan pupuk organik dan pupuk BSA,kalau bisa berapa pemakaian pupuk organik dan BSA per hektarnya,kapan pemakaianya pupuk organik dan BSA minta keterangan nya
    terimakasih
    wasalam ww

    Reply
  • 46. luki2blog  |  August 12, 2009 at 1:20 pm

    Alhamdulillah pak martono saya tunggu penggunaannya dengan memakai pupuk organik cair BSA(Bio Super Active)

    Pemakaian POC BSA : 1 ha hanya membutuhkan 1liter pupuk BSA.( sekali semprot).
    saat menyemprot 3 x : – 20 hst, – 45 hst dan 60 hst.

    Penggunaan poc BSA dapat menekan pemakain pupuk anorganik sebesar 50 %.
    Sangat hemat pak.

    Nah selamat mencoba ya pak …..

    Reply
  • 47. mansur syah  |  September 14, 2009 at 2:28 pm

    assalamualaikum. buk, saya seorang petani asal lamongan yang sekarang mengalami kesulitan untuk mendapatkan bibit unggul berbagai jenis varietas dan jenis pupuk untruk itu saya minta tolong bagaimana untuk mendapatkan bibit tersebut, apakah setiap daerah sudah ada agen penjualan bibit yang sudah ibu uraikan di atas khususnya daerah lamongan? sebelumnya saya ucapkan terimakasih

    Reply
  • 48. luki2blog  |  September 16, 2009 at 8:07 am

    Wa’alaikumussalam ww
    Terima kasih pak mansur sudah mampir di web blog saya… untuk ketersediaan bibit unggul … coba bisa hub dinas pertanian setempat…
    untuk pupuk organik cair bisa menghub kami …. khususnya pupuk organik cair Bio Super Active ( POC BSA ). di alamat JL Radio Dalam No 7 b Jakarta Selatan. no tlp 021 7268000.
    kami akan mengirimkannya ke alamat bapak bila berminat.
    Nah selamat menghubungi kami ….
    Terima Kasih

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih.

    Reply
  • 49. rustan soadi  |  December 2, 2009 at 9:22 am

    Bu Dewi L. , kami di daerah sul-sel pinrang saya ingin bertanya untuk mendapatkan benih padi INPARI 6 di SUL-SEL dapat saya peroleh dimana? terima kasih

    Reply
  • 50. luki2blog  |  December 3, 2009 at 4:41 am

    Terima kasih pak Rustan Soadi telah mampir di web blog saya
    Untuk mendapatkan nya ….dapat menghubungi dinas pertanian setempat (litbang) atau PB Padi Sukamandi subang – Jawa Barat.

    Reply
  • 51. Rita  |  December 5, 2009 at 1:24 pm

    Ass bu Dewi….saya sangat tertarik untuk menanam padi organik dipolibag,krn keterbatasan lahan.Kira-kira jenispadi apa yg cocok
    dan apakah bisa pakai BSA?cara penggunaannya bagaimana?sy domisili di jember,dmn sy bs dapatkan bibit padi organik dan BSA?terima kasih atas bantuannya

    Reply
  • 52. luki2blog  |  December 7, 2009 at 3:28 am

    waalaikumsalaam mbak Rita
    Terima kasih sudah mampir di web blog saya, terus terang untuk menanam padi di polibag kami belum pernah melakukannya …tetapi itu bisa di coba seperti yang pernah saya baca seseorang menanam padi di genteng dengan media di polibag.

    Saya rasa karena polibag itu lahan kering maka sebaiknya mengambil bibit yang khusus lahan kering yaitu padi gogo atau tadah hujan tetapi bisa juga di cobakan dengan bibit yang sudah biasa di tanam di daerah setempat.
    Saya tidak tau petani di jember biasa menggunakan bibit apa.
    Untuk bibit padi organik mungkin bisa di tanyakan ke dinas pertanian setempat.

    Pemupukan BSA pada padi dengan lahan polibag saya rasa bisa dilakukan malah mungkin lebih praktis tetapi memang harus lebih memperhatikan dalam hal penyiraman kapan padi perlu air.
    Ini seperti sistem tabela saja jadi benih disebar /di tanam tanpa harus memindahkan ke lahan tanam berikutnya.

    Jadi perlakukuan BSA sbb:
    -Pencelupan benih sblm di tanam cukup 5 menit saja dengan dosis 3cc/ 1 ltr air
    – umur 2 minggu semprot yang 1 dosis 3 cc / ltr air
    – umur 3 minggu semprot yang 2 dosis 3cc / ltr air
    – umur 45 hari semprot yang 3 dosis 3 cc /ltr air
    – umur 60 hari semprot yang 4 dosis 3 cc / ltr air
    perlakuan ini bila kita masih menggunakan pupuk an organik ..tetapi pemakaiannya dapat di hemat sampai 50%
    – pemakaian anorganiknya dilakuakn pada usia 7 hari dan 30 hari dengan dosis 50% saja.

    untuk mendapatkan BSA bisa langsung menghubungi kantor kami di jkt 021 7268000. kami akan mengirim langsung ke alamat yang di tuju dengan biaya pengiriman di tanggung oleh perusahaan. Pemesanan minimal 2 dos BSA .

    Saya rasa itu yang dapat saya sampaikan.
    Terima kasih
    Wassalam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
    • 53. Rita  |  December 19, 2009 at 1:13 pm

      Makasih banyak Bu…ats informasinya…mohon bantuan selnjutnya

      Reply
  • 54. luki2blog  |  December 22, 2009 at 3:55 am

    Sama2 mbak Rita… silakan nanti kalau ada pertanyaan kembali…kami tunggu….

    Reply
  • 55. suli partono  |  January 7, 2010 at 10:05 am

    Kenalkan saya petani dari kebumen, saya temukan blog ibu.numpang kenal juga bapak efendi manan yang mungkin sudah tanam sertani 1. saya tertarik untuk menanamnya.saya sering coba benih dari bb padi sukamandi seperti sekarang ini yaitu inpari 6 jete,dengan sistem ipat-bo kombinasi jajar legowo 2 : 1 sekarang sudah 42 HST anakan 30 – 40. yang saya tanyakan baik kepada ibu dan pak efendi manan dimana saya dapat bibit sertani 1 tempat walaupun cuma 5 kg, tempat saya kebumen jawa tengah.

    Reply
  • 56. suli partono  |  January 7, 2010 at 10:25 am

    oia.ibu luki terima kasih ada blog ibu, saya sendiri banyak memakai bahan organik dan MOL. untuk pak efendi manan syukur bapak bisa menyediakan benihnya dan mohon pengalamannya di tularkan sesama petani sudah menanam sertani 1, berapa /kg bibitnya ?

    Reply
  • 57. luki2blog  |  January 8, 2010 at 6:27 am

    Salam kenal kembali pak suli ,…terima kasih sudah mampir di web blog saya..
    Silakan pak bila blog saya ini bisa mewadahi info-info yang di butuhkan …karena tujuan dari blog ini memang demikian dapat saling sharing …tukar pengalaman dan pikiran…

    Untuk masalah bibit …. mungkin memang sebaiknya pak efendi manan yang bisa menjawabnya ..silakan pak..
    atau kalau tidak, mungkin dapat menghubungi dinas pertanian setempat… dalam hal ini PPL nya.

    Terima Kasih
    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 58. suli partono  |  January 9, 2010 at 10:51 am

    Terima kasih bu luki. memang semua orang menyarankan pada PPL, Tetapi kebanyakan malah belum tahu untuk varietas terbaru walaupun sertani menurut saya sudah lama di kenal orang sebagian. Tentang metode tanam aja saya hanya belajar lewat internet termasuk mendapatkan benih VUB seperti inpari 6 jete itu lewat acara open housenya BB padi sukamandi oktober 2009 kemarin. Memang untuk menjadi petani (organik) sejati banyak pengorbanannya. Banyak cemoohan dari kanan kiri lahan sawah saya dari jarak tanam, umur tanam , pupuk . tapi biarlah….untuk bapak manan boleh tau no hp…terima kasih ibu, selamat sore.

    Reply
  • 59. luki2blog  |  January 11, 2010 at 4:00 am

    Benar ..pak suli ..tetapi jangan putus asa ya… karena awal nya memang kurang menguntungkan …tetapi ke depan pertanian organik akan menjadi primadona nantinya … selain kita dapat memperbaiki keadaan tanah kita …. ini sangat bermanfaat bagi generasi selanjutnya … kitapun akan lebih bijaksana dalam melakukan penanaman ..karena tidak merusak lingkungan dan dapat menjaga ekosistem .

    Dan hasil pertanian yang akan didapat bisa semakin meningkat …ini sudah banyak contoh nya… terutama di komonitas petani organik di kabupaten purwakarta , mereka dalam 1 wilayah sudah menerapkan pertanian organik …dari cara pengolahan tanah sampai dengan pemupukan dan pemakaian insektisidanya semua dibuat dari bahan-bahan organik yang mereka buat sendiri … tentu saja hal ini bisa menekan proses produksi … alias menguntungkan …karena biaya yang di keluarkan jadi semakin hemat.

    Nah pak suli ..terus semangat dan selamat bekerja..
    Salam organik.
    Terima Kasih

    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 60. wawan  |  January 11, 2010 at 11:04 am

    saya ingin mendapatkan bibit padi unggulan dengan harga HET dan saya sebagai kios ingin memfasilitasi kebutuhan petani di desa kami yang berada di lumajang. . . .
    saya tunggu kbarnya di 085258120339. . . . .!!
    c.sholeh. . . . .!!

    Reply
  • 61. luki2blog  |  January 12, 2010 at 4:30 am

    Terima Kasih pak wawan sudah mampir di web blog saya

    Untuk penyediaan bibit kami tidak dapat menyediakannya …karena sebenarnya kami adalah produsen pupuk organik
    dengan merek dagang BSA (Bio Super Active).

    Tetapi bila bapak berminat untuk menjadi agen dari produk kami yaitu pupuk organik …dapat menghubungi kantor pusat kami di Jakarta .dengan no telp. 021 726 2000 atau 021 726 8000. Contack Person :Dewi Lukitaningsih.

    Terima kasih
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 62. anto  |  January 21, 2010 at 3:08 pm

    klo BSA d indramayu d mn yaaaa

    Reply
  • 63. anto  |  January 21, 2010 at 3:09 pm

    klo BSA d indramayu d mn yaaaa, ibu dewi

    Reply
  • 64. luki2blog  |  January 22, 2010 at 3:53 am

    Terima kasih pak anto sudah mampir di web blog saya.

    Untuk Indramayu : bisa menghubungi distributor Cirebon dengan bapak Budiyanto
    Hp: 0811 823 197
    telp: 0231 208978

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 65. suparmanto  |  January 26, 2010 at 1:54 am

    Bu Luki,
    Untuk Komonitas Petani Organik Purwakarta, saya bisa minta contact person ,alamat, dan no telp yang bisa dihubungi ?, dan untuk BSA product di Area purwakarta dimana bisa saya dapatkan.,
    Terima kasih

    Reply
  • 66. luki2blog  |  January 26, 2010 at 4:24 am

    Pak Suparmanto,
    mohon maaf saya tidak mempunyai no telpnya., tetapi bapak bisa browsing di google: Ketua Paguyuban Petani Organik Purwakarta Kuswana.

    Nama ketuanya Kuswana, silakan browsing ya pak…
    Untuk Produk BSA di area Purwakarta bapak bisa menghubungi agen di Karawang dengan pak Katong no HP : 0815 4629 3845.

    Terima kasih
    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 67. sabar  |  February 24, 2010 at 6:56 am

    padi in pari 6jete tahan wereng sm seperti ciherang tidak?????

    tolong jawabanny y??

    kasih benijh gratis ke Paduraksa Kab.PEMALANG

    Reply
  • 68. sabar  |  February 24, 2010 at 7:00 am

    padi in pari 6jete tahan wereng sm seperti ciherang tidak?????

    tolong jawabanny y??

    kasih benih gratis ke Paduraksa Kab.PEMALANG

    Reply
  • 69. luki2blog  |  February 25, 2010 at 7:16 am

    Terima kasih pak sabar telah mampir di web blog saya… untuk Inpari 6 jete dengan ciherang sama2 tahan wereng ….khususnya hama wereng batang coklat bio tipe 2 dan 3.
    juga tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III ,IV dan VIII.
    salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 70. suli partono  |  March 12, 2010 at 10:27 am

    Melalui blog ibu lukita yang baik hati..saya mau berbagi pengalaman hal padi inpari 6 jete.kebetulan kemarin saya habis panen dengan hasil yang memuaskan yaitu 10.26 t GKP/ha dengan sistem tanam jajar legowo 2 : 1 .tapi saya terapkan organik jadi tidak memakai pupuk kimia.pesticidapun yang nabati. apapun padinya asal petani itu ramah terhadap tanah pasti tanah tidak sakit. lebih penting lagi sahabat petani yaitu predator tidak terganggu hidupnya,yang kebanyakan teman temannya pada padi konvensional sering sakit sakitan karena setiap saat ada pesticida kimia yang terhirup,menempel dan termakan.sekarang untuk MT 2 kecuali mau ulang inpari 6 juga coba inpari 1 yang sama2 lahirnya dengan inpari 6.cuma inpari 1 sangat genjah yaitu 108 hari untuk kejar tanam palawija kedelai kemudian.

    Reply
  • 71. luki2blog  |  March 13, 2010 at 3:52 am

    Terima kasih pak suli masukannya ..dan semoga bermaafaat bagi kita semua …khususnya bagi para petani…

    kami tunggu lagi info – info berikutnya…

    Salam

    Reply
  • 72. luki2blog  |  March 13, 2010 at 3:55 am

    Terima kasih pak suli atas masukannya

    semoga bermanfaat bagi kita semua … khususnya bagi para petani … kami menunggu info2 berikutnya….

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 73. Anas  |  March 29, 2010 at 6:32 am

    Ibu Lukito yang baik saya dari Gresik yang memiliki toko pertanian. Saya kesulitan mencari bibit padi yang unggul. mau tanya dimana saya mendapatkan bibit Padi :
    1. Inpari-1
    2. IR-64
    3. Cibogo
    4. Ciherang

    Sebetulnya saya tertarik dengan testimoli teman-teman tentang BIBIT PADI INPARI-1. Tetapi di tempat saya masyarakat masih mencari BIBIT PADI IR-64, CIHERANG, dan CIBOGO. Matur suwon ibu

    Reply
  • 74. luki2blog  |  March 29, 2010 at 6:41 am

    Matur nwn pak anas sudah mampir di web blog saya…
    untuk mendapatkan bibit padi tersebut …apa bapak sudah menghub dinas pertanian setempat dalam hal ini PPL nya … kalau masih sulit …coba hubungi saja BB Padi di Sukamandi Jawa Barat pak … mungkin mereka menyediakannya …Terima Kasih

    Reply
  • 75. ali wardana  |  April 10, 2010 at 3:09 pm

    Ibu Lukito yang baik saya dari indramayu di mana saya mendapatkan bibit padi inpira 1khusus nya di indramayu hidup prtani ayo maju trus highting

    Reply
  • 76. luki2blog  |  April 13, 2010 at 3:27 am

    Salam kenal pak Ali ..

    Untuk bibit padi Inpara 1 .. coba bapak hub dinas setempat
    atau dapat menghubungi BB Padi Sukamandi Jawa Barat …mungkin meraka menyediakannya … Terima kasih.
    Sukses selalu … hidup petani Indonesia !!!

    Reply
  • 77. setyo  |  April 18, 2010 at 4:58 pm

    sy petani di purworejo, sangat tertarik dengan pengalaman bpk suli partono dr kebumen ttg inpari 6. sdh beberapa lama membaca deskripsi varietas ini dan ingin mencoba menanamny, tapi benihny belum tersedia di pasaran. bahkan sy sampai mencari ke salah satu produsen benih di klaten, tp di sana pun belum ada. mungkin bapak suli partono berkenan berbagi benih inpari 6-nya?
    ibu lukita, trima kasih tumpanganny…

    Reply
  • 78. luki2blog  |  April 19, 2010 at 2:32 am

    Sama-sama pak setyo … salam kenal….

    Reply
  • 79. efendy Manan  |  April 22, 2010 at 4:56 am

    Ass Bu dewi,
    Maaf lama tidak mampir di blog ibu…
    Untuk sertani 1 jumlah malai memang sangat tinggi bisa sampai 600 bulir.saya sendiri sekitar 500.tapi masalahnya gabah hampa juga tinggi serta kulit sekam juga tebal sehingga rendemen kurang.Sertani 1 juga menuntut unsur hara tanah yang tinggi terutama organik dan air yang tidak banyak.
    Oya,sekarang saya mulai mencoba biokultur sebagai alternatif pupuk.
    bagi yang ingin sharing bisa di 081-336828357 atau email:efendybali@yahoo.com.
    Terimakasih.
    Wassalam.
    Efendy

    Reply
    • 80. Sam Ali  |  March 6, 2012 at 9:33 pm

      asalamualaikum bp efendy,mohon bantuanya gimana caranya mendapatkan bibit padi hibrida,rupa2nya bapak banyak pengalamanya ttg pertanian saya ingin sekali sharing dg bapak

      Reply
  • 81. luki2blog  |  April 22, 2010 at 5:15 am

    wss pak efendi ..
    Alhamdulillah …terima kasih info yang sangat bermanfaat ….Insya Allah akan sangat berguna bagi para petani …

    Nah silakan bagi yang mau sharring dengan pak efendy …blog saya terbuka untuk itu ….

    baik pak … bio kultur mmg sekarang sedang di galakan …juga oleh pemerintah …semoga sukses ya pak …

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 82. suli partono  |  April 24, 2010 at 3:56 pm

    Malam bu luki…
    terima kasih yang telah menyediakan blog bagi petani gurem seperti saya.biarpun gurem tetap petani republik.

    bapak setyo dari purworejo, bibit inpari 6 dari saya bisa tapi sudah ditarik semua oleh tengkulak katanya untuk bibit kembali.tapi untuk MT 2 / kemarau ini saya tanam lagi .untuk inpari 1 saya baru kali ini tanam.pengalaman awal dari pemanfaatan kompos jerami pada varietas inpari 1 dan 6 sangat responsif terhadap jerami.saya sengaja mundur dari hitungan rata rata orang tanam 10 hss.tetapi dalam tanam saya memakai umur 15 – 20 maksimal.nyatanya secara fisik sama padahal tanaman lebih muda.

    terima kasih pak efendi info tentang sertani.memang sekarang saya telah kesampaian tanam padi tersebut.dengan jajar legowo 2 : 1 30 x 30 x 40 umur 15 hss, 1 batang/rumpun, tanah macak macak.
    masalah bulir hampa akan saya pelajari.kalau nga salah itu urusaanya dengan kerja hormon dan ZPT.

    Reply
  • 83. suli partono  |  April 24, 2010 at 4:07 pm

    tambahan saja
    perhitungan mundur yang saya maksudkan adalah sewaktu sebar benih,jelas umur inpari 6 adalah 118 hari dan inpari 1 108 hari.supaya padi selamat dari gangguan hama dan penyakit awal masa bunting sampai berbunga. maka umur sebar saya mundurkan karena teman teman masih tanam padi yang berumur 120-130 hari. tapi dalam tanam saya lebih muda yaitu umur 15-18 hss.atau paling lambat 20 hss untuk di sawah yang jombor(air banyak,susah hilang) tapi subur.

    terima kasih
    suli

    Reply
  • 84. efendy manan  |  April 25, 2010 at 6:04 am

    Ass Pak Suli Partono.
    Selamat mencoba pak.saya juga pingin sharing dengan Bpk.karena insyaAllah sya tanam depan pake Inpari 6 jete.Apa saya bisa tahu no HP Bpk?
    Tks Tanggapannya,
    Efendy

    Reply
  • 85. suli partono  |  April 25, 2010 at 12:18 pm

    Yth.ibu luki yang baik hati.
    dan semua petani yang pingin maju walaupun sering di tertawakan orang, lucunya kadang dari orang pemerintah yang bekerja di pertanian…

    inpari 6 jete…atau padi apapun…prinsip saya jika ditanam longgar tidak perduli di tanah sawah datar seperti daerah saya maupun sawah pegunungan asalkan tanah sehat insya Allah bagus, asal selalu ‘pingin tahu dan mencari tahu agar banyak tahu’sakng pinginnya saya berangkat sendiri (uang pribadi) setiap ada acara open house yang diselennggarakan oleh BB padi sukamandi.di BB padi bisa sepuasnya menanyakan pada orang orang sudah di sekolahkan sama pemerintah tu sampai ke filiphina mungkin.dan bisa melihat langsung pertanaman padi di sana.

    hal inpari 6 jete….dengan memakai sistem IPAT-BO atau paling tidak mendekati, dan tau kemauan calon bulir supaya bernas biar sampai pangkal malai…ayo sama sama mencari tahu.

    Reply
  • 86. efendy manan  |  April 26, 2010 at 7:13 am

    Trims ya pak suli….
    saya juga dalam proses pengembangan enzim untuk biokultur.moga2 ja hasilnya memuaskan….maturnuwun.

    Reply
  • 87. suli partono  |  April 26, 2010 at 12:43 pm

    dear ibu luki dan para petani

    pada bapak setyo dari purworejo…saya ada uneg uneg…tapi maaf untuk inpari 6 jete.coba nanti satu petak dulu karena pemahaman tentang cara bertani beda dengan saya, saya pakai metode yang banyak orang bilang petani edan…sawah mahal kok tanamnya jarang sekali.jadi coba dulu satu petak sesuai saran dari Dr.Tualar Sumarwata dengan IPAT nya.intinya mendekati teknis…..walaupun hasilnya kemarin 10 sekian/ha. tetangga tetap tidak berani mencobanya atau meniru….ingin sih hasilnya tapi tidak mau mengikuti prosesnya.jangan berpacu pada satu varietas….saya sendiri kalau MT 1 masih memakai var.logawa biarpun pera tapi tahan banting dan produktifitas tinggi.oh ya inpari 6 itu sangat pulen jadi disukai banyak orang.

    terima kasih
    suli

    Reply
  • 88. luki2blog  |  April 27, 2010 at 3:25 am

    great pak suli …untuk semua infonya ….yang pasti jangan mudah putus asa …terus berjuang dan mencoba …. untuk mendapatkan hasil yang terbaik …. tentu saja dengan perhitungan yang matang agar tidak sia- sia …..

    Sukses untuk para petani …..

    Reply
  • 89. Ujang  |  May 11, 2010 at 7:28 pm

    permisi bu mohon ma’af saya orang yg baru tertarik dan mengeluti dunia pertania terutama dalam hal menanam padi baru 1th jalan…, saya mau bertanya tentang padi sertani-1yg saya baca bisa mencapai hasil maksimal 20ton/ha…, yang jadi pertanyaan saya
    1. Yang saya baca jenis padi ini di tanam pada lahan kering, bisa ga di tanam pada lahan yg beririgasi teknis?
    2. Ada ga sih kelemahan dari varietas sertani-1 ini…?
    3. Dimana saya bisa mendapatkan bibit jenis ini..? dan kisaran berapa harganya… (saya tinggal di karawang – JABAR)
    4. Terimakasih yang sebanyak-banyaknya…, mudah2an dapat mebantu saya dalam bertani amien…

    Reply
  • 90. luki2blog  |  May 12, 2010 at 4:17 am

    Salam Kenal pak Ujang..
    Terima kasih sudah mampir di web blog saya
    Untuk masalah benih … Sertani 1 … coba bapak dapat berhubungan langsung dengan penemunya yaitu Pak Surono Danu di Lampung

    Saya rasa itu yang dapat saya sampaikan
    Terima kasih
    Wass
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
    • 91. apip  |  May 23, 2012 at 3:58 pm

      kebetulan sy pny no kontak pak surono danu..085269233066

      Reply
  • 92. efendy manan  |  May 24, 2010 at 7:22 am

    Ass Bu dewi,
    Maaf saya mau tanya.Dalam kandungan pupuk ada yang dalam satuan ppm dan persen(%).Apa perbedaanya keduanya dan bagaimana mengkonversi persen ke ppm atau sebaliknya?
    Terima kasih,
    Efendy

    Reply
  • 93. luki2blog  |  May 26, 2010 at 7:42 am

    betul pak …ada persen dan ppm … ini dia pak yang bisa mbaca kayaknya orang lab ya …apalagi cara konversinya …he..he.. saya sendiri ngga faham .

    hayo siapa yang bisa mbantu pak efendy ni …silakan masukkannya
    terima kasih.

    Reply
  • 94. luki2blog  |  June 3, 2010 at 3:36 am

    Pak efendy ..ada tambahan ni ttg ppm dan persen ..setelah saya tanyakan yang ahli ..ternyata ppm itu per 1000, sedangkan untuk persen tentunya per seratus …hanya itu pak tambahannya ..

    Reply
  • 95. efendy manan  |  June 3, 2010 at 4:30 am

    Ass Bu,
    Waduh terima kasih banyak bu,saya jadi semakin tahu tentang kandungan pupuk….soalnya banyak yang dalam satuan ppm dan persen.
    matur nuwun,
    efendy

    Reply
  • 96. suli partono  |  June 15, 2010 at 9:48 am

    salam bu luki,pak efendy dan teman teman lain

    wah kapan bu luki ke bogor lagi…….mampir ketempat kerjaku bu.sekarang macetnya minta ampun.bukan kota hujan tapi kota sejuta angkot he he he.
    lama saya nga mampir…di blog ibu….
    padi sertani 1/ MSP alhamdulillah sampai saat ini lagi berbunga, perkiraan saya panen pertengahan july.dari batang, daun lebih lebar dari varietas lain.tapi harus di waspadai terhadap sundep dan beluk,sejak awal tanam.solusi saya pencegahan lebih baik dengan pesticida nabati .ramah lingkungan tentunya.
    pak ujang
    pada bapak ujang di karawang..padi sertani udah di tanam di kec.tempuran menurut info produksinya sampai 12 t/ha.sertani di karawang lebih di kenal dengan padi MSP atau padinya megawati.
    dengan mematuhi kaidah kaidah dari penemunya bapak Ir.Surono Danu antara lain, tanam jarak lebar, satu batang per lubang, tanam umur muda max 12 -15 hss, sawah skeliling di buat parit dan yang melintang di tengah tengah juga 2 – 3 di sesuaikan dengan luas lahan,prinsipnya kondisi sawah tetap macak macak.karena MSP tidak tahan genangan.sebetulnya bukan hanya MSP saja…tapi semua padi sawah.ingat padi bukan tanaman air tapi membutuhkan air. waspadai beluk dan sundep juga….
    padi inpari 1 yang merupakan perbaikan dari IR 64 adalah padi sangat genjah dan tahan BLB, tempat saya sangat cocok ditanam pada MT2 karena untuk mengejar tanam kedelai.
    impari 6 hanya satu petak walaupun nasinya sangat pulen tapi umurnya agak lama dari inpari 1
    teimakasih pak efendy benih kedelai gepaknya…cuma sayang saya lupa tidak sekalian memesan var.grobogan. malah saya mendapat respon dari kades untuk menjadi percontohan var tersebut tapi saya minta syarat tanpa sponsor obat pesticida kimia dari manapun.

    petani gurem

    suli

    Reply
  • 97. luki2blog  |  June 16, 2010 at 5:57 am

    Alhamdulillah mas Suli …semoga lancar semua ya …untuk padi , .kedela dan tanaman pangan lainnya … sukses selalu …

    Reply
  • 98. rustamin  |  June 17, 2010 at 8:25 am

    Ass…
    Salam Sejahtera

    Unt musim tanam sekarang,sy coba tanam padi varietas inpari 4 dan inpari-6 JETE.
    unt kedua varietas tsb,apakah mutu berasnya mirip dg ciherang ?
    sbb unt tengkulak padi biasanya menyenangi varietas yg mirip ciherang.
    Terima Kasih
    Rustamin/ Ciasem Baru Kab.Subang

    Reply
  • 99. luki2blog  |  June 17, 2010 at 9:22 am

    Waalaikum salam pak Rustamin,
    terima kasih sudah mampir di web blog saya ..

    Untuk ke2 varietas itu jangan kuatir pak khususnya inpari 4 sangat mirip ciherang …malahan ada kelebihannya sangat pulen dan mereka ini tahan hama wereng batang coklat dan tungro.

    produktivitas rata 6 ton/ha maksimalnya bisa 8.8 ton/ha .
    dan cocok di tanam di sawah irigasi .berdataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl.
    umur panen rata2 115-118 hari .
    itu saja yg dpt saya sampaikan .Terima kasih

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 100. totok  |  June 28, 2010 at 4:30 pm

    bu dewi saya petani di ponorogo jawa timur, saya tertarik dengan pupuk BSA, kalau di ponorogo dimana saya bisa mendapatkan pupuk BSA,
    Untuk bibit tanaman padi INPARI-6 JETE dimana saya bisa beli? dan bagaimana cara pengirimannya. Insya allah bulan agustus saya akan tebar benih, terima kasih sebelumnya

    Reply
  • 101. wiwiek  |  June 30, 2010 at 5:17 pm

    Assalamualaikum ibu dewi,

    saya t’tarik dg blog ibu dan ingin menanyakn mengenai benih padi inpari 1. Kalau untuk daerah sukabumi atau bandung, inpari 1 bisa diperoleh dimana (alamat lengkapnya)?

    terima kasih
    sukabumi

    Reply
  • 102. luki2blog  |  July 1, 2010 at 7:50 am

    Terima kasih pak Totok sudah mampir di web blog saya.
    untuk pupuk BSA kami akan kirimkan ke alamat bapak ..bila bapak membeli minimal 5 dos. 1dos isi 12 botol/liter. 1botol Rp 65 000,-
    kami akan disc 10 % dan biaya pengiriman kami yang tanggung.
    bagaimana pak? berminat? bila ya tolong alamat bapak kirimkan ke email saya : luki_bsa@yahoo.co.id

    Untuk bibit padi inpari 6 coba bapak hub pak suli partono yang ada di blog ini juga semoga pak suli bisa berbagi info.

    Terima Kasih
    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 103. luki2blog  |  July 1, 2010 at 7:56 am

    Terima kasih mbak wiwik sudah mampir di web blog saya….untuk masalah bibit coba hub pak suli partono yang ada di web blog saya ini …semoga pak suli dapat berbagi info.

    Salam
    Dewi Lukitaningsih.

    Reply
  • 104. suli partono  |  July 5, 2010 at 1:06 pm

    salam petani peneliti di lahan sendiri

    terima kasih ibu luki,saya menyapa saja di blog supaya banyak manfaatnya,bukan di fb.
    pak totok,inpari 6 jete saya anggap bagus,untuk ukuran petani gurem seperti saya.yang pera pun bagus seperti var logawa.prinsipnya kaidah kaidah SRI dan IPAT dan apapun namanya bisa diterapkan minimal mendekati tehnis.belum pakai organik ya memakai pupuk berimbang dan pesticida nabati.karena apa…kalau dua duanya kimia kapan kita bisa meningkatkan hasil padi.ingat pesticida kimia tidak ada yang ramah lingkungan,buktinya belut sudah tidak mudah kita temukan sewaktu kita memperbaiki pematang….dulu selepas memperbaiki pematang adalah harapan saya kecil sewaktu bapak(alm)pulang dari sawah pertanda nanti makan dengan belut goreng…sebuah pesta makan anak yang dibesarkan antara pertanian dan lenguh sapi.
    inpari 6 jete pertengahan july ini saya panen.kecuali itu juga inpari 1,padi lokal sertani,padi emespe 8.
    untuk tidak terjadi penyerbukan dengan var tetangga setiap petak jarak dari pematang satu meter disamping juga untuk dibuat parit,untuk pengaturan air.juga menghindari kesemprot oleh pesticida kimia tetangga.
    dibawak saluran air yang masuk kesawah saya buat pagar 1 x 1 m untuk ditanami enceng gondok untuk penetralisir pesticida kimia/pupuk kimia dari tetangga.

    saran saya padi harus di tanam jarak lebar 30×30,satu bibit/lubang,umur tanam max 15 hss padi umur 120 hari dan umur 90 hari bibit harus ditanam max 10 hss.kohe min 3 ton/ha

    gunakan kohe sapi sendiri,kotoran sendiri,urine sapi dan urine sendiri dan ternak lainnya supaya tidak tergantung sama pemerintah.mimba,jenu,buah maja dll banyak sekali yang siap menjadi teman yang baik sekali.dan jangan lupa…. terima kasih juga pada ibu luki yang menyediakan blog untuk petani.yang juga ternyata senior saya di kampus.

    Reply
    • 105. totok  |  October 20, 2010 at 4:13 am

      saya juga petani gurem, sementara i ni hasil panen 1 hektar menghasilkan rata2 11,5 ton dengan varietas padi sri-putih atau lebih dikenal PePe dari boyolali. Dan saat browsing di internet hasil panen padi Inpari 6 JETE punya produksi yg lebih tinggi saya jadi tertarik untuk menanam. tapi saya kesulitan mendaptkan benihnya. Di daerah saya yng ada benih Inpari-6 bukan Inpari-6 JETE. Apakah varietas ini sama atau beda?

      Reply
      • 106. setyo  |  November 27, 2010 at 2:38 pm

        kl soal mencari benih inpari 6 dan mungkin varietas lainny, percuma kl sm bapak suli, saya perhatikan setidaknya sdh ada tiga orang yang menanyakan hal itu, dijawab panjang lebar namun intinya sama : beliaunya yang mengaku sebagai petani gurem itu tidak mau berbagi.

  • 107. wahyu anggara  |  July 6, 2010 at 2:07 pm

    Ass,wr,wb
    malam bak sy wahyu yg di berikan izin blog bak untuk BALLITRO,BOGOR. Begini lho bak setelah sy diwisuda selang 4 bulan kemudian sy di percaya untuk mengolah sawah 5 ha. Yg menjadi pertanyaan sy varietas manakah dlm metode SRI untuk ditanam di Kerawang?,mohon bantuan bak sebab 4 hari lagi di Bulan Juli sy sudah siap mengenai benih tersebut dan siap tanam. Sy tunggu balasan mail bak lewat mail sy yg baru.

    Reply
  • 108. wahyu anggara  |  July 6, 2010 at 3:18 pm

    inimail baru saya tik.tak416@gmail.com

    Reply
  • 109. wahyu anggara  |  July 6, 2010 at 3:20 pm

    ini mail baru saya tik.tak416@gmail.com wahyu anggara

    Reply
  • 110. luki2blog  |  July 7, 2010 at 4:50 am

    Untuk wahyu kalau di kerawang memang sebaiknya di tanam benih Ciherang atau MSP ini yang sudah biasa di tanam disana silakan hubungi PPL Dinas pertanian setempat untuk lebih jelasnya.

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 111. alkausar  |  July 7, 2010 at 6:25 am

    assalamualaikum bu’!…
    Gini bu’, saya punya petakan sawah 1/2Ha dan dua musim tanam yang lalu saya tanam var mira1 & alhamdulillah pada musim tanam pertama memuaskan dengan hasil 6,5ton/Ha, pada musim tanam kedua mengalami penurunan menjadi 4ton/ha karena serangan bakteri busuk batang dan wereng.
    sekarang saya dianjurkan kawan untuk coba var inpari6 jate, sedangkan ditempat kami belum pernah ada yang mncobanya dan ada juga yang sarankan var ciherang.
    yang ingin saya tanyakan menurut ibu’ mana lebih baik dalam segi ketahanan terhdap hama penyakit dan produktivitas dari kedua varietas tersebut? terimakasih buk, semoga ibu mau memberikan saya bantuan iformasinya.

    Reply
  • 112. luki2blog  |  July 8, 2010 at 5:54 am

    Terima kasih pak Alkausar sudah mampir di web blog saya

    Untuk ke dua varietas ini inpari 6 jete dan ciherang hampir sama:

    Ciherang:
    – umur tanaman: 116-125 hari
    – tekstur nasi: pulen
    – kisaran hasil yang dicapai :5-8,5 ton/ha
    – tahan hama wereng coklat
    – tahan penyakit:hawar daun

    Inpari 6 jete:
    – umur tanam:115 -118 hari
    – tekstur nasi :pulen
    – kisaran hasil : 6 – 8,8 ton/ha
    – tahan hama wereng batang coklat
    – tahan penyakit virus tungro
    – cocok di tanam di sawah berigasi

    Nah pak silakan memilih diantara ke duanya yang terpenting cocok di tanam di lahan bapak.

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 113. efendy manan  |  July 9, 2010 at 6:46 am

    Assalamuaikum Bu Dewi dan Pak Kausar,
    Sebagai tambahan aja.Menurut saya sekarang sulit sekali menemukan varietas yang tahan hama atau penyakit.setiap varietas punya karakter tersendiri.dan jangan lupa strain setiap hama dan penyakit selalu berubah dan bertambah.sebagi contoh inpari 1 yang tahan HDB strain VII ditempat saya sudah jatuh…malah parah.
    Saran saya,kita harus jeli memilih varietas dan memahami karakter hama penyakit dan penanggulangannya.Dan sebaiknya kita harus mulai melirik pestisida organik,jangan tergantung pest kimia saja…karena sifatnya pest organik yang ramah lingkungan dan tidak menyebabkan resistensi pada hama…dan murah…
    Saya sendiri sekarang sudah mulai pake pest organik,baik bakteri maupun ramuan dari alam…
    Hasilnya alhamdulillah sangat ampuh
    Semoga bermanfaat,
    Wassalam

    Reply
  • 114. suli partono  |  July 10, 2010 at 11:45 am

    Salam para peneliti di lahan sendiri
    Ibu Luki yang baik sekali.
    Bos biokultur Efendy
    Saya acungkan jempol untuk saudara yang satu ini,efendy….andai banyak orang seperti beliau…insya Allah,petani banyak sadar akan manfaat’ cara bertani yang bijak’
    Juga seperti yang punya blog ini dengan BSA nya.silakan mencoba….
    Penyakit tanaman khususnya padi itu ada dari salah kita sendiri…lihat buyut kita zaman dulu dengan padi lokalnya toh panen…..mereka nga kenal nama nama bahan aktif pesticida jangankan nama,merk aja nga tahu.coba bandingkan dengan petani sekarang….di kios sudah hafal berbagai pesticida dan hama sasarannya.menariknya distributor umbar hadiah…dan yang paling menarik dengan magnet yang namanya kaos.
    bukankah hal yang mendasar dalam sistem budidaya adalah produktifitas….yang di usahakan dengan cara yang bijak….menjadi petani mandiri di lahan sendiri dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak,jerami di kembalikan,menggunakan pesnab seperti pak efendy lakukan supaya menghemat biaya produksi dan belajar kreatifitas.
    Jangan dulu mengharapkan padi yang dihasilkan organik dan dihargai sedikit mahal,tapi yang lebih penting adalah keluarga makan dengan padi yang dihasilkan dari hasil kreatifitas dan ramah lingkungan,tapi toh tidak salah jika ada yang tertarik akan padi tersebut umpamanya tengkulak menghargai lebih tinggi.
    Pak efendy,saya sebagai petani gurem mengikuti jejak bapak….ayo saling mengisi hiruk pikuknya pertanian khususnya padi…..karena satu satunya komoditas yang menjadi ikon bahwa indonesia negara agraris….yang sekarang sawah sawah kebanyakan sedang sakit…sakit kronis.dan segera diobati dengan oleh para petani muda yang penuh dedikasi dan semangat go organik.
    Salam petani gurem
    Suli

    Reply
    • 115. hafni ardia  |  September 12, 2012 at 4:58 am

      Ass. salam kenal dari Aceh. hafni ardia. saya sependapat anda kita galakkan Go Organik. menuju Indonesia Green. kalau kita melihat lahan yang ada sudah rusak dan perlu perbaikan nurtrisi yang di butuhkan oleh tanah seperti sedia kala. seperti dulu ada lagu tanah kita ini seperti surga tongkat dan kayu jadi tanaman sekarang tidak bisa lagi harus dipupuk, petani kita tidak menjaganya tanah ini harus penuh dengan musuh alami. trimakasih sementara dulu.

      Reply
  • 116. suli partono  |  July 10, 2010 at 12:17 pm

    Salam kedua dari patani gurem
    Untuk saudara Wahyu Anggara.

    Salam kenal…saya petani yang bertitel petani ‘edan’.Kalau boleh saya melamar menjadi volunteer…kebetulan tempat kerja saya ada di bogor kan dekat tuh karawang-bogor dan kebetulan saudara ada di karawang.
    Saya bukan siapa siapa….saya hanya senang melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi para petani…mencari saudara yang peduli dengan padi.sampai ke lampungpun….
    Tetapi saya hanya mau jika budidaya saudara wahyu yang akan usahakan organik.
    terima kasih.
    suli

    Reply
  • 117. Efendy manan  |  August 17, 2010 at 3:52 am

    Ass Bu Dewi dan para petani Indonesia,
    Alhamdulillah panen kemarin saya masih dapat 7 ton perhektar riil,ditengah badai wereng,HDB dan alam yang abnormal…memang di satu sisi petani kita menikmati harga gabah yang fenomenal namun di sisi yang lain banyak petani yang menjerit karena hasil panen anjlok bahkan puso.Hal ini terjadi selain faktor alam juga dipicu oleh kebiasaan petani kita yang selama ini mengabaikan alam;tanah tdk di isi bahan organik,pestisida dan pupuk kimia berlebihan.Terus terang mulai tanam kemarin saya sudah mulai bikin pesnab dan pupuk organik;walaupun masih pakai kimia,Dan hasilnya alhamdulillah selamat…
    Oya bu,saya MT 1 nanti saya rencana mencoba varietas INPARI 13.Secara literatur hasilnya 8,9 ton/ha.tapi uji coba BPTP di lahan binaan PPK Sampoerna bisa 9,5 ton/ha dan bulir bisa 230, lebih tahan wereng dan genjah 108 hari.
    Mungkin ada para petani yang pernah mencoba varietas ini saya mohon bisa sharing untuk saling bertukar pengalaman.
    Wassalam…

    Reply
    • 118. samsul alis susanto  |  March 6, 2012 at 1:33 pm

      Assalamualaikum bpk Effendi,saya ingin bergabung nih,mohon saran2nya yg banyak tentang tanam padi,boleh kan pak?

      Reply
  • 119. luki2blog  |  August 24, 2010 at 4:21 am

    Alhamdulillah pak efendy …ikut bahagia …atas hasil tersebut… semoga bisa menjadi contoh bagi para petani dan dapat saling berbagi . sukses selalu .

    Wassalam

    Reply
  • 120. elysa  |  September 16, 2010 at 8:29 am

    asl. bu, mau tanya…klo jenis padi unggul yg telah ibu sebutkan di atas, keturunannya ditanam lagi melebihi 2 keturunan masih masuk kategori padi unggul ndak? padahal umur panennya udah lebih dari 4 bulan dan produktivitasnya pun tentunya telah menurun…

    Reply
  • 121. luki2blog  |  September 20, 2010 at 5:05 am

    Waalaikum salam mbak elysa
    terima kasih sudah mampir di web blog saya
    kalau menurut saya sebaiknya kita mengambil benih dari keturunan 1 saja ..kalau selebihnya itu tentu saja sudah banyak ke kurangan yang di dapat … ntah itu panen yang telah lewat hari juga produksi yang menurun

    nah mbak .. untuk lebih jelasnya silakan hub balai benih ya di lokasi terdekat untuk menanyakan hal ini

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 122. gatot nano suyatno  |  September 21, 2010 at 6:19 am

    sy butuh 5 ton benih padi situ bagendit segera dimana hubungi saya di 081 335 745 031

    Reply
  • 123. suli partono  |  September 30, 2010 at 10:07 am

    apa kabar bu luki
    lama nga nongol di blog ibu…..
    kalau ada kunjungan ke bogor….saya pingin sharing

    oh ya…saya berbagi pengalaman ke sesama petani…..ni
    inp1,6 dan sertani bagus asal ‘maaf’ pada teman petani yang masih ‘kedanan’kimia saya tidak rekomendasikan.hasil dari padi padi tersebut walaupun tidak sesuai BPTP/BB sukamandi,tapi tidak kalah dengan padi petani yang diusahakan dengan kimia.

    Dengan keuntungan yang kita dapatkan lebih karena bisa menekan biaya produksi denagn pemanfaatkan bhn organik.

    MT 1 ini saya mau coba…inp 13 yang didapat dari pak efendy.saya tidak lagi menanam padi inp 1,6 dan sertani bukan atas dasar apa apa, tetapi saya sangat suka ganti ganti varietas.malah padi padi tadi sebagian diangkut oleh tengkulak katanya mau dijadikan benih….masa bodoh.

    Tetapi saya tetap menyisakan barang 5 kg sebagai ‘bank’ benih dari malai terbaik setiap varietas.

    bu luki dan pak efendy do’akan semoga var inp 13 bagus…sesuai harapan petani organis seperti saya….buat pak efendy terima kasih inp 13 nya.

    salam

    petani gurem

    Reply
  • 124. dwi martono  |  October 10, 2010 at 11:44 am

    ass, mbak. artikelnya sangat bagus dan bermanfaat. kebetulan sejak 6 bulan lalu sy bersama adik lagi serius bertani. mulai nanam padi, kangkung, jagung, kacang panjang. Dan rencana padi ketan (ketan putih dan ketan hitam), tapi nyari benihnya dimana? Alamat sy di pati, jawa tengah. Kami juga mengembangkan ternak sapi, kambing jawa/campuran, dan ini yg lagi ngetop ternak itik/bebek peking. Semua masih skala kecil kok. Kendala utama harga bibitnya naik terus, pasokannya juga tersendat. Mohon solusi dan sarannya. O iya, kami juga nyoba bikin kolam terpal ikan gurami, wah tapi banyak yang mati (50%), juga kena jamur. Mohon sarannya juga. Maaf baru kenal langsung curhat. Kami hanya berdoa smg orang spt mbak selalu mdpt limpahan rahmat dari Allah SWT. amin wass.

    Reply
  • 125. luki2blog  |  October 12, 2010 at 6:20 am

    Waalikum salam mas Dwi
    salam kenal …terima kasih sudah mampir di web blog saya.
    Memang tempat blog ini sebagai tempat untuk bertanya jawab dengan para petani …saling berbagi pengalaman …
    Nah siapa yang bisa membantu mas dwi silakan …
    mas dwi untuk masalah padi bisa sharing dengan mas suli partono, juga pak efendy manan.
    Nah selamat berbagi pengalaman …sukses selalu …
    wass ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 126. suli partono  |  October 22, 2010 at 4:22 am

    Ass…semua petani
    Terima kasih bu luki……sama sama belajar kok…

    Pak dwi yang terhormat……
    Kalau urusan padi ketan sebetulnya banyak bibitnya di BB sukamandi,tapi untuk ketan hitam sifatnya lokal.

    Saya salut pada bapak yang udah diversifikasikan usaha pertanian dari ternak sampai tanaman. saya hanya memberi gambaran sedikit saja hal integrasi padi ternak…jika kita punya sapi 4 ekor sapi sudah cukup untuk pupuk organik sawah seluas 1 ha, dari urine untuk pesticida nabatinya….hal ini bisa tanyakan ke bapak efendy manan.atau kalau tidak repot minta BSA dengan ibu luki.

    Saya sendiri petani gurem yang usahakan pertanian berbasis organik…khususnya tanaman padi.

    salam petani

    suli

    Reply
  • 127. M. Nasta'in  |  November 12, 2010 at 6:24 am

    Assalamu’alaikum …….
    Ibu, saya di wilayah Gresik kesulitan mencari benih padi IR-64 / CIBOGO / CIHERANG. Di mana bu saya dapat memperoleh benih-benih padi tersebut ?
    ____________
    Tolong saya diberi Alamat, dan No. HP untuk bisa saya hubungi tempat penjual benih padi tersebut (kalau memang ada).

    Terima kasih

    Reply
  • 128. luki2blog  |  November 15, 2010 at 4:55 am

    silakan ..bila ada yang dapat membantu pak M Nasta’in …di tunggu

    Reply
  • 129. efendy manan  |  November 19, 2010 at 3:25 am

    Ass Bu Dewi dan pak Nastain.
    Ditempat saya Pandaan, varietas2 yang pak nastain butuhkan berlimpah.Bapak bisa cari di toko pertanian di daerah saya,Kalo bapak mau kontak bisa di Hp saya:081-336828357.Saya bantu antar ke toko pertanian Pak,
    Wassalam.
    Efendy

    Reply
  • 130. febri  |  November 22, 2010 at 2:35 pm

    kami mengadakan acara Festival tanaman mengenai pertanian organik..
    apabila ibu berminat untuk melakukan exhibisi maupun memperkenalkan produk ibu dapat menghubungi saya ke no 08567808378..
    terima kasih

    Reply
    • 131. setyo  |  November 27, 2010 at 2:48 pm

      kapan?di mana? Thx.

      Reply
  • 132. Firdaus  |  November 27, 2010 at 5:21 am

    ass.wr.wb

    Bu kalu kita dilahan sawah luasnya 1 ha, dengan perlakuan dosis, metode yang sederhananya gemana bu…makasih

    Reply
  • 133. luki2blog  |  November 27, 2010 at 7:16 am

    Pak firdaus maksudnya dengan penggunaan pupuk BSA ya?
    Untuk 1 Ha :
    – Penyemprotan 1: pada saat tanaman usia 20 hst dosis nya 3cc/lt air
    – Penyemprotan 2 : pada usia 45 hst dosisnya 3 cc/lt air
    – Penyemprotan 3 : pada usia 60 hst dosisnya 3 cc/lt air

    Untuk Pupuk BSA 1 ha hanya membutuhkan 1liter saja sekali semprot.
    Jadi untuk 3x semprot BSA hanya di butuhkan : 3 botol (liter) saja.

    Reply
  • 134. sofiah09  |  November 29, 2010 at 4:42 am

    varietas apa saja yang cocok untuk daerah bogor dan sekitarnya???

    Reply
  • 135. luki2blog  |  November 30, 2010 at 2:42 am

    Terima kasih sdh mampir di web blog saya …
    Untuk daerah bogor sekitarnya … bisa saja pakai :Ciherang , Fatmawati .

    Reply
  • 136. gito  |  December 2, 2010 at 11:58 am

    Assalamualaikum wr wb,
    Bu, lahan kami yg terletak di Batanghari jambi adalah tadah hujan,kira2 apa yg cocok untuk variatas padinya ……trimakasih.

    Reply
  • 137. luki2blog  |  December 3, 2010 at 6:26 am

    Terima kasih sudah mampir di web blog saya
    karena lahannya tadah hujan maka cocoknya dengan padi gogo.
    jenisnya bisa :cirata,situpatenggeng, limboto dll

    Reply
  • 138. kang dwie  |  December 3, 2010 at 3:11 pm

    ass. wr wb. mbak luki, pak suli, pak efendi dan sobat petani yang dirahmati Allah. Mksh banyak atas saran, masukan dan motivasinya. Agak lama sy nggak nengok blog mbak luki. Bbrp waktu terakhir ini koneksi internet sering ngadat, jadi bikin kurang semangat aja. Sedikit info agar kita lebih kenal, karena (insya allah) kita punya tujuan yang baik. Menghiasi bumi karunia allah dengan kebajikan. Mengisi hari-hari sisa umur untuk saling berbagi. Insya allah kita bukan termasuk golongan orang-orang yang merugi. Amin.
    Sy berasal dari keluarga petani, yang nyambi dagang hasil pertanian. Sementara mertua seorang pedagang, nyambi bertani. Oke, dua-duanya seirama, kan?
    Nha, ortu dan mertua punya harapan yg seirama. Mereka nggak mau anak-anaknya kelak jadi seperti yg mereka jalani. Katanya ‘rekoso’ (sengsara).
    Singkat cerita, sy jadi pns dan alhdll istri jg mdpt amanah jadi pns di kantor lain. ok, kami syukuri karunia allah ini.
    Tapi, jalan hidup ternyata menuntun kami untuk berpikir dan berbuat lain. Bukannya sekedar materi yg kami impikan. Mungkin nuranilah yg membimbing (yaa kami kan anak petani, eh pedagang, oh dua-duanya).
    Waktu terus berjalan, akhirnya kami tinggal di rumah yang ….. “MEWAH”, kata orang. artinya siiiihh “MEpet saWAH”. ya, rumah tinggal kami berada di tengah hamparan sawah (tapi sawah milik orang). tercetuslah ide utk jualan sarana pertanian. alhdll sdh jalan satu tahun lebih. mau ndak mau, sy hrs banyak belajar dunia pertanian. awalnya sih agar ngerti yg diinginkan konsumen. Masak pedagang nggak paham brg dagangannya. gitu awalnya
    Kami coba nanam padi,kangkung,dll. lalu aplikasi pestisida, pupuk dll. hasilnya sbg bh pertimbangan kalau ada konsumen yg konsul. Hari-hari selanjutnya, kami akhirnya jadi deh seorang petani, wah seru juga. Pagi lari-lari sampai sawah- nyangkul-pulang-antar anak sekolah-ngantor. sorenya ke sawah lagi, yah masya allah, nikmat jg jadi petani. hasilnya nggak seberapa, tp hidup lebih bersemangat. mungkin msh sering rugi, tp inilah seninya. ternyata kami hrs banyak belajar.
    Nha, sobat petani yg dirahmati allah, dengan sangat kami dan para petani di sekeliling berharap sudilah kita berbagi ilmu dan bertukar pengalaman. semoga di akhir hayat kita, entah nanti, esok atau kapan, berpredikat ‘husnul khatimah’, insya allah.
    Saat ini petani lagi dirundung duka. Sawah kami kan tadah hujan. bibit padi sdh berumur, air blm ada. sementara yg tebar benih langsung, kini diserang tikus juga orong-orong. banyak sdh upaya. mulai pagar plastik, semprot obat pengusir atau gropyokan. berbagai artikel dari internet jg sdh kami sampaikan. ya lumayanlah, tp ndak optimal. sebaiknya apa yg bisa kami lakukan? secara umum, petani di tempat kami sukanya nanam padi. males nanam yg lain, katanya ndak balik modal.
    Utk urusan tikus dan orong-orong, mohon sobat petani berbagi ceritanya. kami tunggu ya, mksh, wass wr wb.

    Reply
  • 139. efendy manan  |  December 8, 2010 at 2:49 am

    Ass Kang Dwie,
    Sebenarnya saya dan pak suli sama dengan sampeyan,petani yang masih belajar soalnya bukan berlatar belakang akademik di pertanian.Kuncinya perbanyak informasi dan teman.sehingga pengalaman teman bisa kita jadikan ilmu…
    Untuk sawah tadah hujan,bapak bisa pake inpari 13,umur genjah (pengalaman teman di pasuruan 45 hst sdh keluar malai),anakan banyak,hasil tidak kalah dengan ciherang,atau varietas padi GOGo macam silugonggo,dll
    untuk tikus,bapak bisa pake fermentasi urine sapi (pengalaman sendiri) atau fermentasi tikus(pengalaman petani kediri).
    oya,no hp saya 081-336828357 monggo bila sms atau telepon langsung.
    wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 140. kang dwie  |  January 5, 2011 at 5:03 pm

    ass, khususnya buat pak manan atas atensinya. alamat lkp dimana? inpari 13 spt saran Bapak beli benihnya dimana? soalnya di Pati susah nyari inpari. kata teman belum dijual bebas. kalau ada tuh bantuan benih gratis dari pemerintah. cara fermentasi tikus gimana ya? mhn info sljtnya

    Reply
  • 141. kang dwie  |  January 9, 2011 at 8:30 am

    ass. wr wb. mbak luki. Petani di sekitar sy ada yg nanya varietas padi “BOLODEWO”. Katanya ada di KUD Sukoharjo, Jawa Tengah. Menurut petani tsb, umurnya 80 hari, cocok utk daerah kami yang tadah hujan/ sulit air, apalagi yg kemarin telat tanam karena nunggu hujan. Mhn bantuan mbak luki dan sahabat semua, dimana kami bisa mendapatkan benih padi var ‘BOLODEWO” dimaksud. Mksh, wass.

    Reply
  • 142. suli partono  |  January 9, 2011 at 9:35 am

    yth.Bu luki,Kang Dwi,koncoku efendy

    Kadang Tani…semua, saya rasa aroma lumpur sawah…adalah aroma ‘kopi’petani gurem,bunyi orong orong dan jangkrik adalah gending yang meninabobokan setiap penat di badan ini…..kala istirahat dibangku bambu reot……beberapa potong singkong goreng buatan istri tercinta laksana’hotdog’orang bule…..rengek anak minta uang jajan seolah besok tiada hari lagi…..

    Adalah pesona hierarki petani khas indonesia…….

    Pak dwi…kalau boleh arif terhadap alam sarang saya…masalah ‘den baguse’memakai burung yang dianggap pembawa malapetaka….suaranya setiap malam membuat anak harus mencari ibunya dan segera pergi tidur tanpa hiraukan uang jajan yang belum di kasih…..

    Serak jawa(Tyto alba)…..bahasa petani burung hantu…silakan bertanya ke petugas dinas pertanian seksi pengendalain hama dan penyakit tanaman. Kalau masih kaget..dan tidak tahu…harus dipertanyakan kredilitasnya sebagai PNS deptan….masuknya .

    Kalau belum puas…berkunjung ke kabupaten ngawi jawa timur…tanyakan ke dinas pertanian yang sudah ‘mbela’petaninya dan ramah terhadap alam.

    wassalam

    petani gurem

    Reply
  • 143. suli partono  |  January 9, 2011 at 9:44 am

    yth.Bu luki,Kang Dwi,koncoku efendy

    Kadang Tani…semua, saya rasa aroma lumpur sawah…adalah aroma ‘kopi’petani gurem,bunyi orong orong dan jangkrik adalah gending yang meninabobokan setiap penat di badan ini…..kala istirahat dibangku bambu reot……beberapa potong singkong goreng buatan istri tercinta laksana’hotdog’orang bule…..rengek anak minta uang jajan seolah besok tiada hari lagi…..

    Adalah pesona hierarki petani khas indonesia…….

    Pak dwi…kalau boleh arif terhadap alam sarang saya…masalah ‘den baguse’memakai burung yang dianggap pembawa malapetaka….suaranya setiap malam membuat anak harus mencari ibunya dan segera pergi tidur tanpa hiraukan uang jajan yang belum di kasih…..

    Serak jawa(Tyto alba)…..bahasa petani burung hantu…silakan bertanya ke petugas dinas pertanian seksi pengendalain hama dan penyakit tanaman. Kalau masih kaget..dan tidak tahu…harus dipertanyakan kredilitasnya sebagai PNS deptan….masuknya pakai apa…

    Kalau belum puas …bisa beli majalah trubus yang memuat artikel ‘hantu pembawa kabar gembira’ tapi lupa saya bulan apa…tanyakan saja

    Kalau belum puas lagi……berkunjung ke kabupaten ngawi jawa timur…tanyakan ke dinas pertanian yang sudah ‘mbela’petaninya dan ramah terhadap alam itu

    wassalam

    petani gurem

    Reply
  • 144. suli partono  |  January 9, 2011 at 9:58 am

    Kang Dwie….

    Nyuwun Gunging pangapunten…..
    Penamaan setiap varietas adalah ‘baku’ dan sudah resmi dikeluarkan oleh republik agraris ini….umur 80 hari saya rasa…sah sah saja,cuma harus dipertanyakan ketahanan terhadap hama dan penyakit,sudah di uji di banyak wilayah atau belum dll. Tapi kalau padi lokal(bolodewo) saya tidak ada komentar…

    Masalah sangat genjah juga bagus,cuma harus dipertimbangkan dengan tetangga sekitar..mereka pada var apa saja….kalau masih tidak serempak umur sangat riskan akan hama dan penyakit…

    nuwun

    petani gurem yang hidup di republik agraris

    Reply
  • 145. kang dwie  |  January 17, 2011 at 10:06 am

    ass. buat sahabat petani. Selain nanam padi, ada nggak yg rencana mau nanam hortikultura? misal cabe, terong, tomat atau yg lain. terkait dengan tanaman hortikultura, mohon kita bisa saling kontak dan berbagi, khususnya teknik/strategi pemasarannya. Produk horti apa yg paling layak jual. mksh

    Reply
  • 146. luki2blog  |  January 18, 2011 at 3:19 am

    monggo silakan …yang ingin berbagi info tentang tanaman horti yang di ajukan kang dwie …rasanya sekarang yang jadi primadona masih cabe ya..tp ya itu tadi mampu tidak untuk meminimalisasi kendala yang ada terkhusus iklim ini yang tidak menentu dan sedang deras2nya musim hujan.

    Reply
  • 147. efendy manan  |  January 30, 2011 at 1:47 am

    Ass Bu dewi,dulurku pak suli dan kang Dwi…
    Untuk padi Bolodewo kayaknya sejenis dengan silugonggo,ditempat saya panennya sekitar umur 80 hari.tapi nasinya pera..oya sekedar saran..Padi berumur genjah itu sepeti dua sisi mata uang..Satu sisi menguntungkan tapi di sisi lain faktor genjah itu bisa jadi bumerang..Jadi sebaiknya kalau menanam padi genjah harus satu hamparan,betul kata pak suli…dikhawatirkan hama dan penyakit terutama burung dan tikus…atau kang dwi nanamnya agak diperlambat sehingga waktu heading sama dengan milik tetangga…
    Dan tentu juga harus merubah teknik budi daya yang selama ini petani lakukan.Seperti merubah pindah tanam umur 30 keatas menjadi max 15 hari…syukur2 SRI.Juga mengawal padi harus lebih intensif baik asupan hara,nutrisi dan OPT..

    Perlu dicatat semakin genjah umur padi maka semakin pendek pula masa vegetatifnya.Jika masa vegetatif terganggu dan berpengaruh pada anakan maka anakan jadi tidak produktif alias malai pendek dan gabuk.Faktor ini yang sering dilupakan petani….yang tahu hanya cepat panen dan cepat dapat uang…

    Saat ini saya menanam inpari 13…ciherang label putih dan bondoyudo label kuning…alhamdulilah sampai saat masih selamat..

    Terakhir…pada dulur2 petani jangan lupakan asupan organik dan agens hayati sepeti musuh alami,coryne,verticilium..saat cuaca ekstrem jika tetap ingin panen selamat
    Semoga bermanfaat…
    Salam,
    Efendy

    Reply
  • 148. luki2blog  |  January 31, 2011 at 4:23 am

    great masukan nya pak efendi …sangat bermanfaat bagi kita semua terutama para petani …thanks pak.

    Reply
  • 149. suli partono  |  February 3, 2011 at 4:12 am

    Yth. Ibu Luki
    Salam petani semua

    Alhamdulilah Bisa pulang kemarin ke desa tercinta…tentunya keluarga tercinta…..padi tercinta…yang alhamdulilah masih ‘saselaning garu’ atau terhindar dari penyakit yang menjadi buah bibir di warung warung kopi atau mendoan…siapa lagi kalau bukan ‘kresek’ artinya padi saya masih diberikan kesehatan sama gusti Allah.

    Kresek menyerang juga padi padi demplot milik republik, antara lain, inpari 6 jete, inpari 4, inpari 10…..sayang ya proyek percontohan tepi jalan raya kecamatan…tidak bagus

    Saya sempat ‘ dipaksa’ untuk melihat oleh salah satu ketua kelompok tani desa tetangga….untuk bisa carikan solusi dan pemecahan…

    Saya bukan menghardik dan menyalahkan siapa siapa..tentang beberapa penyakit padi dilapangan. Yang dikomentari oleh seorang petani gurem adalah tradisi tradisi zaman dulu sudah hilang…..padi terus dikeruk terus tanpa pengembalian unsur hara, acara selamatan mau panen tak terdengar lagi, hilangnya ‘telaten’ atau rajin….rajin membawa kompos…kompos bisa apa saja…asal tidak beling da plastik tentunya melewati dekomposisi. atau pakai kimia tapi sesuai aturan….syukur syukur tidak sama sekali…jangan senang bukan kepalang padinya berdaun sangat hijau setelah dipupuk urea…..jangan senang dikasih obat kimia/demplot untuk tanaman padi…karena hanya menjadi bank penyakit berikutnya dan mengempeskan kantong kita.

    maaf…tidak bermaksud anti kimia…memusuhi sales obat kimia…memusuhi kios saprotan kimia…tetapi petani gurem sudah tidak punya uang untuk beli yang berbau kimia…uang lebih baik untuk beli ……..kesehatan keluarga, tanah,air, lingkungan dan alam yang indah ini

    Terima kasih

    Petani gurem

    Reply
  • 150. suli partono  |  February 5, 2011 at 4:16 am

    Selamat siang

    Ibu luki dan poro kadang tani

    Atas saran pak efendy tentang hasil inpari 13 untuk di masukan ke blog ibu luki…saya turuti…moga menjadi berkah….

    inpari 13 saya dapat dari efendy 5 kg,tetapi hanya 2 kg yang dijadikan benih,sisanya MT2. Kebetulan jum’at kemarin 4 feb 2011,saya panen dalam umur 89 HSS dengan hasil 6,4 t/ha GKP, tanpa kresek artinya daun bendera kuning matang.

    Panen pertama didesa….padahal dulu sewaktu sebar benih saya termasuk sebar dalam tanggal tanggal pertengahan sebar artinya tidak diawal dan diakhir.

    Dalam pemeliharaan full organik…walaupun saya sebut ‘cara bertani sehat’ mulai dari kompos kohe, mol dan pesnab. Saya sempat di kritik tidak ‘bakalan’ panen karena ada walang sangit yang mampir ke padi yang baru masak susu…dan harus segera disemprot dengan beberapa nama insecticida kimia dari industri pesticida dunia….saya hanya menggelengkan saja….karena tidak punya duit……oh bisa utang! …..lagi lagi saya gelengkan kepala

    Inikah petani kita…..sudah diluar kepala urusan pesticida kimia…padahal dilingkungan sekitar banyak sekali bahan pesticida(tentunya nabati)…dari berbagai bahan jamu sampai bahan memabukan orang…seperti kecubung dan gadung.

    Ibu luki dengan BSA nya, pak efendy dengan biokultur, saya dengan ‘petani kenthir’nya (karena tanam satu satu), dan teman yang seneng organik hanyalah ‘mikroba’kecil di tengah tengah badai penyakit tanaman padi yang dibawa oleh kehiruk pikukan promosi praktis produsen pesticida kimia dunia…yang indonesia menjadi pasar potensialnya.

    Mulailah dari sekarang…karena akan datang akan lebih baik….kalau menunda akan datang belum tentu baik.

    Hasil 6.4 t/ha GKP adalah hasil 3 tahun yang lalu…kutinggalkan pupuk dan pest kimia….mereka yang menunda sampai sekarang menghasilkan daun bendera yang mendapat gelar ‘kresek’ sebuah gelar yang terus diingat tatkala mereka (petani) menikmati segelas kopi di warung……bukan gelar yang patut di sandang oleh seorang petani indonesia jika saja….nama nama pesticida kimia itu tidak ia dengar.

    wassalam

    Reply
  • 151. luki2blog  |  February 5, 2011 at 4:44 am

    Alhamdulillah mas suli…. masukannya bisa membuat para petani untuk merubah pola pikir dari bercocok tanam anorganik menuju organik …semoga para petani bisa lebih memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar mereka …agar biaya produksi tidak membengkak ..semoga….salam petani…

    Wassalam

    Reply
  • 152. suli partono  |  February 9, 2011 at 9:27 am

    YTH.Ibu Luki
    YTH. Poro kadang tani kabeh

    Teman para petani semua…besok datang ya di BB padi sukamandi tanggal 23-24 feb 2011 dalam acara open house…..yang menarik kelihatannya acara panen raya inpari 13 di tanggal 23 nya.

    Workshop wereng coklat, pendampingan dan penyediaan benih SLPPT, temu bisnis dan pameran tentunya.

    Sebuah ilmu yang diejawantahkan lewat sebuah lumpur lumpur tempat ‘dewi sri’tumbuh untuk dipertontonkan kepada semua kalangan petani gurem seperti saya sampai petani berdasi seperti siapa tidak tahu

    Sama seperti perhelatan akbar tontonan wayang kulit yang bisa dinikmati semua kalangan tanpa harus membayar dan membawa undangan

    Silakan teman teman datang….karena dari sumberlah kita bisa maju secara ilmiah,meminimalisir akibat ketidaktahuan sebagaimana petani umumnya.

    terima kasih

    suli

    Reply
  • 153. suli partono  |  February 9, 2011 at 9:40 am

    YTH.Ibu Luki
    YTH. Poro kadang tani kabeh

    Teman para petani semua…besok datang ya di BB padi sukamandi tanggal 23-24 feb 2011 dalam acara open house…..yang menarik kelihatannya acara panen raya inpari 13 di tanggal 23 nya.

    Workshop wereng coklat, pendampingan dan penyediaan benih SLPPT, temu bisnis dan pameran tentunya.

    Sebuah ilmu yang diejawantahkan lewat sebuah lumpur lumpur tempat ‘dewi sri’tumbuh untuk dipertontonkan kepada semua kalangan petani gurem seperti saya sampai petani berdasi seperti bapak dan anda

    Sama seperti perhelatan akbar tontonan wayang kulit yang bisa dinikmati semua kalangan tanpa harus membayar dan membawa undangan

    Silakan teman teman datang….karena dari sumberlah kita bisa maju secara ilmiah,meminimalisir akibat ketidaktahuan sebagaimana petani umumnya.

    terima kasih

    suli

    Reply
  • 154. luki2blog  |  February 10, 2011 at 6:34 am

    Terima kasih mas suli infonya.

    Reply
  • 155. suli partono  |  February 16, 2011 at 11:29 am

    Yth. ibu luki
    Salam petani semua…..

    Pak efendy….terima kasih ya benih aek sibundongnya….kemarin aku agak susah mencari bibitnya,UPBS sukamandi nga ada katanya…..ada tapi yang kelas BS
    Jadi yang aku tanam sekarang MT 2…var.inpari 13 dan aek sibundong….

    Terima kasih
    Suli

    Reply
  • 156. dwi  |  February 21, 2011 at 4:59 pm

    saya mau tanya buk untuk lahan saya adalah sawah tadah hujan padi jenis apa ya yang cocok untuk lahan saya itu..?

    Reply
  • 157. luki2blog  |  February 22, 2011 at 4:00 am

    untuk sawah tadah hujan tentu mencari padi yang kuat / tahan dalam keadaan kering. Kalau menurut referensi yang di keluarkan deptan varietas padi gogo/ tadah hujan adalah sebagai berikut:
    -cirata
    -towuti
    -situpatenggang
    -situbagendit
    -limboto dll.
    Ini semua tentu ada kelbihan dan kekurangannya masing2.
    Sebetulnya bila membaca undangan mas suli kemaren …disitu ada undangan pameran di BB Padi Sukamandi …nah disitu banyak ajang untuk mengetahui lebih dalam mengenai hal2 yang berhubungan dengan tanaman padi.dan sangkut pautnya,
    Nah saya rasa itu yg dpt sy sampaikan …silakan teman2 yang mau menambahkannya.

    Wassalam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 158. suli partono  |  February 22, 2011 at 7:02 am

    YTH.Ibu Lukitaningsih

    Pak dwi…..situ bagendit bagus teman saya 6 ton GKP (udah organik 3 tahun)….dilahan tadah hujan/pegunungan tetapi agak banyak bahan organiknya, syukur organik, tanam satu satu, tanam ajartan, maksimal tanam umur 15 hari udah ditanam.

    Wassalam

    suli

    Reply
  • 159. suli partono  |  February 22, 2011 at 7:07 am

    Ralat

    hasil itu 6 ton/ha GKP,musim kemarau kompos kohe matang 3 ton/ha,POC urine manusia, pesnab. dan bedo’a pada yang kuasa,kalau ada hama dan penyakit jangan di musuhi…tapi sama sama hidup makluk gusti Allah

    Reply
  • 160. mbahjonggo  |  February 24, 2011 at 4:27 am

    Dimana untuk mendapatkan inpari 13, saya berada di kabupaten Grobogan Jawa Tengah kok sulit sekali toko pertanian banyak yang kosong? kalau dikabupaten sekitar saya ada dimana? mohon informasinya.

    Reply
  • 161. efendy manan  |  March 2, 2011 at 5:39 am

    Ass pak Jonggo…
    saya cuma bisa kasih info sedikit tentang inpari 13…bapak bisa cari di BB Padi Sukamandi atau BPTP Jawa tengah.Memang benih itu sekarang jadi rebutan banyak petani karena walaupun di segi hasil tidak istimewa namun dari segi ketahanan hama dan penyakit luar biasa.Dia tahan pada Wereng coklat dan HDB.Saya kemarin mengusahakan benih inpari 13, 100 kg buat teman petani di Tuban ada walaupun sedikit susah….
    Kalau inpari 13 saya sendiri panen sekitar 3 minggu lagi.Oya kalau bpk ingin sharing pengalaman tanam inpari 13 bisa hub saya di 081-336828357,insyaAllah saya bantu semampu saya.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 162. suli partono  |  March 4, 2011 at 12:19 pm

    YTH.Ibu Luki
    Semua teman petani

    Info………..
    Hasil open house kemarin di sukamandi…khususnya di lahan yang bagus menurut mata seorang suli partono adalah inpari 13 dan inpari 7…(lihat denah peta tanam terbaru)

    Betul apa kata pak efendy…inpari 13 hasilnya biasa saja,namun tahan wereng coklat dan kresek.cocok untuk musim kemarau karena umur sangat genjah, cocok untuk sistem tanam padi padi palawija seperti daerah saya.

    Mbah kasih info dan bagi bagi kedelai var.grobogan yang hasilnya fenomenal…..itu.di gombong sulit sekali mencari bibit var.grobogan…tahan belalang itu mbah….ya untuk persiapan tanam palawija nanti.

    Mbah kalau udah dapat inpari 13 hati hati ya dijaga sebaik baiknya, itu rezeki….kemarin aku kedatangan betara naradha berkat panen inpari 13 …bibit dari pak efendy

    wassalam

    suli

    Reply
  • 163. efendy manan  |  March 21, 2011 at 3:11 am

    Assalamualaikum Bu Dewi ….
    Numpang info bu,saya tertarik juga info dari pak Suli yang katanya ada open house di BB Padi,saya beranikan diri pergi ke BB Padi…acara udah bubar,tapi minimal saya bisa sharing dengan pakar padi disana…dan oleh2 buku pertanian dan deskripsi varietats.Selain kesana saya juga berkunjung ke Kebun percobaan BATAN,alhamdulillah selain dapat pengetahuan tentang pemuliaan padi ala BATAN juga saya dipercaya untuk mengembangkan varietas padi unggul BATAN spt:YUWONO,MAYANG,MIRA-1,DIAH SUCI,BESTARI dan yang terbaru adalah SIDENUK di Pasuruan Jatim.Sebagai petani kecil saya bermimpi tiap kelompok tani memiliki kemampuan menangkar benih sendiri dan berkualitas yang tidak tergantung dengan benih toko yang makin lama harganya selangit….sehingga kualitas panen dan pedapatan petani makin meningkat…
    Wassalam…
    Efendy

    Reply
  • 164. sunardi  |  April 1, 2011 at 4:53 pm

    ass… buk..
    saya minta info pupuk BSA
    kalau bs kirimkan brosur Tentang pupuk BSA
    dan info untuk pemasaran/atau dimana untuk mendapatkan prodak tersebut…

    wslm…..
    sunardi
    Toko Bina Usaha Tani
    Sumatra (Riau)

    Reply
  • 165. sunardi  |  April 1, 2011 at 5:13 pm

    tolong info BSA nya kirim ke email saya buk…
    trim….

    Reply
  • 166. luki2blog  |  April 2, 2011 at 3:29 am

    Terima kasih pak sunandi sudah mampir di web blog saya …untuk brosur sudah saya kirim lewat email.
    Tentang pemesanan produk bisa langsung menghubungi kantor pusat kami di jalan Radio Dalam no : 7b. Jakarta Selatan. atau hubungi no 0811 848 775.

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 167. suli partono  |  April 3, 2011 at 8:02 am

    Ass.Ibu lukitaningsih

    Alhamdulilah…ibu saya menambah berita lagi..dengar menambah luas tanam dengan inpari 13 nya, dengan alasan padi tersebut seperti panen kemarin tahan kresek dan sangat genjah.dengan jajar legowo 4 : 1 umur 15 hari tanam satu satu serta organik tentunya.

    Bagi teman teman petani ,silakan guna varietas unggul terbaru…karena beberapa varietas lama seperti ciherang ‘yang dimuliakan’ sudah tidak tahan beberapa penyakit….namun saya memberi pesan lebih selektif dalam memilih var baru minimal selalu kontak antar petani ‘gila dan spekulasi’untuk sharing itu lebih baik. Seperti besok MT1( masih lama) kalau masih dikasih amanat sama gusti Allah..saya mau coba Inpari 7. Ada teman yang bisa kasih saran karakter inpari 7 di lapangan?

    Terima kasih

    petani gurem

    Reply
  • 168. luki2blog  |  April 4, 2011 at 3:39 am

    Mas suli …Alhamdulillah info terus berkembang …semoga bermanfaat bagi semua terkhusus para petani …ayo siapa lagi mau berbagi …ditunggu di blog ini …..

    Reply
  • 169. musrizal  |  April 19, 2011 at 4:58 pm

    assalamualaikum ibu dewi dan teman – teman petani semua

    Salam kenal buat teman-teman
    Nama saya musrizal saya berdomisili di Lhokseumawe aceh.

    saya sangat tertarik dengan Varietas Padi INPARI 6 JETE, tetapi di pasaran aceh belum tersedia bibitnya. Yang banyak tersedia disini hanya varietas ciherang, mekonga dan IR64.

    Kira-kira kawan2 ada informasi bagaimana saya dapat memperoleh bibit varietas INPARI 6 JETE (lebel Ungu) dan varietas ketan putih CIASEM, yang saya perlukan sekitar 10 kg saja.

    terimakasih sebelumnya
    Salam Petani dari Aceh

    Reply
    • 170. Ninah Charinah  |  November 3, 2011 at 2:10 am

      was…. bapa musrizal butuh benih ketan putih bisa hub 085224034814 an bu ninah petani dari desa citra jaya binong subang,… desa kami penghasil ketan unggulan pa….

      Reply
  • 171. luki2blog  |  April 20, 2011 at 5:03 am

    Wa’alaikum salam pak Musrizal
    Salam kenal juga … Wah …Lhoksemawe …tempat lahir saya ini …meski hanya numpang lahir aja …..
    Terima kasih sudah bergabung dengan kami di blog saya ini ..mudah2an dapat saling berbagi informasi .

    Untuk masalah pak Musrizal …mungkin ada teman2 yang dapat membantunya…agar di Lhokseumawe pun bisa merasakan varietas ini….apa masalah ini sudah ditanyakan di dinas pertanian setempat pak ? mungkin info juga bisa didapat disana.
    Silakan teman2 yang bisa membantunya. Terima kasih

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 172. suli partono  |  May 4, 2011 at 4:17 am

    selamat pagi

    Pak Musrizal…betul kata Ibu Luki…tanyakan dulu kedinas setempat…menurut mbah google..jangankan inpari 6 jete…inpari 13 aja udah ada di aceh yang lahirnya kemarin 2010.

    Info…inpari 13 yang saya tanam jajar legowo 4 : 1 organik ada kecenderungan tanaman lebih tinggi dari deskripsi dan daun tidak terlalu lebar seperti yang saya lihat di bb sukamandi.

    satu lagi…aek sibundong (padi merah) berbatang besar,kokoh,dan daun lebar.

    wassalam

    suli

    Reply
  • 173. suli partono  |  May 4, 2011 at 4:39 am

    Satu lagi…..

    Berita buat petani

    Adu pojok salah satu petak sawah saya yang ditanami inpari 13..menurut pemiliknya adalah padi ketan taiwan….yang sekarang terserang blast parah……ini fenomena tidak.padi luar negeri bertandang keindonesia dan membawa penyakit/sangat rawan penyakit.
    Saya hanya bisa geleng kepala…karena sudah berani menanamnya…karena hanya tertarik akan promisi sang penjual benih yang notabenenya entah didapat dari mana….

    Maka hati hatilah dalam memilih bibit padi…apakah mungkin bibit tersebut dibawa oleh seorang TKI barang sekilo.

    Dalam hal ini pemerintah sangat ketat memperlakukan pemuliaan dan sangat hati hati sebelum melepas varietas terbaru ke petani.ingat peristiwa maha proyek ‘supertoy HL-2′ yang tumbang

    Reply
  • 174. efendy manan  |  May 25, 2011 at 5:40 am

    Assalamualaikum Bu Dewi dan Para Petani Indonesia…
    Saya kira sudah lama sekali saya ndak mampir di Blog ini,maklum petani, lagi sibuk di sawah.Kebetulan saat saya coba mengembangkan beberapa varietas Padi BATAN di kabupaten pasuruan.Beberapa varietas antara lain:Mayang,Yuwono,Diah Suci,Bestari,Mira-1 dan terbaru Sidenuk.Alhamdulillah sekarang umur sudah 37 HST saya tanam SRI pertumbuhannya vegetatifnya bagus.
    Kedepan,saya ingin sekali petani punya banyak pilihan padi yang cocok dengan kondisi setempat.Tidak hanya melulu ciherang dan IR-64..
    Matur Nuwun
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 175. ipunk  |  June 2, 2011 at 3:00 pm

    met mlm bu Dewi,dmn saya bisa dpt kan BSA d daerah lamongan???trm ksh

    Reply
  • 176. luki2blog  |  June 3, 2011 at 3:11 am

    bila dalam jumlah banyak kami akan mengirimkannya ke alamat bapak di lamongan ..biaya pengiriman kami yang tanggung .minimal 10 dus. Tks

    Reply
  • 177. suli partono  |  June 17, 2011 at 6:56 am

    Selamat siang Ibu Luki
    dan petani semua

    Alhamdulillah,saya sudah panen inpari 13 6 ton/ha GKP .dan saya menahan semua hasil panen termasuk inpari 1 ( 6.4 t/ha ).menahan dalam arti menjual ke tengkulak.

    Selanjutnya dengan pola tanam kebiasaan pasca MT2 adalah tanam palawija yaitu kedelai…yang saya coba adalah varietas gepak kuning dan grobogan..inilah salah satu cara untuk memutus siklus hama dan penyakit pada tanaman padi seperti berita baru baru ini di harian solopost( 13 juni 2011)

    Reply
  • 178. luki2blog  |  June 20, 2011 at 3:34 am

    Alhamdulillah mas suli …hasilnya mantap …sukses ya …pola tanam memang perlu di atur supaya dapat menangkal siklus hama n penyakitnya ….sekali lagi selamat dan sukses ..mas.

    Reply
  • 179. Mukhlis Wahyudi  |  July 12, 2011 at 11:58 am

    Bu Dewi, apa punya benih padi varietas kalimas atau sejenisnya yang tahan tungro?

    Reply
  • 180. luki2blog  |  July 18, 2011 at 3:53 am

    Pak Muklis, mungkin bisa hubungi pak efendy manan atau mas Suli Partono untuk mengetahui info ini.

    Reply
  • 181. Efendy manan  |  August 1, 2011 at 4:19 am

    Ass pak mukhlis…
    Terima kasih Bu Dewi atas moderasinya..
    Mungkin saya bisa bantu bapak.Saya kebetulan masih punya stok benih bondoyudo kelas FS.Saya juga ada Inpari 6 SS,Inpari 10 SS,Sidenuk SS,Bestari FS,Mira 1 FS,Diah Suci FS,Yuwono FS,Mayang FS.Bapak bisa menghubungi saya di 081-336828357.
    Wassalam…
    Efendy manan

    Reply
  • 182. sulipartono  |  August 9, 2011 at 4:07 am

    Selamat pagi Ibu Dewi
    Pak Muklis….

    Maaf sebelumnya tidak bermaksud menyurutkan minat padi kalimas…pak muklis berada dimana…pesisir atau bukan.daerah pesisir mungkin kalimas cocok,namun bukan daerah pesisir banyak yang tidak suka
    dengan pucuk malai 5-10 calon bulir hampa walaupun sudah melakukan penyemprotan berbagai macam,ini pengalaman petani saya tahun 2006-2007.

    Padi tahan tungro coba cari di internet saya yakin padi padi terbaru banyak yang tahan tungro.

    Saya cenderung lebih menyukai padi padi terbaru yang baru direlease,jadi tidak ketinggalan info kelebihan atau kekurangan…,namun puas.

    Saya hanya punya benih dari panen MT2 inpari 13 sisa stok 2 kw,minat 085691662726.

    Reply
    • 183. ADE  |  September 13, 2011 at 2:19 am

      pagi pak suli

      punya benih padi inpari 6 jete ? saya berminat

      wassalam

      ade
      081585469959/cilamaya-karawang

      Reply
  • 184. wiwied  |  August 16, 2011 at 2:59 pm

    Asskum
    Boleh tahu alamat bp. Efffendi or bp. Suli dmana? Untuk bondoyudo n inpari13 harga per kg brp? Matur suwun.
    Wasskum

    Reply
  • 185. ADE  |  September 12, 2011 at 10:11 am

    Assalamu’alaikum wr wb

    selamat sore bu,
    mohon infonya bu dimana saya bisa mendapatkan benih inpari 6 -JeTe?

    adehamka
    cilamaya-karawang

    Reply
  • 186. luki2blog  |  September 13, 2011 at 2:56 am

    Silakan pak ade ..mungkin bisa langsung menghubungi Mas Suli Partono atau pak Efendy Manan …ini no tlp pak Efendy Manan
    0813 36828357. semoga bermanfaat .

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 187. luki2blog  |  September 13, 2011 at 3:00 am

    tambahan ini no tlp mas suli partono 085691662726 …mdh2an benar ya mas suli …

    Reply
  • 188. Efendy manan  |  September 16, 2011 at 3:34 am

    Assalamualaikum wrwb semua…
    sekali lagi terima kasih atas moderasinya ya bu dewi…moga2 atas bantuan ibu dunia pertanian kita makin maju.Amien.Alhamdulillah baru sekarang saya bisa nimbrung lagi setelah sekian lama sibuk di sawah n persiapan benih..
    saran buat pak Ade..karena bapak tinggal di karawang sebaiknya bapak menghubungi BBPADI di Sukamandi di sana tersedia banyak pak.kalau saya jauh di jawa timur…
    Perlu bapak ketahui.Inpari 6 jete karakternya beda dengan jenis ciherang,mekongga atau cibogo.Umurnya lebih genjah,Daun benderanya lebar,anakan juga agk sedikit rata2 15.Cuma malai lebih lebat,panjang dan gabah lebih besar (28gr/1000) dan sangat pulen.Banyak petani kita yang katanya sulit menanam inpari 6 jete karena lebih mudah kena kresek sehingga banyak gabah hampa…
    Tips saya:
    1.Atur waktu tanam jangan pada puncak musim hujan,malai heading.
    2.Atur jarak tanam dengan agak diperapat.22-24 cm tergantung kesuburan tanah.
    3.Asupan pupuk organik yang cukup dan pupuk kimia yang seimbang.
    4.Aplkasi pupuk hayati coryne atau jika tidak ada,pakai fungisida yang tepat.
    Demikian dari saya…semoga bermanfaat
    Wassalam..
    Efendy

    Reply
  • 189. suli partono  |  September 17, 2011 at 8:30 am

    Selamat sore
    Ass.Ibu Dewi dan sahabat petani

    Terima kasih Bu no telp yang ibu infokan,betul .benih inpari 13 sudah habis, benih tersebut cenderung laku didaerah hama wereng.artinya inpari 13 teruji tahan.

    Pak ade

    Coba terapkan jajar legowo 4 : 1 ,bukan 10 :1 seperti sekarang ini(petani tunggak jati), tanam umur 15-20 hr,cukup 2 batang,takut ada keong.kecamatan cilamaya daerah lumbung padi,dasari dengan pupuk organik matang.pupuk berimbang,jangan banyak urea.pesticida pakai yang standard sesuaikan ambang batas pengendalian.

    wassalam

    suli

    Reply
    • 190. jarmono  |  September 19, 2011 at 2:59 am

      yth. pak suli
      saya jarmono asal mojokerto jatim
      ikut nimbrung.
      barangkali bapak punya info tentang bibit padi inpari 6 jete untuk wilayah jawa timur. dimana saya bisa mendapatkan bibit tersebut!

      Reply
  • 191. Sri Hartono  |  September 17, 2011 at 10:58 am

    Pak efendi, hpnya jatuh di sawah, tadi yg nemu mau ngembaliin lho, tlg di hubungi aja nomernya pak efendi manan. Thanks

    Reply
  • 192. jarmono  |  September 18, 2011 at 1:49 pm

    Assalamualaikum
    Yth, Bu.Dewi
    Nama saya Jarmono alamat Ds.Gondang Kec.Gondang Kab.Mojokerto Jatim.
    mau tanya , apa di Jawa Timur sudah ada bibit padi unggul ; Inpari 6 JETE, Mira 1, Bestari? kalao sudah ada saya minta informasinya

    Reply
  • 193. suli partono  |  September 22, 2011 at 3:03 am

    Ass…Pak jarmono

    Silakan hubungi pak efendi,no hp ada diatas….cari aja.saya hanya punya inpari 13 itupun sudah habis.yang masih ada benih padi merah varietas aek sibundong

    Terima Kasih

    suli

    Reply
  • 194. efendy manan  |  September 22, 2011 at 6:03 am

    Trims infonya pak Hartono….
    Alhamdulilllah HP saya udah kembali.Buat pak Jumarno,Njenengan alamat lengkapnya dimana?tetangga kabupaten pak…saya di Desa Karangrejo,Gempol,Pasuruan.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
    • 195. jarmono  |  October 13, 2011 at 6:09 am

      ini alamat lengkap saya pak efendy : nama Jarmono.dsn.Kejambon ds.gondang kec.gondang mojokerto, hp 0821 4081 3361. apa jenengan punya bibit padi inpari 6 jete? kalao ada mohon informasinya

      Reply
    • 196. Sam Ali  |  March 6, 2012 at 9:53 pm

      tolong kirimi email sampen di FB bapak Efendy

      Reply
  • 197. Fajri Al-amin Iriani  |  October 4, 2011 at 6:30 am

    SAYA MENCARI BENIH INPARI-13,ALAMAT SAYA DI KENDAL JATENG,DIMANA SAYA BISA MENDAPATKANNYA??/

    Reply
    • 198. ADE  |  October 17, 2011 at 2:22 am

      pak fajri..saya dari karawang punya inpari 13 tinggal 40 kg berminat hubungi saya di 081585469959

      salam
      ade

      Reply
  • 199. adi  |  October 6, 2011 at 3:06 am

    Ass Ibu….
    Saya Adi, punya kohe kering dan lokasi pengolahan kohe kami di pabuaran-subang Jawa Barat. Kami bisa supply 20Ton per hari, mohon info dari Ibu untuk market kohe kami.
    Terima kasih
    Wassalam

    Adi

    Reply
  • 200. luki2blog  |  October 7, 2011 at 4:18 am

    @ Fajri A : coba hub dinas pertanian setempat dulu .
    @ Adi : terima kasih infonya …

    Reply
  • 201. suli partono  |  October 17, 2011 at 4:06 am

    Selamat petani yang selalu mau merubah cara bertaninya, tidak mengikuti tradisi turun temurun. saya mengutip di trubus oktober ini…sudah tidak ada padi yang berambut,tinggi tanaman 1.7 cm dan mudah rebah,gampang rontok dan waktu panen hingga 6 bulan. Ini tandanya 400an orang para pemangku pertanian di republik ini yang banyak sekolah di luar negeri ilmunya di pakai…wujudnya setiap tahun balai balai besar selalu mengeluarkan varietas varietas terbaru…yang semakin tangguh,produktivitas tinggi,umur pendek dan semakin tahan hama dan penyakit.

    Kita sebagai petani amat sayang tidak segera memakai varietas varietas baru tersebut, yang notabenenya para pemulianya di bayar oleh pajak yang kita keluarkan.ini yang selalu saya sampaikan kepada para teman teman kelompok tani/komunitas petani ‘gila’

    Saya sebut ‘gila’, karena apa yang kita terapkan dari teknik SRI dan semacam/sejenisnya….hampir semua orang bilang tidak wajar….tidak waras. Nah disinilah letak seseorang cepat tanggap atau tidak akan hasil hasil dan inovasi pertanian.

    Maaf saya tidak berbicara tentang peran PPL, karena dari hati petanilah sejatinya mau merubah tradisi yang turun temurun.namun tradisi yang seharusnya dipakai malah di hilangkan atau jarang sekarang ini adalah membawa kohe kesawah.

    terima kasih

    suli

    Reply
  • 202. suli partono  |  October 17, 2011 at 4:08 am

    Maaf salah ketik maksudnya tinggi 1.7 m

    terima kasih

    Reply
  • 203. sulipartono  |  November 12, 2011 at 3:52 am

    Berganti musim berganti juga padi yang aku tanam …sekarang coba inpari sidenuk dari PATIR BATAN. memang banyak coba coba..mana yang paling adatif terhadap kondisi daerah masing masing,kesuburan,keadaan geografis, hama dan penyakit endemik.

    Kepuasan akan sangat dihargai tatkala orang mengikutinya secara diam diam dari belakang.

    Reply
  • 204. luki2blog  |  November 12, 2011 at 6:03 am

    Great mas Suli …terus berexperimen …kapan lagi bisa mengetahui keunggulannya kalau ngga di coba kan …. siiipp.

    Reply
  • 205. Anang  |  November 17, 2011 at 3:07 am

    Selamat siang,saya berencana menanam padi beras merah di daerah ciseeng parung bogor dimana lahan saya tersebut adalah lahan sawah darat apakah bisamaksimal hasilnya dan dimana dapat membeli benih tersebut.terima kasih

    Reply
  • 206. luki2blog  |  November 21, 2011 at 4:04 am

    @ Anang: coba hubungi BB Padi tlp 0260 520157
    atau email : bbpadi.litbang.deptan.go.id

    Reply
  • 207. sulipartono  |  November 24, 2011 at 3:43 am

    Salam kenal pak anang….ciseengnya di mana? saya 3 tahun di gunung sindur….. setahu saya padi merah di tanam di lahan sawah, bb padi punya var.aek sibundong (lahan sawah).saya punya benihnya. tapi sekarang saya lagi coba pakai padi merah lokal asal curug luhur kec.tenjolaya kaki gunung salak.

    Kalau di lahan darat…sepertinya harus main kompos yang banyak.

    Reply
  • 208. efendy manan  |  November 24, 2011 at 6:16 am

    Assalamualaikum Bu Dewi dan rekan petani…
    Memang betul Pak suli,sebagai petani kita harus cepat tanggap terhadap perubahan dalam teknologi pertanian.jangan sampai kita kalah jauh dengan negara tetangga…seperti Thailand dan malaysia.Contoh SRI,walaupun terlihat sulit bagi petani tetapi sebaiknya dicoba dan diadaptasi dengan kebiasaan setempat jangan hanya mengeluh sulit.Musim lalu saya memberi contoh pada petani dengan pinjam lahan 12 m2 saya tanam varietas inpari 10 dengan sistem SRI dengan sedikit modifikasi dan hasilnya fantastis 12 m2 itu dapat menghasilkan 21,5 kg atau rata2 17,9 ton/ha.Sekarang,mereka mau sedikit berubah dengan tanam muda,tapin langsung,yang semula benih umur 30 dan tidak langsung ditanam.memang butuh kesabaran…
    Yang sebenarnya dibutuhkan petani kita bukan cuma retorika dan wejangan kosong yang selama ini terjadi tapi contoh dan bimbingan langsung yang dapat ditiru dan dipraktekkan.Semoga langkah kecil ini dapat membangun semangat pertanian Indonesia ke arah yang lebih baik…
    Amien

    Reply
  • 209. efendy manan  |  November 24, 2011 at 6:26 am

    Ada sedikit tambahan….
    Musim tanam depan alhamdulillah ada teman yang mempercayakan saya benih Inpari 18 dan 19.Salah satu keunggulannya adalah umur tanaman sangat genjah 102 dan 104 hss,jumlah gabah permalai 170 dan 203 butir,rata-rata hasil 6,7 ton GKG dan Potensi hasil 9,5 ton GKG,anakan produktif 15.Kadar amilosa 18%,tahan rebah,tahan wbc 1,2 agak tahan 3.kerontokan sedang.berat 1000 butir:25 dan 29 grm.

    Reply
  • 210. sulipartono  |  January 15, 2012 at 12:39 pm

    Semat malam semua

    Info….padi merah lokal dari kaki gunung salak curug luhur kec.tenjolaya bogor barat,sangat responsif terhadap pupuk,padahal hanya pakai kompos 2.5 t/ha,sistem jajar legowo 2 : 1 satu perlubang.yang mengagetkan jumlah anakan pada umur 35 hari sudah 35 — 40 semoga nanti tidak rebah aja, masalahnya sekarang angin banyak .

    Terima kasih

    Reply
  • 211. luki2blog  |  January 16, 2012 at 6:11 am

    Alhamdulillah ..Terima kasih mas Suli informasinya …semoga bermanfaat …..terus berinovasi …

    Reply
  • 212. sulipartono  |  February 9, 2012 at 10:44 am

    Selamat sore Ibu Luki

    Trubus Februari 2012….menulis padi varietas sidenuk lahir dari PATIR BATAN…dan kedelai varietas gema…….terima kasih, padi yang sudah aku tanam di MT1 ini menggantikan inpari 13 …yang ‘di muliakan’ jadi lebih mudah bagi saya untuk sosialisasi varietas baru tersebut.

    Reply
  • 213. Efendy manan  |  February 21, 2012 at 2:04 am

    Assalamualaikum bu dan petani semua…
    Kayaknya petani sekarang sudah banyak pilihan varietas2 unggul baik dari BBPadi maupun dari BATAN sehingga dikemudian hari petani lebih mudah memilih varietas mana yang sesuai dengan keinginan dan ekosistemnya…
    Selain dari BATAN BBPadi telah meluncurkan rakitan varietas baru sbb:
    1.Inpari 14 PAKUAN/ SK:2015/KPTS/SR.120/4/2011
    Persilangan:Cipendeuy C/Carreon//Wayapoburu//IR 64
    Potensi dan rata2 hasil :8,2 ton-6,6 ton
    Umur:113 hss
    2.Inpari 15 PARAHYANGAN SK:2016/KPTS/SR.120/4/2011
    Persilangan:TB 168E-TB-4-0-1/Widas//IR 64
    Potensi dan rata2 hasil:7,5 ton-6,1 ton
    Umur:117 hss
    3.Inpari 16 PASUNDAN SK:2017/KPTS/SR.120/4/2011
    Persilangan:Ciherang/Cisadane//Ciherang
    Potensi dan rata2 hasil:7,6 ton-6,3 ton
    Umur : 118 hss
    4.Inpari 17 SK:3167/KPTS/SR.120/7/2011
    Persilangan:Bio9-MR-V3-11-PN-5//IR64*3/IRBB21
    Potensi dan rata2 hasil:7,9 ton/ha – 6,2 ton/ha
    Umur :111 hari setelah sebar
    5.Inpari 18 SK: 3168/Kpts/SR.120/7/2011 4 Juli 2011
    Persilangan:BP364B-33-3-PN-5-1/Bio530B-45-9-3-1
    Potensi dan rata2 hasil:9,5 ton/ha – 6,7 ton/ha
    Umur :102 hari setelah sebar
    6.Inpari 19 SK: 3166/kpts/SR.120/7/2011 4 Juli 2011
    Persilangan:BP342B-MR-1-3/BP226E-MR-76
    Potensi dan rata2 hasil:9,5 ton/ha – 6,7 ton/ha
    Umur :104 hari setelah sebar
    7.Inpari 20 SK:3164/Kptsn/SR.120/7/2011 4 Juli 2011
    Persilangan:S2823E-KN-33/IR64//S2823E-KN-33
    Potensi dan rata2 hasil:8,8 ton/ha – 6,4 ton/ha
    Umur :104 hari setelah sebar
    Sebagai deskripsi awal saat ini saya tanam Tanam Inpari 14 -21
    Inpari 18 dan 19 umur 65 hst sudah keluar malai.sedang inpari 14,15,16,20,21 umur 32 hst.InsyaAllah lain waktu akan saya paparkan ciri2 fisik semuanya sehinnga petani kita paham karakternya.
    Semoga bermanfaat…
    Wassalam

    Reply
    • 214. luki2blog  |  February 21, 2012 at 3:36 am

      Terima kasih pak Efendy Manan … Sharing Infonya …. sangat bermanfaat …monggo2 siapa lagi yang ingin berbagi …ditunggu …

      Reply
  • 215. sulipartono  |  February 21, 2012 at 12:05 pm

    Selamat sore bu luki dan sahabat efendy

    Sangat di tunggu perbanyakan benih inpari 16,17 dan 19. malah saya bisa cenderung inpari 16 kelak tahun depan ( 2013) bisa menanamnya…melihat dari persilangannya ciherang-cisadane-ciherang. Maaf sebagai petani jawa hanya ilmu ‘ titen’ saja .kedua varietas tersebut lama berjaya di tanah air.

    Reply
    • 216. luki2blog  |  February 22, 2012 at 3:32 am

      Alhamdulillah mas Sulin…terus di kembangkan dan dimasyarakatkan …sukses selalu

      Reply
  • 217. hartono  |  February 23, 2012 at 5:21 am

    selamat siang para PETANI PAHLAWAN INDONESIA
    sekadar informasi, tadi malam tgl 22-februari 2012, saya ada undangan ke daerah JOHO kecamatan Sukoharjo kab. Sukoharjo, disana saya melihat banyak penerbanan WBC (wereng batang coklat). maka dari itu untuk rekan2 petani di sekitar sukoharjo dan keliling sukoharjo saya harap untuk waspada, terutama tanaman dibawah usia 65 hst. demikian info dari saya terimakasih.

    Reply
  • 218. Sri Hartono  |  February 23, 2012 at 5:24 am

    ayo kita bikin komunitas petani di FB biar info kita lebih cepat di akses byk teman.

    Reply
    • 219. Sam Ali  |  March 6, 2012 at 9:44 pm

      saya sangat setuju sekali

      Reply
  • 220. fadly  |  February 24, 2012 at 7:37 am

    sya ingin mendptkan inpari 16, tlong ksih infox?

    Reply
  • 221. efendy manan  |  February 27, 2012 at 4:48 am

    Assalamualaikum pak Fadly…
    Benih inpari 14-21 saat ini memang masih dlm proses uji lokasi termasuk yang sedang saya tanam saat ini.Sehingga masih sangat terbatas.untuk itu saya harus amati dulu daya adaptasinya,karakter fisiknya,kelebihan dan kelemahannya.sehingga petani bisa menanamnya dengan informasi yang lebih lengkap.Saya sanagt terbuka jika ada petani yang ingin mencoba tanam inpari 14-21 nantinya..
    Wassalam,

    Reply
  • 222. sulipartono  |  February 27, 2012 at 12:17 pm

    Selamat Malam Ibu Luki

    Bu makin mantap aja ya, saya setuju Pak Sri Fbnya cuma kadang kadang ada suara yang tidak nyambung alias bukan petani yang nyemplung ke sawah .maaf seandainya saya terlalu posesif

    Info dari saya,Inpari sidenuk telah panen dari luas 1400 m2 menghasilkan 1240 GKP, mungkin 8,6 t GKP/ha . namun agak kurang cocok di sawah semi rawa yaitu terkena blast memang sudah karakteristiknya tidak tahan di semua ras blast. kemungkinan akan lebih bagus di tanam MT2 atau gadu.

    Yang kurang menggembirakan padi merah lokal asal kaki gunung salak bogor (di sinyalir dari banten), akhirnya rebah, batang terlalu tinggi, syukurnya hanya 350 m2.

    Padi hitam yang benihnya ‘beberapa malai’ yang di dapat dari seorang ‘begawan’, alhamdulilah bisa panen, umurnya sama dengan padi logawa lebih kurang 125 hss, hanya sebagai kenang kenangan bahwa padi hitam merupakan padi lokal yang hampir punah sekarang….

    wassalam

    suli

    Reply
    • 223. Fadjree  |  March 4, 2012 at 7:59 am

      Asalamualaikum wr wb
      Mas sule sy tertarik dng varietas aek sibundong saya di blitar adakah di blita bibitnya

      Reply
  • 224. efendy manan  |  March 5, 2012 at 10:45 am

    Assalamualaikum Bu Dewi dan petani semua..
    Alhamdulillah Inpari 18 n 19 sudah mulai menunduk…pertumbuhan bagus,,tapi saya lebih suka inpari 19 karena malai lebih panjang dan bisa terisi maksimal…
    Jika ingin melihat fotonya sudah saya unggah di facebook saya/efendy manan.
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
  • 225. luki2blog  |  March 6, 2012 at 4:21 am

    Alhamdulillah pak Efendy …saya sdh lihat gambarnya di FB …pertumbuhannya terlihat bagus …Insya Allah mmg dmkn sampai panen nanti …sukses selalu….

    Reply
  • 226. Sam Ali  |  March 6, 2012 at 9:39 am

    ASSALAMUALAIKUM SAYA INGIN BERGABUNG

    Reply
    • 227. luki2blog  |  March 7, 2012 at 3:07 am

      Waalaikummussalam ww … selamat bergabung dan selamat datang pak Sam Ali …semoga dapat sharing lebih banyak lagi

      Reply
  • 228. Sam Ali  |  March 6, 2012 at 9:45 am

    KAMI BUTUH BIBIT SILOSARI

    Reply
  • 229. Sam Ali  |  March 6, 2012 at 10:21 am

    dimana bisa mendapatkan bibit hibrida

    Reply
    • 230. luki2blog  |  March 7, 2012 at 3:13 am

      Apa sudah menghubungi BB Padi di Sukamandi …coba ditanyakan dulu disana ..ini no BB Padi 0260 520157

      Reply
  • 231. Sam Ali  |  March 9, 2012 at 5:57 am

    Bu dewi saya tinggal di bondowoso,gimana cara mendapatkan pupuk BSA

    Reply
    • 232. luki2blog  |  March 9, 2012 at 7:45 am

      Pak Sam bisa menghubungi distributor kami di Jawa Timur ..lokasi di Surabaya atau pabrik kami di Jombang dengan bp. Yunus Wahyudi hp 08123548718.
      Distributor …bp Renatus 08123013839

      Reply
  • 233. waluyo  |  March 16, 2012 at 10:26 pm

    Assalam….., sy follower baru pkenalkan nama sy waluyo petani dari Kab. malang jawa timur. mhn bantuan rekan” yg pny info padi varietas MIRA 2 dan dimana sy bs membelinya? trimksh

    Reply
    • 234. luki2blog  |  March 20, 2012 at 5:45 am

      waalaikum salam
      selamat bergabung pak Waluyo
      Silakan yang punya info ttg ini bisa di share ke blog kami ini …
      Terima kasih
      Wassalam
      Dewi Lukitaningsih

      Reply
  • 235. efendy manan  |  March 21, 2012 at 4:28 am

    Assalamualaikum wr wb,
    Mungkin saya bisa membantu sedikit pada pak waluyo di malang..
    Maksud bapak Mira 2 itu adalah varietas Bestari yang dikeluarkan oleh BATAN.Bestari adalah hasil iradiasi Mira 1.mengenai umur adalah 115-125 hss dengan potensi dan rata2 hasil setara dengan Mira 1 yang membedakan cuma ketahanan penyakit yang lbh baik dan posisi malai yang agak lbh rendah dari MIRA 1…
    Monggo kalau Bapak ingin sharing kebetulan saya di pasuruan jatim.HP saya 081-336828357.
    Semoga bisa membantu wassalam,
    Efendy manan

    Reply
  • 236. haro  |  April 4, 2012 at 6:57 am

    penjualan pupuk BSA diunaaha sultra dimana yaa
    dan cara penggunaanya

    Reply
  • 237. luki2blog  |  April 7, 2012 at 4:03 am

    tolong alamat emailnya pak …nanti akan saya kirimkan brosur dan cara penggunaan pupuk BSA . untuk saat sekarang kami blum ada agen disana ..bila berminat dapat kami kirim langsung ke alamat yg di tuju dengan pemesanan minimal . terima kasih

    Reply
  • 238. agus n  |  April 17, 2012 at 4:36 pm

    malam ibu
    nama saya agus,saya mohon bantuanya dimana saya bisa mendapatkan bibit padi sertani? saya ingin mencoba menanamnya di daerah saya di Ngawi. apakan dijakarta ada yang menyediakan bibit tersebut?

    Reply
    • 239. luki2blog  |  April 18, 2012 at 4:32 am

      coba hub BB Padi no tlp. 0260 520 157
      sms center: 0813 958 999 07

      Reply
  • 240. rahmasari  |  April 21, 2012 at 12:33 am

    ass.. ibu..sy Rahma markt UD Nurtani Jl. PB Sudirman 120 Barat Stadion Tanggul Jember telp 0336_441278, 081217943888, 081227198164, menawarkan bibit padi IR 74 SS Rp. 7000 (stock 6 ton),IR 74 FS Rp. 9000 (STOCK 5 TON), iNPARI 13 SS Rp. 7000 (stock 2 ton) dan Towuti SS Rp. 7.000. Harga tersebut non pengiriman.

    Reply
  • 241. suli  |  May 6, 2012 at 3:29 am

    Ass….Ibu Luki lama saya nga nongol

    Info…saya lagi coba tanam padi varietas lokal karawang yaitu shogun, gulabed. entahlah padi ini benar benar lokal atau masih dalam uji multilokasi, karena sangat memungkinkan karawang dekat BB padi sukamandi…..karena padi denok yang katanya lokal ternyata nama varietas padi releasesan BATAN yaitu inpari sidenuk. nama denok lebih mudah pengucapannya. padi ini saya sudah tidak menanamnya lagi.

    Reply
    • 242. luki2blog  |  May 7, 2012 at 7:58 am

      Alhamdulillah mas Suli …mudah2an akan semakin banyak info2 yang bermanfaat yg bisa di bagi disini …

      Reply
  • 243. rudy herman  |  June 28, 2012 at 5:59 am

    Mau ikut tanya,bu. Kalau saya mau beli benih padi jepang Koshihikari atau beras Jasmine Thailand apa bisa bantu ??

    Reply
    • 244. luki2blog  |  June 28, 2012 at 7:54 am

      silakan pak bila mau gabung di blog ini terbuka untuk umum …halo2 apa ada yg bisa bantu pak rudi kmn cari benih dari luar ini?

      Reply
  • 245. rudy herman  |  July 5, 2012 at 5:57 am

    Terima kasih, bu. Sebenarnya untuk varietas lokal macam menthik wangi dan menthik susu, saya juga terterik. Tapi ternyata varietas padi lokal juga sama susahnya dengan varietas dari luar.

    Reply
  • 246. suli  |  August 4, 2012 at 8:07 am

    Alhamdulilah shogun udah panen bu….
    Panen MT2 7.8 t/ha GKP lebih tinggi dari inpari 13 yang rata rata didesa kami 5,3 t/ha. dan syukurnya lagi saya tawarkan ke warung makan, mau membeli harga yang lebih tinggi. memang saya tertarik berawal dari rumah makan juga dikarawang, dan berani menanyakan nasi dari apa…..kelemahannya mungkin tidak cocok di tanam di MT1,karena tanaman setinggi ciherang,namun belum dicoba di sawah tadah hujan.

    Reply
  • 247. luki2blog  |  August 6, 2012 at 5:35 am

    Alhamdulillah mas Suli …senang mendengarnya …apalagi bisa juga dipasarkan dengan harga yang pantas …. selamat !!!

    Reply
  • 248. Widarta Utama  |  August 11, 2012 at 2:12 am

    aslmualaikum,…
    maaf bu saya darta,…
    saya bru mau mulai bertani,klo boleh tanya,…
    dmn ya saya bisa cari bibit padi aek sibundong,??
    dan klo saya mau tanam di daerah jampang surade sukabumi,..
    kira2 bibit apa ya yg pling co2k,…
    trimakasih,……

    Reply
    • 249. luki2blog  |  August 13, 2012 at 3:14 am

      Bisa menghubungi BB Padi di Sukamandi Subang, Jawa Barat
      Tlp 0260 520157 , sms Center 0813 958 999 07

      Reply
  • 250. efendy manan  |  August 24, 2012 at 6:24 am

    Assalamualaikum Bu Dewi…
    Lama saya tidak aktif di blog ibu,gatal rasanya ingin nulis lagi..Oya tak lupa
    Saya pribadi mengucapkan Minal aidin wal faizin mohon Maaf lahir dan Bathin kepada rekan Bu Dewi dan rekan 2 petani yang aktif di blog ini atas segala salah dan khilaf selama ini…semoga kedepan kita dapat membangun pertanian indonesia lebih maju lagi…
    Wassalam,
    Efendy

    Reply
    • 251. luki2blog  |  August 27, 2012 at 4:22 am

      Dengan ucapan yang sama pak Efendy ….kami mhn maaf lahir dan batin .
      Kami tetap menantikan tulisan2 dan pengalaman2 yang dapat di share dalam blog ini …semoga bisa menambah wawasan dan terus memajukan pertanian kita nantinya …sangat di tunggu pak Efendy .Terima kasih

      Wassalam
      Dewi lukitaningsih

      Reply
  • 252. suli  |  September 1, 2012 at 11:07 am

    Minal Aidin Wal Faidzin Bu dewi…..sekira ada tutur kata yang kurang berkenan ke Ibu dan teman semua , saya sebagai petani mohon maaf lair batin 1 Syawal 1433 H. di bulan syawal ini lagi kemarau jadi di sawah tidak ada rutinitas, hanya menghijaunya hamparan kedelai dan kacang hijau.

    Wassalam
    Suli Partono

    Reply
    • 253. luki2blog  |  September 4, 2012 at 4:57 am

      Mudah2an belum telat mas Suli …masih di bulan Syawal …saya juga mohon maaf lahir dan batin . Benar ini kemarau sudah mulai sangat terasa bagi semua petani …lahan2 menjadi kering, gagal panen karena kemarau …semoga ini segera berlalu .dan hujan akan segera datang sehingga para petani pun bisa bernafas lega kembali ..aamiin Ya Allah

      Reply
  • 254. suli  |  September 6, 2012 at 8:06 am

    Bagi petani daerah saya (gombong-kuwarasan kebumen ) kemarau adalah berkah bagi palawija kedelai dan kacang ijo TOT, penanaman setelah MT2 kemarin, ini pola sejak adanya waduk sempor zaman belanda. walaupun air surut sampai setengah, toh petani lagi tidak butuh air. Hujanpun belum di harapkan banget, soalnya saat ini masih dalam pengisian polong untuk varietas anjasmoro, dan grobogan tinggal menunggu masak/tua. sumur sumur warga masih banyak airnya.

    Andai diberita akan dibuat hujan buatan sebagian petani daerah saya memprotesnya, karena pernah dulu zaman presiden megawati ‘harusnya ‘turun di daerah gunung kidul malah turun didaerah gombong sekitarnya, sebagian besar tanaman busuk oleh kadar air ‘garam’hujan buatan manusia.

    Petani sekarang serakah dengan padi terus menerus lebih di dukung IP300 atau IP400 dengan padi supergenjahnya, ya lihat sekarang, dampak kekeringan begitu cepat, secepat media memberitakannya.

    Reply
  • 255. H.samsuddin  |  September 24, 2012 at 2:04 pm

    assalam, bu luki
    siapa dapat dihubungi untuk mendapatkan benih padi jenis sertani I
    wassalam
    H.samsuddin. -bone kab.bone sul-sel

    Reply
    • 256. luki2blog  |  September 25, 2012 at 3:25 am

      wa’alaikum salam pak H. Samsudin
      cb hub penemunya bp. Surono Danu di Lampung di 085 2692 33066

      Reply
  • 257. suli  |  September 28, 2012 at 8:58 am

    Ass…bu kayaknya bapak H.Samsudin sudah membaca trubus bulan agustus ni….yang 17 t/ha…..ya ya saya mengerti, beliau kemarin langsung hubungi saya, karena yang sekarang di galakkan sertani 8, jadi suruh minta sama pak surono.

    Terima kasih bu atas sarannya langsung ke bapak sertani

    Reply
    • 258. luki2blog  |  October 3, 2012 at 6:08 am

      Terima kasih mas Suli ..sdh mengingatkan lagi …heheheeh

      Reply
  • 259. Dharma P  |  September 30, 2012 at 11:43 pm

    Selamat pagi, bu…..

    Mobon ma’af sebelumnya bila saya banyak bertanya. Saya baru saja ingin memulai main di beras ( Padi ) saat ini saya sedang menari jenis bibit yang bisa menghasilkan beras yang bagus dan banyak untuk di daerah sukabumi, apakah ibu bisa bantu saya dengan memberikan beberapa nama sebagai masukan saya untuk menanam jenis bibit apa yang bagus di wilayah tersebut ? Dan dimana saya bisa mendapatkan jenis bibit tersebut? Berapa harganya ?
    Saya rasa cukup untuk saat ini pertanyaan dari saya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas informasinya.

    Hormat saya,
    Dharma

    Reply
    • 260. luki2blog  |  October 3, 2012 at 6:03 am

      Terima kasih pak Dharma sdh bergabung dengan kami disini …untuk masalah bibit cb bisa di hubungi mas Suli Partono 0856 91662726, atau bp Efendy Manan 0813 3682 8357 …semoga beliau2 bisa membantu . Terima kasih

      Wass.
      Dewi Lukitaningsih

      Reply
  • 261. efendy manan  |  October 2, 2012 at 12:39 pm

    Assalamualaikum Bu….
    Beberapa bulan yang lalu saya uji coba tanam inpari 14-21.dapat benih dari BBPadi.Saya ingin sharing hasilnya dari 3 varietas yang tertinggi hasilnya adalah sbb:
    1.Inpari 20.Luas lahan 30m2 mendpt hasil 30kg GKP.
    2.Inpari 19.Luas lahan 22m2 mendapat hasil 20kg GKP.
    3.Inpari 21 Luas lahan 35m2 mendapat hasil 30kg GKP.
    Ujicoba diatas berdasarkan atas perlakuan petani.
    Dari ketiga varietas tersebut saya pribadi sebagai petani lebih condong pada inpari 20 karena alasan:
    1.Anakan yang banyak rata2 >30 anakan perumpun mengingatkan saya pada var IR64.
    2.Daya adaptasi yg tinggi sejak awal tanam.atau tidak rewel.
    3.Type rumpun yg “mekar”shg tdk rebah.
    4.Daya hasil tertinggi.
    5.Rendemen beras yang tinggi ditandai dengan kulit tipis dan bulir setara IR64.
    6.Lebih tahan hama penyakit.
    7.Kerontokan sedang.
    Mungkin ini yang bisa sampaikan.Semoga bermanfaat.
    Wassalam.

    Reply
    • 262. luki2blog  |  October 3, 2012 at 6:08 am

      Alhamdulillah Pak Efendy …hasil uji coba cukup melegakan ..Terima kasih ..semoga dapat bermanfaat untuk para petani dalam memilih benih yg baik dan unggul.

      Reply
  • 263. andre  |  October 6, 2012 at 6:47 am

    bu kalo mo beli bibit inpari 20 dimana ya?sy di jember.trima kasih

    Reply
    • 264. luki2blog  |  October 8, 2012 at 4:39 am

      silakan ..siapa yang bisa membantu pak Andre?
      sekedar info ..bisa hubungi BB Padi (0260 520157), atau pak Efendi Manan 081 336828357, pak Suli Partono 085691662726

      Reply
  • 265. efendy manan  |  October 7, 2012 at 11:41 am

    Assalamualaikum Bu Dewi dan petani Indonesia semua…
    Tidak lama lagi dunia pertanian segera diramaikan oleh hadirnya varietas Padi Unggul baru yang direlease oleh IPB terdiri dari 5 varietas padi sbb:

    1. IPB Batola 5R (Jenis Padi Rawa)
    – Umur tanaman: + 116 hari
    – Bentuk gabah: ramping
    – Jumlah gabah per malai: + 183 butir
    – Rata-rata hasil panen: 4,3 ton/Ha
    – Potensi hasil panen: 5,3 ton/Ha
    – Berat 1.000 butir: + 23,9 gram
    – Tekstur nasi: pulen
    – Keunggulan: agak tahan terhadap wereng batang coklat, tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe VIII, baik ditanam di lahan rawa

    2. IPB Batola 6R (Jenis Padi Rawa)
    – Umur tanaman: + 117 hari
    – Bentuk gabah: ramping
    – Jumlah gabah per malai: + 186 butir
    – Rata-rata hasil panen: 4,2 ton/Ha
    – Potensi hasil panen: 4,9 ton/Ha
    – Berat 1.000 butir: + 25,1 gram
    – Tekstur nasi: Pulen
    – Keunggulan: agak tahan terhadap penyakit blas (ras 033 dan ras 133), tahan terhadap hawar daun bakteri III, baik ditanam di lahan rawa

    3. IPB Kapuas 7R (Jenis Padi Rawa)
    – Umur tanaman: + 112 hari
    – Bentuk gabah: ramping
    – Jumlah gabah per malai: + 211 butir
    – Rata-rata hasil panen: 4,5 ton/Ha
    – Potensi hasil panen: 5,1 ton/Ha
    – Berat 1.000 butir: + 24 gram
    – Tekstur nasi: pulen
    – Keunggulan: agak peka terhadap wereng batang coklat biotipe 1, peka terhadap wereng batang coklat biotipe 2 dan biotipe 3, tahan terhadap penyakit blas (ras 033), Agak tahan terhadap penyakit blas (ras 073) dan hawar daun bakteri patotipe III, baik ditanam di lahan rawa

    4. IPB 3S (Jenis Padi Sawah)
    – Umur tanaman: + 112 hari
    – Bentuk gabah: medium (agak gendut)
    – Jumlah gabah per malai: 223 butir
    – Rata-rata hasil panen: 7 ton/Ha
    – Potensi hasil panen: 11,2 ton/Ha
    – Berat 1.000 butir: + 28,2 gram
    – Tekstur nasi: pulen
    – Keunggulan: tahan terhadap Tungro, baik ditanam di lahan irigasi atau tadah hujan (0-600 mdpl)

    5. IPB 4S (Jenis Padi Sawah)
    – Umur tanaman: + 112 hari
    – Bentuk gabah: medium (agak gemuk)
    – Jumlah gabah per malai: 218 butir
    – Rata-rata hasil panen: 7 ton/Ha
    – Potensi hasil panen: 10,5 ton/Ha
    – Berat 1.000 butir: + 27,6 gram
    – Tekstur nasi: pulen
    – Keunggulan: tahan terhadap Tungro, agak tahan terhadap hawar daun (bakteri patotipe III), dan baik ditanam di lahan irigasi atau tadah hujan (0-600 mdpl).

    Sumber: Institut Pertanian Bogor
    Wassalam semoga bermanfaat,
    Efendy

    Reply
    • 266. luki2blog  |  October 8, 2012 at 4:40 am

      Siiipppp pak Efendy …semakin banyak bibit unggul …semoga juga mudah untuk mendapatkannya …

      Reply
  • 267. efendy manan  |  October 8, 2012 at 12:08 pm

    Iya bu…saya juga sedang mengusahakan benihnya di IPB semoga saja disetujui…diharapkan bisa memperkaya khazanah pengetahuan petani Indonesia akan benih2 Unggul……

    Reply
  • 268. suli  |  October 9, 2012 at 5:09 am

    info….padi dengan penamaan beda (memudahkan pengucapan- daya hasil- warna- tinggi ) dengan di BB padi/batan yang ada di karawang

    -Shogun, sangat pulen, disukai warung makan, 7.8 t gkp/ha, tahan kresek, rendemen tinggi.
    -Shogun gulabed, hampir sama dengan diatas, hanya malai lebih panjang sedikit. kedua padi ini saya sudah menanam.
    -Ciherang doyok, setelah saya amati sangat mirip dengan inpari 4
    -Ciherang taiwan, kalau saya baca deskripsi inpari 20 saya cocokan dengan di lapangan hampir sama.
    -Bison…..saya liat di lapangan 85% masak, perkiraan saya, bisa 9 t gkp/ha, namun inpari berapa lagi. padi ini akan saya coba di MT 1 nanti
    -Ciherang bima, perkiraan bisa 8.5 t gkp/ha, entah inpari berapa, namun setidaknya sudah 3 musim di tanam petani di sana
    -Ciherang putih, sama dengan ciherang bima
    -Denok, menurut pak Ihsan PPL banten adalah inpari sidenuk batan.

    ya apapun namanya petani lebih cepat menanam jika suatu varietas sudah sesuai keinginan hati, lihat secara fisik, ketahanan terhadap hama dan penyakit, hasil di lapangan, kerontokan, ukuran gabah, rendemen, kekokohan dll.

    Pertukaran benih baru sangat membantu petani mendapatkan yang di inginkan.

    Reply
  • 269. efendy manan  |  October 9, 2012 at 5:20 am

    Siiiip Pak Suli,yang penting cocok dengan petani dan berdaya hasil tinggi.Tidak peduli apa namanya dan asal dari mana.
    Musim tanam depan saya tanam shogun dari pak Suli barter dengan Inpari 19 dan inpari 20….

    Reply
    • 270. luki2blog  |  October 11, 2012 at 3:52 am

      setuju ….mas Suli n pak Efendy …

      Reply
  • 271. suli  |  October 11, 2012 at 7:47 am

    Pak efendy ….Inpari 20 aja yang 4 kg, 1 kg inpari 19. siapa tau bison = ciherang taiwan. pak tanam shogunnya jarak lebar aja.

    Reply
  • 272. anton k.  |  October 26, 2012 at 1:58 pm

    Lokasi di pegunungan tengah Papua ( Wamena ).
    Ketinggian 1.600 s/d 2.000 mdpl. Pengairan cukup baik (irigasi alam).
    Curah hujan tinggi. Varietas padi apa yang cocok ?
    Info tambahan bahwa Pemda melarang semua jenis pupuk an-organik / kimia beredar dan dipergunakan di daerah ini.

    Reply
    • 273. luki2blog  |  October 29, 2012 at 6:55 am

      untuk jenis varietas padi yg cocok di lahan dataran tinggi …bisa ditanyakan ke dinas pertanian setempat …sedang untuk pupuk organik ..sekarang sudah banyak beredar ..salah satunya adalah dengan menggunakan pupuk BSA (Bio Super Active) dalam pengolahan lahan nya bisa di gunakan dengan pupuk hayati maupun pupuk kompos

      Reply
      • 274. marwan.s  |  November 2, 2012 at 3:39 am

        askm.bu luki.mau tanya persamaan cimelati apa ya,? soale kemarin saya coba campur chiherang dgn cimelati hasilnya lumayan n sekarang saya coba cari cimelati belum dapat .tp memurut pengalaman saya cimelati mudah roboh makany saya campur dgn chiherang.trims.marwan ngawi.

      • 275. luki2blog  |  November 2, 2012 at 6:52 am

        kalau menurut buku saku yg dikeluarkan olehBalai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat (BPTP) th 2006 Cimelati mempunyai ciri:umur tanaman 120hr, anakan banyak, warna batang hijau, daun kasar, tinggi tanaman 110 cm, kerebahan agak tahan, hasil bisa mencapai 6 -7.5 ton/ ha

  • 276. efendy manan  |  November 3, 2012 at 3:49 pm

    Assalamualaikum Bu Dewi dan pak Marwan…
    Boleh sedikit nyumbang ya bu?Varietas Cimelati masuk kategori Padi Semi PTB.Nah jika bapak tidak menemukan cimelati,bapak bisa mencari Memberamo-sama2 semi PTB dan cocok ditanam bersamaan dengan ciherang karena tinggi tanaman hampir sama.Saya ada teman petani di ngawi juga yang tanam mix ciherang-memberamo dan hasilnya pun bagus.
    Trims..

    Reply
    • 277. luki2blog  |  November 5, 2012 at 4:03 am

      Alhamdulillah pak Efendy ….terima kasih masukannya semoga bermanfaat juga bagi petani yang lain.

      Reply
      • 278. wahyudi  |  December 6, 2012 at 8:34 am

        Bu..saya petani dari indramayu saya berminat dengan inpari 18 dimana saya utk memesannya..mohon petunjuk trims

      • 279. luki2blog  |  December 10, 2012 at 6:52 am

        silakan siapa yang bisa membantu pak Wahyudi ..cb hub pak Efendy Manan mungkin beliau bisa membantu 081336828357
        Kalau nanti butuh pupuk nya bisa menghubungi saya pak Tks.

  • 280. Toha  |  December 20, 2012 at 7:15 am

    Bu dewi sy sbg petani pemula kadang repot dg hsl panen ,kdg kala di tolak oleh temgkulak blgnya beras potong,pera ,padi berbulu,sya sbg petani yg ada di daerah jatisari karawang jd bingung mau nanam jenis apa yg di sukai tengkulak dn hasilnya byk .mhn informasinya tks toha fauzi

    Reply
    • 281. luki2blog  |  December 27, 2012 at 9:07 am

      untuk soal itu …biasanya soal selera pasar ya pak …mmg harus pintar2 membaca pasar ya

      Reply
  • 282. muhibudin wali  |  December 23, 2012 at 8:14 am

    ASALAMUALAIKUM…Ibu
    saya muhib dari Aceh tepatnya di Lhoksemawe,tempat lahir ibu Luki meski numpang aja….he…he.
    saya baru bergabung di blog ibu dan saya udah baca semua Imformasi pertanian dari teman2 petani yg berijazah dan 2 jempol untuk teman2 semua moga ilmu_a jadi amalan dikemudian…amin
    yg ingin saya sampaikan kepada dua orang teman petani kita yaitu
    mas Suli Partono&mas Efendi manan meski numpang di blog_a Buk Luki Ucapan kagum saya kepada mas2 yg sangat mendalam…….
    namun dalam hal ini saya juga mau donk gabung dan juga bisa barteran bareng2 al_a saya juga mau….boleh ya mas?karna kami diaceh sangat-sangat susah untuk mendapatkan bibit padi yang asli
    boleh kan saya hubungi mas2

    Reply
  • 283. luki2blog  |  December 27, 2012 at 8:52 am

    Wa’alaikum salam
    Alhamdulillah …pak Muhibudin …saya sangat senang kalau dari Aceh bisa bergabung dengan kami di Blog ini ..semakin ramai dan Insya Allah bisa berbagi dan bermanfaat untuk orang banyak nantinya.
    Silakan kalau mau tanya2 langsung dengan teman2 kita yg sdh ada di blog ini …bahkan mungkin pak Muhibudin sendiri yang akan memberikan masukan bagi kami semua yg disini.
    Kami tunggu pak Muhibudin .
    Terimakasih
    Wassalam

    Reply
  • 284. suli  |  December 31, 2012 at 1:06 pm

    Assalamualaikum…Bu Luki….sehat

    Pak Toha…jatisari karawang…beras potong apa maksudnya, apa kalau masuk huller nanti tidak menjadi beras kepala apa bagaimana ? kalau ya kecilkan rpm power threser sewaktu panen, kalau bukan dari power threser bisa jadi gabah terkena suatu hama dan penyakit yang memperpengaruhi mutu gabah, saya lihat dari jalan raya jatisari banyak terserang penggerek. kalau pera bisa di ganti dengan jenis jenis yang sudah kondang di lokasi setempat, seperti kecamatan cilamaya banyak memakai ciherang doyok, ciherang bima, baru baru ini keluar ciherang kemuning dan ciherang jembar. untuk menambah harga jual habis panen jangan langsung di setelah musim panen raya lewat.

    Pak Muhib…

    Saya tidak berijazah pertanian, Ibu Luki lah yang berijazah….
    ijazah saya lumpur di sawah, kulit hitam legam tersengat sinar matahari, benih bisa langsung ke BB Padi Sukamandi Subang, buka online UPBS ( unit penyedia benih sertifikat) kedua BATAN …unitnya penyedia juga ada. kedua instansi siap selalu.

    Reply
  • 285. suli  |  December 31, 2012 at 1:09 pm

    koreksi tambahan….
    di pak toha….habis panen jangan langsung di jual tapi di jual setelah musim panen raya lewat. tks

    Reply
  • 286. efendy manan  |  January 1, 2013 at 3:48 pm

    silahkan pak…kita sama2 belajar kog.

    Reply
  • 287. adiatna  |  January 13, 2013 at 8:43 am

    gmn mendapatkan benih padi ciherang lele jumbo,situbagendit?

    Reply
    • 288. luki2blog  |  January 14, 2013 at 4:13 am

      dapat menghubungi BB Padi tlp. 0260 520157

      Reply
  • 289. lenasinaga88  |  February 4, 2013 at 2:30 pm

    malam bu. bagaimana cara mendapatkan BSA dan bibit padi merah aek sibundong. saya tinggal di pematangsiantar sumatra utara

    Reply
    • 290. luki2blog  |  February 5, 2013 at 3:52 am

      Terima kasih sudah mampir di Blog ini …untuk BSA tinggal Order ke kami ..tapi mhn maaf ada minimal order sebanyak 5 dos hub kami di 0811848775 (via sms). untuk bibit padi coba hub. dinas pertanian setempat atau bb padi 0260 520157.

      Reply
  • 291. andreground  |  February 4, 2013 at 6:45 pm

    untuk hrga inpari 6 berapa harganya

    Reply
    • 292. luki2blog  |  February 5, 2013 at 7:02 am

      siapa yang bisa membantu pak Andreground?

      Reply
  • 293. naning  |  February 14, 2013 at 12:26 pm

    Ass. Bu gmni caranya mendapatkan bibit padi msp mohon bantuannya.

    Reply
    • 294. luki2blog  |  February 18, 2013 at 6:36 am

      coba hubungi BB Padi 0260 520157

      Reply
  • 295. yopi.p  |  February 15, 2013 at 4:16 pm

    di mana saya bisa mendapatkan bbt B3,saya saya di daerah lampung,tengah,

    Reply
    • 296. luki2blog  |  February 18, 2013 at 6:37 am

      coba hubungi BB Padi 0260 520157

      Reply
  • 297. supri ono  |  February 20, 2013 at 5:52 pm

    Terima kasih bapak-bapak semua atas ilmunya. Terima kasih ibu atas blognya. Selamat malam.(petani pemula)

    Reply
    • 298. luki2blog  |  February 21, 2013 at 3:23 am

      Sama-sama pak Supriono …semoga bermanfaat :)

      Reply
  • 299. supri ono  |  February 22, 2013 at 10:43 pm

    mohon ma’af sebelumnya. jika ada pengalaman tanam padi ciherang jumbo mohon di share kelebihan dan kakurangan dibanding ciherang biasa. terima kasih bapak2 dan ibu. (petani pemula)

    Reply
  • 300. efendy manan  |  February 23, 2013 at 2:26 pm

    Ass Bu Dewi….Maaf lama gak muncul.Boleh sharing ya bu…Petani kita terkadang menamakan suatu varietas baru unggulan dengan meminjam nama ciherang agar mudah diingat.Seperti Ciherang Jumbo itu menurut beberapa teman mirip dengan Inpari Sidenuk.Untuk kelebihan dan kekurangannya bapak bisa melihat deskripsi varietas inpari sidenuk.
    Trims..
    Efendy manan

    Reply
    • 301. supri ono  |  February 27, 2013 at 3:57 pm

      Terima kasih p Efendy. saya beli benih di toko (produk A asal Sragen dan B asal Subang) keduanya bertuliskan ciherang Jumbo. Jika nama itu hanya pinjaman……..waduh. Saya sudah terlanjur sebar benih. Padahal Inpari Sidenuk nggak begitu berhasil di daerah kami. Mohon infonya ya pak. Terima kasih (petani pemula)

      Reply
  • 302. faris  |  March 1, 2013 at 8:20 am

    Assalamualaikum bu dewi, saya faris dari jepara. saya sebagai penjual bibit padi ingin minta rekomendasi perusahaan benih padi dari daerah sukamandi,subang. apa ibu punya rekomendasi perusahaan di daerah sana yg bagus? minta no hpnya ya bu dewi.. terimakasih

    Reply
    • 303. luki2blog  |  March 5, 2013 at 3:45 am

      Wa’alaikum salam pak Faris coba hubungi BB Padi notlp. 0260 520157

      Reply
  • 304. suli  |  March 2, 2013 at 4:36 am

    Ass….Ibu luki maaf lama nga mampir
    Salam pak Pri…wow ternyata dari benih dari subang juga bertuliskan ciherang jumbo, terus menurut Pak efendy…mirip sidenuk….wow.

    Baru baru ini saya bandingkan ciherang jumbo dengan inpari 20 (malai sama sama baru keluar), saya lebih senang melihat inpari 20nya. namun sayang ciherang jumbo punya tetangga sistem tegel dan inpari20 saya jarwo 61 non sisipan

    petani gurem

    sulis

    Reply
    • 305. supri ono  |  March 2, 2013 at 6:44 pm

      ass… p Suli, ibu Luki dan bapak2 yang lain.
      Mohon dengan hormat, p Suli.
      Tentang Cimbo punya tetangga informasi hasil akhir seperti apa? dan ketahanan thd hama/penyakit apakah seperti ciherang biasa?

      Terima kasih sebelumnya.
      (petani pemula)

      Reply
  • 306. ydhie schyadi  |  March 4, 2013 at 10:27 am

    aaaahhh d Bogor nyari2 Bibit seperti yg di atas tak ada…..!!!

    Reply
  • 307. Heru  |  April 3, 2013 at 9:24 am

    Gmana cranya memesan bibit-bibit unggul itu.

    Reply
    • 308. luki2blog  |  April 5, 2013 at 6:35 am

      bisa ditanyakan BB padi 0260 520157

      Reply
  • 309. sukisman  |  April 11, 2013 at 2:51 am

    kalo mo beli inpari 1 dimana ya? saya di majalengka

    Reply
    • 310. luki2blog  |  April 11, 2013 at 5:00 am

      silakan yg bisa bantu pak sukisman ditunggu ..

      Reply
  • 311. sukandi  |  April 12, 2013 at 2:52 pm

    Assalamualaikum,,,
    bu saya bapa sukandi dari garut untuk benih sarinah subang di daerah garut ada yang menjualnya tidak,,sekiranya ibu tau lokasi penjualannya, atau kalau tidak di daerah garut di daerah mana saya bisa mendapatkan benih tersebut,,yang sekiranya dekat dengan lokasi saya

    Reply
    • 312. luki2blog  |  April 15, 2013 at 6:17 am

      tes

      Reply
      • 313. luki2blog  |  April 15, 2013 at 6:18 am

        coba hub BB Padi 0260 520157

  • 314. AdhaWardani  |  April 18, 2013 at 5:23 am

    Mbak.Saya wardani orang medan.mau coba menanam padi di pot.dimana saya bisa beli benih padi di medan ini?

    Reply
  • 315. luki2blog  |  April 22, 2013 at 4:53 am

    coba hubungi kios pertanian, atau PPL nya pak …

    Reply
    • 316. rustamin  |  May 1, 2013 at 2:13 am

      Assalamu’alaikum bu Hj
      Sy mau mencari info padi varietas unggul baru rakitan IPB (varietas IPB 3S atau IPB 4S) dan mau mencoba menanamnya kira-kira 2 kg, unt mendapatkan varietas tsb sdh ada belum ya di Sukamandi atau dimana ya ?
      Terima kasih
      Rustamin, Ciasem Subang Jabar

      Reply
      • 317. luki2blog  |  May 1, 2013 at 2:58 am

        siapa yg bisa membantu info ke pak Rustamin …monggo

  • 318. MusRizal Zeal  |  May 23, 2013 at 8:18 am

    Assalamualaikum ibu dewi dan teman2 petani semua

    Mohon sharing informasi, ada teman2 petani yang pernah menanam padi Varietas Delita 88..?

    Saya lihat dikios pertanian langanan saya, ada varietas baru Delita 88 (tertulis pada Label yang berwana Ungu) Diproduksi oleh cipta agro lampung utara di depan kemasan tertulis toleran terhadap HDB, Potensi 10.7, tahan rebah, nasi pulen, daun bendera tegak. Saya cari referensi di internet belum saya temukan SK tentang padi tersebut jadi saya tidak tau berapa umur padi tersebut.

    oh ya bu dewi mohon informasinya dimana saya bisa mendapatkan pupuk BSA diwilayah Aceh Utara / Bireun saya tertarik untuk mencoba pupuk BSA untuk musing tanam ini (Juni – Oktober 2013)

    terima kasih atas informasinya

    Reply
    • 319. luki2blog  |  May 28, 2013 at 3:38 am

      Wa’alaikum salam pak Musrizal Zeal

      Alhamdulillah dan terimakasih telah mampir di weblog saya …dan untuk varietas baru Delita 88 ini baru saya dengar …mungkin ada teman2 yang bisa membantu pak Musrizal untuk tambahan infonya?

      Mengenai Pupuk BSA nya …bapak bisa langsung pesan kepada kami di no hp 0811 848 775 ( via sms) kami akan kirimkan langsung ke alamat bapak.
      Kami tunggu kelanjutannya.
      Terima kasih

      Wassalam
      Dewi lukitaningsih

      Reply
  • 320. Baim Wijaya Napasha  |  July 7, 2013 at 6:40 am

    kalo mau beli varietas padi lokal daerah jember dan lumajang dimana?

    terima kasih

    Reply
    • 321. luki2blog  |  July 8, 2013 at 4:32 am

      Di kios2 pertanian bisa dicari disana atau mungkin ada rekan2 petani yang bisa membantu rekan Baim disini . Tks.

      Reply
  • 322. kusmianto  |  July 15, 2013 at 3:17 pm

    bu dewi maaf saya mau tanya,kalo saya ingin cari beni padi INPARI 6 JETE di daerah saya diman ya.posisi saya PANGANDARAN PADAHERANG JABAR saya belum denger sebelumbnya.baru saya tau setelah liat blog ini.

    terimakasih salam pertanian

    Reply
    • 323. luki2blog  |  July 16, 2013 at 2:47 am

      bapak bisa menghubungi BB Padi tlp. 0260 520157, sms center : 0813 958 999 07

      Reply
  • 324. 010683  |  October 2, 2013 at 12:26 pm

    Bu Dewi,Nama saya Armia,usaha sampingan saya adalah sebagai petani di daerah Aceh.Bagaimana cara saya memesan padi B3???
    tolong di bantu..!!!!!
    thanks

    Reply
    • 325. luki2blog  |  October 3, 2013 at 3:08 am

      coba ibu Armia menghubungi BB Padi ini ada tlpnya 0260 520157 (0813 958 99907)

      Reply
      • 326. firhan  |  October 13, 2013 at 9:46 pm

        Bu dewi saya mohon informasi padi jenis Basmati, apakah cocok di Tanam di Indonesia, kalo cocok dimana saya bisa mendapatkan benihnya, terima kasih

      • 327. luki2blog  |  October 14, 2013 at 3:03 am

        pak Firhan bisa menghubungi BB Padi di no tlp 0260 520157 , 0813 958 99907 via sms

  • 328. Muhammad ghozie murtadho  |  November 4, 2013 at 4:15 pm

    Wilayah pekalongan BSA sudah ada belum agennya trims

    Reply
    • 329. luki2blog  |  November 6, 2013 at 4:43 am

      Terima kasih atas kunjungannya ke blog kami …saat ini Pekalongan belum ada agennya pak Muhammad Ghozie M.
      Apabila bapak berminat dengan BSA kami dapat mengirimkannya langsung ke alamat yang dituju.
      Silakan hub kami melalui SMS di no hp 0811 848 775.
      Terima kasih.

      Wassalam ww
      Dewi Lukitaningsih

      Reply
  • 330. muchsin  |  November 17, 2013 at 2:11 am

    Assalamualaikum Bu Dewi…..saya sekarang tinggal di jember, mau nanya, utk mendapatkan BSA apa ada agen di jember Bu..

    Reply
    • 331. luki2blog  |  November 18, 2013 at 3:39 am

      Terima kasih pak Muchsin sudah mampir di blog saya , untuk Jember sementara belum ada agen nya pak, tetapi bila berminat maka bapak bisa langsung order kepada kami dan akan kami kirim sesuai alamat yang dituju.
      Bisa hubungi kami di no tlp 0811 848 775 ( via SMS )
      kami tunggu kelanjutannya pak Muchsin.
      Terima kasih .
      Hormat kami
      Dewi Lukitaningsih

      Reply
  • 332. yuwana  |  November 20, 2013 at 2:41 pm

    perkenalkan saya Yuwana.dari klaten.untuk mendapatkan BSA dimana.dan kalo boleh minta nomornya sewaktu2 mau konsultasi.twrima kasih.salam

    Reply
    • 333. luki2blog  |  November 21, 2013 at 4:30 am

      Silakan bisa menghubungi kami di 0811 848 775 via sms ya pak Juwana .
      Untuk mendapatkan BSA dapat kami kirimkan langsung ke alamat yang dituju ..kalau boleh ini untuk tanaman apa pak ?

      Hormat kami
      Dewi Lukitaningsih

      Reply
  • 334. yuwana  |  November 20, 2013 at 2:43 pm

    perkenalkan saya Yuwana.dari klaten.untuk mendapatkan BSA dimana.dan kalo boleh minta nomornya sewaktu2 mau konsultasi.twrima kasih.salam.no saya 085201657759

    Reply
    • 335. luki2blog  |  November 28, 2013 at 8:29 am

      Silakan pak Yuwana di no 0811 848 775 (via sms) dengan Dewi Lukitaningsih.
      untuk mendapatkan BSA dapat order langsung ketempat kami dan akan kami kirim langsung ke alamat yang dituju.
      Terimakasih

      Reply
  • 336. Jorri  |  November 28, 2013 at 3:53 am

    Mohon alamat dan telp, saya perlu benih inpari utk wilayah sulut,tks

    Reply
    • 337. luki2blog  |  November 28, 2013 at 8:25 am

      Maaf pak Jorri kami tidak menjual benih padi tapi kami menjual pupuk BSA (Bio Super Active) untuk semua tanaman termasuk untuk padi .
      Bila berminat dengan pupuk BSA bisa menghubungi kami di 0811 848 775 .
      Terima kasih

      Salam Hormat
      Dewi Lukitaningsih

      Reply
  • 338. bargains  |  January 5, 2014 at 7:40 am

    Your style is unique compared to other people I’ve read stuff from.
    I appreciate you for posting when you’ve got
    the opportunity, Guess I will just bookmark
    this site.

    Reply
  • 339. jarot  |  March 14, 2014 at 4:52 am

    ibu salam kenal, nama saya jarot dari ngawen klaten, mau tanya kalau untuk dapat bibit padi sertani-1 di klaten dimana ya bu ?
    terimakasih

    Reply
    • 340. luki2blog  |  March 14, 2014 at 7:29 am

      Salam kenal kembali pak Jarot ..untuk masalh bibit padi coba bisa di hub dinas pertanian setempat atau BB Padi sms center 0813 958 999 07

      Reply
  • 341. agus zaenal  |  March 14, 2014 at 9:30 am

    Bagaimana cara memperoleh bibit unggul padi Inpari 6 jete tersebut saya ada di ternate maluku utara

    Triimakasih

    salam
    agusz

    Reply
    • 342. luki2blog  |  March 17, 2014 at 2:50 am

      silakan hub dinas pertanian setempat atau langsung ke BB Padi SMS center 0813 958 999 07 atau tlp 0266 520157

      Reply
  • 343. Maulana  |  March 19, 2014 at 10:18 am

    Selamat, sore bu., sy mau beli bibit unggul untuk tanaman padi, lahan saya 3,5 ha., lahan rawa kira-kira jenis bibit apa yang cocok dan butuh berapa banyak.?

    Reply
    • 344. luki2blog  |  March 21, 2014 at 4:25 am

      Mohon maaf pak Maulana kami bukan produsen bibit tan Padi …kami adalah produsen pupuk BSA (organik). Untuk masalah bibit padi coba bisa hubungi Pak Efendy Manan 081 336828357.
      dan nanti apabila membutuhkan pupuk …bisa menghubungi kami , akan kami kirimkan cara aplikasi penggunaan pupuk BSA terhadap tanaman padi yang sangat menguntungkan …dengan hasil maksimal. Tks.

      Reply
  • 345. Mursid Sulistyo  |  March 21, 2014 at 4:21 am

    Salam kenal ibu, Untuk benih Sertani saya check ke Pt, Sang Hyang Sri ataupun Pertani tidak ada, karena varietas Sertani belum verifikasi oleh Deptan. Mohon infonya apakah ada no tlp dari pak Surono Danu penemu varietas ini, sehingga bisa mendapatkan benihnya.

    Terima kasih.

    Reply
    • 346. luki2blog  |  April 3, 2014 at 2:59 am

      Maaf pak saya juga tidak ada no tlp pak Surono Danu ..apa tidak ditanyakan ke BB Padi ..ini no tlp nya 0260 520157. TKS.

      Reply
  • 347. Johnf420  |  May 11, 2014 at 5:13 pm

    Just wanna remark on couple of general issues, The web site style is perfect, the subject matter is rattling excellent ekdedbbekffg

    Reply
    • 348. luki2blog  |  May 12, 2014 at 2:52 am

      Thank you for your attention about my Blog .GBU

      Reply
  • 349. Tito Sudiatno  |  June 9, 2014 at 4:55 am

    bu Dwi, postingan yg bagus dan bermanfaat bt kami para petani trima kasih

    Reply
    • 350. luki2blog  |  June 9, 2014 at 5:01 am

      ALHAMDULILLAH, semoga bermanfaat
      sama2 pak

      Reply
  • 351. sukri  |  June 26, 2014 at 12:37 pm

    Bu dewi, saya dr indramayu jawa barat mau tanya nh produk BSA di indaramayu da distributor y ….sy jd pingin mencoba produk BSA…di lahan saya…….makasih tas blsan y…

    Reply
    • 352. luki2blog  |  June 27, 2014 at 3:14 am

      Terima kasih pak Sukri atas atensi nya thd BSA…kalau ada no tlp nya akan saya tlp sekarang unt penjelasannya thd hal ini

      Reply
      • 353. luki2blog  |  June 27, 2014 at 5:58 am

        atau sms saya di no hp 0811 848 775

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Recent Comments

luki2blog on PUPUK ORGANIK CAIR ” BIO…
HAMBALI on PUPUK ORGANIK CAIR ” BIO…
luki2blog on PUPUK ORGANIK…
arif on PUPUK ORGANIK…
luki2blog on BAHAN BAKU KOMPOS…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: