MEMILIH PUPUK

December 16, 2008 at 6:30 am 6 comments

Untuk memilih pupuk , maka harus lebih dulu mengenali tujuan dan target pemupukan. Pertanyaan yang sering muncul adalah ” Apa pupuk yang cocok untuk tanaman saya ” ?

pertanyaan seperti ini sering muncul dari orang yang bergelut dengan  masalah tanaman baik itu para pehobiis tanaman hias atau orang2  yang bergerak dalam usaha pembudi dayaan tanaman atau komoditas pertanian.

Banyak diantara mereka masih sering mencoba-coba berbagai macam pupuk  terlebih dahulu.  Kalau dapat yang tepat sih itu beruntung dan bagus,  akan tetapi yang terjadi justru banyak yang mubazir.

Mencoba memang penting akan tetapi bila tidak di imbangi dengan pengetahuan yang tepat hasilnya akan jadi sia-sia, karena bila pemberian pupuk  kurang tepat malahan akan berakibat tanaman akan menjadi mati.

Pada dasarnya pupuk fungsinya sama dengan pemberian nutrisi kepada tanaman.  Namun banyak orang yang tidak paham bagaimana sebaiknya pupuk itu di berikan, sehingga pupuk bisa di manfaatkan secara optimal dan bukan maksimal.  Kelebihan pemupukan adakalanya memberikan efek negatif  terhadap hasil.

Tanaman memiliki tiga fase pertumbuhan yaitu:

– Fase awal pertumbuhan/ pembibitan.

– Fase remaja / perkembangan.

– Fase dewasa / perkembang biakan.

Semua fase mempunyai respon yang berbeda-beda terhadap pemberian pupuk.  Itu sebabnya langkah utama untuk meningkatkan produksi adalah mengetahui kebutuhan dan pemberian pupuk pada masing-masing fase pertumbuhan tersebut.

FASE AWAL PERTUMBUHAN (PEMBIBITAN)

Pada fase awal pertumbuhan, tanaman membutuhkan media yang baik dalam artian sudah tersedia semua unsur hara yang di butuhkan oleh tanaman untuk dapat  segera diserap langsung.  di fase ini dianjurkan media sudah dilengkapi dengan pupuk kompos dapat berupa pupuk kandang maupun pupuk organik.

FASE  PERKEMBANGAN ( REMAJA )

Pada fase perkembangan, tanaman membutuhkan tambahan makanan yang banyak mengandung unsur hara N ( Nitrogen ).

fungsinya adalah untuk memicu pertumbuhan dan pembentukan zat hijau daun dimana tempat ini digunakan sebagai dapur untuk memasak hara makanannya.

FASE  PERKEMBANG BIAKAN ( DEWASA )

Pada fase ini tanaman sudah siap untuk berbunga dan berbuah sehingga di butuhkan energi yang banyak selain untuk pertumbuhan juga di pakai untuk perkembang biakannya.  Hara makanan yang di butuhkan adalah yang banyak mengandung unsur P (Phosfor) dan K (Kalium).  Fungsinya adalah untuk menguatkan bunga dan buah agar tidak mudah layu dan rontok.

Pada setiap fase , semua nutrisi tetap di butuhkan.  Hanya saja jumlahnya tidak sebanyak pada fase perkembangan biakan.  Karena itu penggunaan pupuk yang mengandung nutrisi lengkap tetap harus di berikan pada setiap fase.

Agar pemberian pupuk efektif dan efisien, pengaplikasian pupuk perlu di cermati, misalnya pupuk akar ya … diberikan kedalam tanah dekat akar,  demikian pula untuk pupuk daun ya disemprotkan ke permukaan daun khususnya di balik daun karena di situlah letak stomata (mulut daun) jadi lebih terserap.

Sering kali cara pemakaian pupuk tidak sesuai dengan harapan, oleh sebab itu selain membaca pada label kemasan tentang kandungan nutrisi atau unsur haranya, perhatikan juga penggunaan serta cara aplikasinya, agar tanaman  dapat tumbuh dengan optimal.  Pilih lah pupuk yang semua unsur haranya sudah terkandung di dalamnya dan cara pengaplikasiannya mudah…… jadi tidak merepotkan…..

Nah… selamat memilih pupuk yang sesuai dengan tanaman anda!!!

Entry filed under: Tips & Trik. Tags: .

ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) MACAM – MACAM PESTISIDA NABATI/ALAMI DAN CARA PEMBUATANNYA

6 Comments Add your own

  • 1. efendy manan  |  May 11, 2010 at 8:57 am

    Ass Bu,
    Numpang tanya lagi:
    1.Apa manfaat pemberian ZPT GA3 pada padi?
    2.Umur berapa yang terbaik pemberian GA3 pada padi ?
    3.Apa ada efek negatif ZPT tersebut?
    Trims ya bu atas jawabannya.
    Wass,
    Efendy

    Reply
  • 2. luki2blog  |  May 12, 2010 at 3:58 am

    Waalaikum salam pak,
    maaf ini kalau jawabannya kurang memuaskan …

    Sepengetahuan saya ZPT adalah Hormon pertumbuhan yang fungsinya sebagai perangsang pertumbuhan ya …mulai dari akar , batang, daun , bunga dan buah…
    Untuk tanaman padi …tentu saja di berikan pada awal masa vegetatif dan awal masa generatif agar dapat memacu pertumbuhan tanaman tersebut
    ZPT tidak dapat berdiri sendiri …
    Dalam Pupuk BSA sudah terdapat ZPT tersebut

    Saya rasa itu yang dapat saya sampaikan
    Terima kasih
    Wassalam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 3. sukirah  |  March 5, 2012 at 4:10 pm

    Asalamu alaikum wr wb
    saya kenal pupuk pelengkap cair PLANT CATALYST 2006
    Didalam pupuktersebut terdapat unsur hara makro dan mikro ,pertanyaan saya apakah dengan menggunakan pupuk tersebut
    bisa mengurangi penggunaan pupuk tabur sebanyak 30 % itu benar atau salah bu terima kasih
    wasalamu alaikum wr wb

    Reply
  • 4. luki2blog  |  March 6, 2012 at 5:03 am

    memang benar ,,,poc (pupuk organik cair) bisa mengurangi pemakaian penggunaan pupuk anorganik sebesar 30 % – 50 % …asal hara makro dan mikro nya serta bahan2 mineral yang lain yg terkandung dalam pupuk tersebut ..lengkap …artinya di perkaya dengan bahan mineral alami dan atau mikroba yang bermanfaat memperkaya hara…sehingga mampu memperbaiki sifat fisik tanah, kimia, dan biologi tanah.
    Terima kasih
    Salam
    Dewi lukitaningsih

    Reply
    • 5. Am Cmment  |  August 22, 2013 at 6:53 am

      Ass Bu, numpang tanya :

      pada tiga fase pertumbuhan yaitu:
      – Fase awal pertumbuhan/ pembibitan.
      – Fase remaja / perkembangan.
      – Fase dewasa / perkembang biakan.
      pupuk apa saja yang tepat dan bagus untuk digunakan, sesuai dengan pada tahapan tersebut ?

      sedangkan penggolongan berdasarkan sumber bahan ada 2 :
      – Pupuk organik
      – Pupuk anorganik.
      mohon penjelasan nya dalam pemberian pupuk anorganik pada tiga fase tersebut, jenis pupuk anorganik apa saja ?

      oya, kalo ada buka tentang penggunaan pupuk sesuai jenis, fungsi, dan pada masing-masing fase pertumbuhan tolong rekomendasi nya !

      thks !

      Reply
      • 6. luki2blog  |  August 23, 2013 at 6:33 am

        untuk pembibitan dan perkembangan gunakan unsur N yang lebih besar tp tetap NPK di berikan sejak awal , kemudian bila sdh menuju dewasa guna kan unsur PK yg lebih besar.

        Pupuk Organik : bahan nya semua dari unsur organik seperti tanaman obat, daun2an , juga sisa 2 limbah hewan dan ternak spt : feses, urine dll.

        Pupuk Anorganik bahan2nya semua dari bahan kimia dan mineral.

        Tadi fase2 kan sudah ada: untuk Pembibitan dan remaja maka lebih dibutuhkan unsur N jadi lebih banyak digunakan Urea, sdg pembiakan lebih ke PK (Phosphat, Kalium)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d bloggers like this: