MANFAAT BAKTERI ANAEROB

March 29, 2010 at 4:26 am 61 comments

Bakteri anaerob : adalah bakteri yang berkembang biak tidak  membutuhkan udara ( O2) …Alias dapat hidup dan berkembang biak tanpa terkontaminasi udara bebas.

Salah satu contohnya adalah bakteri yang hidup dalam perut hewan memamah biak khususnya hewan sapi dan kerbau ….yaitu dalam “RUMEN”  ( bagian perut pertama antara kerongkongan dan perut jala).

Nah pertanyaannya … bagaimana cara mengambil cairan yang ada di dalam rumen ini …supaya kita dapat mengambil bakteri anaerob ini?

Ada 2 cara :

- Pertama  bisa meminta  atau membeli rumennya di Rumah Pemotongan Hewan.

- Kedua dengan cara hewannya di operasi fistula ( yaitu melobangi perut hewan tersebut sehingga setiap hari  bisa mengambil cairan tersebut) tetapi untuk yang ini biasanya dilakukan bagi akademik atau lembaga penelitian.

Manfaat Bakteri Anaerob:

- Untuk pembuatan Decomposer

- Berguna untuk Bio fertilizer

- Di mati surikan  kemudian diolah untuk campuran makanan ternak …agar cepat menguraikan makanan dalam pencernaan ternak.

- Di tambahkan dalam pembuatan pupuk granul maupun pupuk kompos.

- Pengusir bau dan pengurai limbah organik.

PEMBIAKAN   BAKTERI

1. Bakteri murni dapat diambil di dalam  RUMEN

(120 ml cairan rumen bisa  berisi jutaan bakteri Anaerob yang siap di biakan)

2. membuat media untuk tumbuh bakteri dapat berupa sekam dan umbi2an , bisa juga dedak dan buah2an yang kemudian di fermentasikan.

3. Media yang sudah siap kemudian ditambahkan dengan bakteri murni dan siap di fermentasikan lagi…. usaha kan sedikit mungkin terkontaminasi dengan bakteri aerob agar dapat tumbuh dengan baik.

4. setelah jadi ( 2 minggu ) bakteri anaerob mati suri dan siap di gunakan untuk berbagai kebutuhan antara lain decomposer dan lain2 seperti yang tertulis diatas.

5. Bila belum di gunakan lebih baik disimpan dalam jerigen plastik yang tertutup rapat dengan suhu 30 derajat celcius …. ini dapat bertahan hingga bertahun-tahun .

Nah berminat untuk membuat decomposer sendiri …..silakan …selamat mencoba !!!

About these ads

Entry filed under: 1. Tags: .

PRINSIP DASAR PEMBANGUNAN KESUBURAN TANAH PERNYATAAN PUPUK BSA

61 Comments Add your own

  • 1. h.abdulah  |  July 2, 2010 at 3:45 am

    bagimana cara nya agar tidak terkotaminasih dengan bakteri lain….kalau ditambai tetes tebu boleh taaa trimsh

    Reply
  • 2. luki2blog  |  July 5, 2010 at 3:43 am

    Terima kasih pak abdulah sudah mampir di web blog saya

    untuk tidak terkontaminasi usahakan ditempatkan wadah yang steril dan disemprot alkohol.
    untuk media tumbuh bakteri dengan penambahan tetes tebu boleh2 saja malah ini dapat mempercepat pertumbuhan karena berfungsi sebagai makanan bakterinya.

    Wassalam ww
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 3. R. HELMI  |  July 17, 2010 at 6:57 pm

    Mbak mau nanya , klo mau biakin bakteri untuk biogas sampah organik apakah juga sama dengan cara tsb ? fermentasi media tumbuhnya bakteri berapa lama atau ciri-2 nya klo sdh siap apa ?
    Makasih sebelumnya atas infonya di blognya

    Reply
  • 4. luki2blog  |  July 20, 2010 at 4:34 am

    Terima Kasih mas helmi sudah mampir di web blog saya

    Pada prinsipnya mengembangkan bakteri adalah sama di butuhkan media untuk tumbuh , makanannya dan bakteri murninya.
    waktu untuk fermentasi minimal di butuhkan 1 minggu atau bila media sudah tidak mengeluarkan panas (sudah dingin).
    Terima Kasih
    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 5. edy nur arifin  |  September 20, 2010 at 6:45 am

    apa benar susu serbuk kadaluwarso bisa dibuat bakteri an aerob

    Reply
  • 6. amir  |  September 23, 2010 at 4:52 am

    kalau yg bakteri yg mengubah protein menjadi gas metana apa ya??? minta tolong……

    Reply
  • 7. luki2blog  |  September 27, 2010 at 3:55 am

    bisa saja pak edy …itu dipakai sebagai makanan untuk proteinnya.

    Reply
  • 8. rusda  |  October 3, 2010 at 8:00 am

    asw,bu saya ingin meneliti mikroba pengompos yang paling cepat mendegradasi senyawa organik sekaligus menghasilkan kompos kualitas tinggi.saya butuh gagasan nama mikrobanya dan darimana saya bisa memperolehnya.mungkin ibu punya masukan.trima kasih

    Reply
  • 9. luki2blog  |  October 5, 2010 at 6:20 am

    rusda mikrobia itu saling melengkapi jadi tidak bisa berdiri sendiri untuk pengurai atau decomposer biasanya terdapat lactobacillus, azotobacter, trichorderma dll.

    Bakteri2 murni ini bisa di dapat di lab. fakultas pertanian jurusan tanah di IPB.

    Salam
    Dewi Lukitaningsih

    Reply
  • 10. MUSTIKA AZRIN  |  November 21, 2010 at 5:34 am

    apakah bakteri anaerob bsa tumbh atau tidak pada media boilon [pepton water]..?
    tolong berikan jawaban nya ya… ^-^

    Reply
    • 11. luki2blog  |  September 10, 2011 at 4:01 am

      bakteri anaerob bisa tumbuh di media media pepton water …

      Reply
  • 12. Dimas Putra Leksana  |  September 7, 2011 at 5:00 am

    ass.wr.wb..bu saya ingin menanyakan bakteri apa saja yang berada di dalam rumen sapi..? Jika saya ingin buat produk dari bakteri tersebut apakah bisa laku di perdagangkan di pasaran..? apa ibu ada masukan untuk produk saya itu jika kami jadi mengolahnya…?

    Terima Kasih, Mohon Untuk Bimbingan dan Info lebih jelasnya kirim ke email saya : dheemaz_dunk@yahoo.com.
    Saya tunggu jawaban dari Ibu..

    Salam
    Dimas Putra Leksana

    Reply
  • 13. luki2blog  |  September 10, 2011 at 3:56 am

    Untuk rumen sapi : banyak sekali bakteri yang terkandung di dalamnya …antara lain bakteri Tricoderma …masih banyak yang lain. Wah bila untuk dipasarkan saya rasa ada aja yang akan membelinya …terutama orang yang bergerak dibidang pembuatan pupuk organik.

    Reply
  • 14. Lutfi hanekawa  |  October 8, 2011 at 2:55 am

    Kalau untuk membuat bactery anaerob type granular biar lebih solid apa aja ya bu?

    Reply
  • 15. muhanang  |  February 13, 2012 at 12:29 am

    saya mau melakukan fermentasi dengan cairan isi rumen
    1. agar nanti hasil fermentasi aromanya seperti karamel sedikit harum bagaimana ?
    2. bagaimana cara menyimpan cairan rumen yang lama agar bisa digunakan secara bertahap sehingga tidak bolak balik ke RPH ?
    3. Bagaimana cara cairan isi rumen di buat ragi atau bagaimana cara membuat Ragi Isi Rumen ( RIR ) pemeramannya secara aerob atau un aerob kalao
    4. maksud pemeraman itu apa
    5. saat ini saya sedang melakukan fermentasi mohon bimbingannya
    6. ada orang yang mencampur dengan urea itu pengaruh atau manfaatnya terhadap hasil fermentasi apa
    7. email saya ini bu , muhanang55@yahoo.com, nama saya hurufnya kecil

    Reply
  • 16. luki2blog  |  February 13, 2012 at 7:41 am

    jawaban:
    1. diberi dedak, kapur , tepung arang sekam …kl gak ada bisa pakai essen
    2. bisa dalam kulkas atau disimpan di drum
    3.rumen masukkan ke karung yg steril kemudian dimasukan di tong (wadah yg steril berisi air 1:3 dari berat rumen) tambahkan gula ,dedak dan tetes kemudian ditutup rapat diperam sampai 21 hari …proses ini an aerob.
    4. pemeraman = fermentasi
    5. urea berfungsi untuk mempercepat proses fermentasi.

    Reply
  • 17. muhanang  |  February 14, 2012 at 12:34 am

    bu apakah ada bakteri yang fungsinya sama untuk mengurai serat kasar seperti bakteri dari rumen sapi, kalau ada bagai mana cara mengambilnya

    Reply
  • 18. muhanang  |  February 14, 2012 at 12:38 am

    maksudnya bakteri unaerob selain di ambil dari rumen sapi apakah ada kita mengambil dari yang lainnya, kalau dari susu kadaluarsa bagaimana kita mengambilnya dan apakah fungsinya sama untuk mengurai serat kasar

    Reply
  • 19. muhanang  |  February 14, 2012 at 11:11 pm

    bu kalau disimpan di kulkas apakah bakterinya tidak mati, essen itu apa bu terus biasanya belinya dimana barannya serbuk atau cair

    Reply
  • 20. muhanang  |  February 14, 2012 at 11:21 pm

    kalau kita melakukan fermentasi dari cairan rumen tetapi cairan ini tidak kita buat ragi dulu bagaimana bu ? , campurannya ciran rumen, molase dan urea, dan kalau kita melakukan fermentasi tanpa tanpa cairan rumen dengan bahan hanya molase dan urea berhasil tidak terus bagaimana hasil fermentasi terhadap kandungan protein

    Reply
  • 21. luki2blog  |  February 15, 2012 at 3:53 am

    Untuk pertanyaan2 selanjutnya coba hub. dengan yang ahlinya ya pak mungkin bisa berhubungan dengan ahli mikro biologi. karena sebenarnya ini bukan bidang saya . terima kasih

    Reply
  • 22. muhanang  |  February 16, 2012 at 3:43 am

    bu essen itu apa kita membelinya dimana

    Reply
    • 23. luki2blog  |  February 16, 2012 at 4:23 am

      essen : dpt di beli di toko bahan 2 kimia, sebagai penambah rasa bau yg diinginkan

      Reply
  • 24. muhanang  |  February 18, 2012 at 1:32 am

    tank you very much, terima kasih banyak

    Reply
  • 25. muhanang  |  February 18, 2012 at 4:55 am

    sebelumnya di rekayasa supaya mati suri itu akan kembali hidup ketika masuk ke dalam perut hewan bersamaan dengan bahan makanan yang dikonsumsi. Dengan imbuhan bakteri anaerob,proses pencemaan makanan menjadi lebih cepat. Pembiakan bakteri Suryadi selama ini juga mendampingi usaha skala kecil dan menengah untuk usaha produktif pembiakan bakteri anaerob.Salah satunya, Koperasi Serba Usaha Agro Makmur di Karanganyar, Jawa Tengah.Soelaiman Budi Sunarto selaku pendiri koperasi tersebut menuturkan , proses pembiakan bakteri bias dilakukan ditingkat petani dengan bahan baku pedesaan yang melimpah. Koperasinya membuat dengan produk yang diberi merek ‘ Bio Josh “ “Medianya bisa menggunakan sekam padi yang digiling atau umbi-umbian yang dijadikan tepung,” kata Budi. Menurut Budi, langkah pertama, yaitu mempersiapkan media tepung sekam padi atau umbi-umbian. Kotoran ternak yang sudah diambil lalu diperas. Air perasan itu mengandung biang bakteri. Air itu lalu dicampur dengan tepung sekam atau tepung umbi-umbian. “Namanya proses probiotik,” ujarnya. Proses itu harus seminimal mungkin terkontaminasi udara bebasagar kandungan bakteri aerob( Bakteri yang membutuhkan oksigen )tidak tumbuh subur di media tersebut. Media tepung sekam atau umbi-umbiansudah dicampuri biang bakteri kemudian diperam dalam wadah tertutup rapat. Lamanya diperam sampai dua minggu, tetapi setiap dua hari sekali harus diaduk-aduk selama beberapa menit.Proses selesai setelali dua minggu diperam. Media tepung sekam atau umbi-umbian itu sudah mengandung bakteri an-aerob yang mati suri dan siap digunakan. “Kalau tidak akan digunakan langsung, sebaiknya dikemas ke dalam plastik yang tertutup rapat,” kata Budi.Penyimpanan produk disarankan pada suhu 30 derajat Celsius dalam keadaan tertutup rapat sehingga bakteri anaerob tetap mati suridan bias bertahan sampai bertahun-tahun. Sumber : Kompas 26 Mar 2010 , allhamdulilah bu saya dapat artikel cara mematisurikan bakteri anaerob

    Reply
  • 26. luki2blog  |  February 20, 2012 at 3:26 am

    Terima kasih Pak sharing nya …semoga bermanfaat bagi para petani yang membutuhkannya …Indahnya berbagi ….

    Reply
  • 27. muhanang  |  February 23, 2012 at 3:56 am

    bu saat ini saya melakukan fermentasi antara cairan rumen sapi , bekatul kemudian di tambah molase,
    kalau di tambah essen apakah berpengaruh pada bakterinya , apakah esennya bisa membunuh bakteri

    Reply
  • 28. luki2blog  |  February 27, 2012 at 8:14 am

    Insya Allah tidak membunuh bakterinya pak

    Reply
  • 29. suharsono  |  February 28, 2012 at 3:10 am

    Mbak Sari saya akan mengembangkan bakteri anaerob sebagai campuran pakan ternak, bagaimana kalo saya pakai molase, kemudian apakah kalo itu sudah jadi bisa dipakai lagi sebagai biang untuk pembuatan lagi? terima kasih

    Reply
  • 30. suharsono  |  February 28, 2012 at 3:37 am

    Mbak Sari, saya sudah menformulasi pakan ternak sapi, namun karena terjadi fermentasi sehingga ada aroma yang agak menyengat sehingga sapi tidak langsung mau makan, apakah ada cara untuk meminimalisir aroma tersebut. kira-kira aroma dan rasa apa yg disukai sapi. terima kasih

    Reply
  • 31. joko  |  June 22, 2012 at 10:00 am

    ibu yang saya hormati …….saya mau tanya . Sementara ini saya sdng melakukan fermentasi/ maksudnya buat kompos cair adapon bahan yng saya pakai adalah pupok bokasi, moretan ,tetes ,pgpr, dan air apakah ini juga termasuk perbanyakan bakteri anaerob dan bgmn aplikasi yang benar terhadap tanaman .mksh

    Reply
    • 32. luki2blog  |  June 25, 2012 at 3:00 am

      yang disebutkan diatas ini merupakan media berbanyakkan bakteri (alias tempat , dan makanan bagi tumbuh kembangnya bakteri) …bila didalamnya sdh terisi dgn bakteri …maka bakteri pun dapat berkembang disana dan terjadilah perbanyakan.
      Untuk aplikasinya tentu perlu dicobakan terlebih dahulu …di lab kan ..apa2 saja yg terkandung dalam pupuk yg baru itu …bila sdh tercukupi semua unsur yg ada ..tinggal pengaplikasian saja …biasanya 1ltr air ditambah 3 cc poc tersebut dan disemprotkan pada tanaman 10 hari sekali.

      Reply
  • 33. gadgetsunik.net  |  December 12, 2012 at 3:07 pm

    kalau manfaat bakteri aerob apa gan???
    terimakasih untuk infonya

    Reply
    • 34. luki2blog  |  December 13, 2012 at 3:44 am

      bakteri aerob lawan nya anaerob ..jadi bakteri yg membutuhkan udara …manfaatnya tentu banyak …pengolahan limbah, penyubur tanah, pembusuk alami dll.

      Reply
  • 35. surya  |  February 26, 2013 at 4:22 pm

    assalmualaikum..slm kanal…saat ini saya mncoba budidaya lele organik dan saya menggunakan enzim/nutrisi+aktivator brbentuk serbuk untuk mguraikan organik.saya brniat mau mmbiakkannya agar tp saya bingung yg mana yg harus sya biakkan.dibotol nutrisi tsb trtulis kl nutrisinya brasal dr mikro organisme tp sya coba biakkan dg cmpuran 20ccmolase + 1liter air dlm 3hr tdk ada tanda2 khidupan mikrobanya.dan apa benar aktivator yg berbntuk serbuk tsb adl bakteri yg di matisurikan?

    Reply
  • 36. Balky  |  March 5, 2013 at 7:10 am

    Bu lucky numpang iklan kalau ada yg butuh molase (tetes tebu) suruh call aja ke 0812 1993 7517

    Reply
  • 37. javii  |  March 15, 2013 at 2:18 am

    sudah lama saya ingin mengembangkan pakan konsentrat fermentasi dengan basis cairan rumen untuk peternakan dan petani kelompok daerah saya, kalo boleh saya ingin sedikit berdiskusi mengenai metode yang tepat dan efisien untuk terapan teknologi pakan konsentrat, bisa email saya atau saya minta emailnya, terima kasih sebelumnya

    Reply
    • 38. luki2blog  |  March 15, 2013 at 5:54 am

      silakan ..ini alamat email saya :
      luki_bsa@yahoo.co.id

      Reply
      • 39. javii  |  March 18, 2013 at 1:57 am

        sudah saya email ibu.. terima kasih

  • 40. zamroni  |  August 22, 2013 at 2:01 am

    mbak dewi, saya sekarang lagi berusaha membuat probiotik dengan bakteri anerop untuk dicamput dengan pakan ikan patin. Banyak sekali artikel, sehingga membuat saya tambah bingung. Oleh karena itu saya mohon mbak dewi memberi cara terbaik yang untuk bisa saya terapkan. Terimakasih

    Salam
    Zamroni

    Reply
    • 41. luki2blog  |  August 23, 2013 at 7:18 am

      Jawaban dari diskusi :”obrolan Seputar Organik” Oleh Mas Agus Basuki :
      saran saya pakailah bakteri yg lengkap, ada bakteri nitrifikasi, denitrifikasi, bakteri pengurai dan yg terpenting bakteri asam laktat..plus prebiotik yg cukup agar bakteri senantiasa aktif.

      Reply
  • 42. indra irwansyah, jatiwaringin  |  August 28, 2013 at 2:18 am

    Askum.
    Mbak Dewi salam kenal. Saya memelihara ikan tetapi ikannya sering banyak yang mati dan sakit, kata teman saya dikatakan karena kolamnya banyak kandungan amonianya.Kemudia oleh teman tersebut saya diberi semacam probiotik yang namanya nitrobacter. Setelah saya gunakan memang ikannya menjadi sehat kembali. Yang mau saya tanyakan kepada Mbak Dewi adalah bagaimana caranya saya bisa perbanyak probiotik nitrobacter tersebut sendiri,biar gak minta sama teman saya lagi. Atas perhatian dan perkenan Mbak Dewi untuk menjelaskannya saya ucapkan terima kasih.

    Reply
  • 43. luki2blog  |  September 17, 2013 at 3:34 am

    Jawaban dari diskusi Grup NSO oleh pak Agus Basuki

    Agus Basuki Dalam sistem perikanan green water/organik tidak lepas dari peran micro-organisme. Ada yang berbentuk bakteri dan berbentuk jamur/fungi. Beberapa kelompok bakteri yang sangat berperan adalah :
    1. Bakteri Nitrifikasi :
    Yakni kelompok bakteri yang membantu proses penguraian amoniak di dalam air, yang diurai menjadi senyawa nitrit dan kemudian menjadi nitrat, prosesnya berlangsung secara areob. Pada umumnya bakteri nitrifikasi bersifat nonmotil (tidak dapat bergerak), sehingga memerlukan tempat/media untuk melekat selama proses hidup dan berkembang biak yang terjadi dengan cara membelah diri. Kelompok bakteri ini bersifat kemolitrotof, menggunakan senyawa nitrogen dalam siklus hidupnya, sedangkan metabolisme senyawa nitrogen ini memerlukan senyawa karbondioksida (CO2) sebagai sumber karbonnya,sehingga sangat membantu menurunkan kadar CO2 di dalam air akibat respirasi ikan maupun tumbuhan saat malam hari. Bakteri ini banyak sekali ditemukan di dalam tanah atau perairan yang banyak mengandung amoniak/bahan organik yang mengalami penguraian. Proses ntrifikasi sendiri terjadi dalam 2 tahapan yang masing-masing dilakukan oleh kelompok bakteri yang berbeda, yakni :
    a. Nitritasi :
    Adalah proses oksidasi amoniak menjadi nitrit. Proses ini dilakukan oleh kelompok bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus. Nitrit ini belum bisa dimanfaatkan oleh tanaman dalam pertumbuhannya karena masih bersifat racun, perlu diurai lagi menjadi nitrat.
    b. Nitratasi :
    Adalah proses oksidasi nitrit menjadi nitrat yang dilakukan oleh bakteri nitrat. Proses ini dilakukan oleh kelompok bakteri Nitrobacter. Nitrat inilah yang sangat diperlukan oleh tanaman dan plankton dalam proses pertumbuhannya.
    2. Bakteri Denitrifikasi :
    Adalah kelompok bakteri yang memiliki kemampuan untuk mengurai senyawa Nitrat (NO2-) menjadi senyawa Nitrogen bebas (N2) yang bisa mudah lepas ke udara apalagi jika dibantu dengan arus/aerasi. Beberapa kelompok bakteri ini ada juga yang menghasilkan senyawa Nitrogen Oksida (NO) sebagai hasil sampingan dari proses metabolismenya yang biasanya terjadi secara anaerob, tanpa memerlukan oksigen (O2). Contohnya adalah jenis Pseudomonas sp, Paracoccus Denitrificans dll. Bakteri Pseudomonas sendiri adalah jenis bakteri Proteolitik, yakni mampu mengurai protein, sama seperti yang bisa dilakukan oleh bakteri Bacillus dan Clostridium. Nitrogen bebas yang dihasilkan dalam proses ini akhirnya bisa dimanfaatkan oleh organisme lain, seperti plankton, kutu air, tanaman air dll untuk menunjang kehidupannya, termasuk lingkungan dimana air buangan dari perairan/kolam mengalir dan kemudian diserap oleh ekosistem di dalamnya.
    Proses denitrifikasi sendiri adalah merupakan salah satu dari rangkaian proses siklus nitrogen yang berperan dalam mengembalikan senyawa nitrat (bahan organik,amoniak) yang terakumulasi di wilayah perairan/di dasar kolam yang diurai dan kembali dipakai dalam bentuk bebas. Di samping itu, reaksi ini juga menghasilkan nitrogen dalam bentuk lain, seperti dinitrogen oksida (N2O). Senyawa tersebut tidak hanya dapat berperan penting bagi hidup berbagai organisme, tetapi juga dapat berperan dalam fenomena hujan asam dan rusaknya ozon. Senyawa N2O akan dioksidasi menjadi senyawa NO dan selanjutnya bereaksi dengan ozon (O3) membentuk NO2- yang akan kembali ke bumi dalam bentuk hujan asam (HNO2).
    3. Bakteri pengurai :
    4. Bakteri asam laktat : 5. Bakteri pengurai racun/limbah berbahaya

    Reply
  • 44. luki2blog  |  September 17, 2013 at 4:26 am

    untuk yang langsung di praktekan jawaban dari pak Deradjad
    Deradjad Karyono kalau mau berkelanjutan dan lama ada perbedaan macam microbanya sii, tapi secara umum, Probiotiknya bisa anda buat sendiri dengan berbahan dasar isi perut ikan peliharaan di kolam tersebut dari hewan yang , sehat , kuat……….ambil barang 5 – 10 ekor,ambil jerohanya + 3-4 ekor ikan yang telah mati dibeteti + Gula merah 1 kg + nanas 1 biji parut dan peras + air kelapa ( kalau ada ) 15 L +susu bubuk kalau ada 5 – 10 sendok………….campur dan simpan dalam wadah tertutup selama 7 – 12 hari, kalau mau pakai ambil 1 sendok makan , campur air……..tebarkan dikolam, kira kira bahan tersebut cukup ntuk 1 – 2 x panen, tergantung luas kolam

    Reply
  • 45. SUJITO NOTO NEGORO  |  September 24, 2013 at 3:34 pm

    ASSALAMU’ALAIKUM
    apakah sekam padi yang difermentasi bisa dijadikan pakan kambing

    Reply
    • 46. luki2blog  |  October 2, 2013 at 3:36 am

      bisa pak tentu dalam jumlah tertentu selain dicampur dengan hijauan yang lain

      Reply
  • 47. agha  |  September 26, 2013 at 6:23 pm

    sy msh bingung bu dg penjelasan ini,,,
    ambil barang 5 – 10 ekor,ambil jerohanya + 3-4 ekor ikan yang telah mati dibeteti + Gula merah 1 kg + nanas 1 biji parut dan peras + air kelapa ( kalau ada ) 15 L +susu bubuk kalau ada 5 – 10 sendok………….
    dr penjelasan tsb, maksudnya sprti ini ya bu….
    ambil jeroan ikan yg sehat 3-4 ekor ikan + gula+nanas+air kelapa+susu bubuk…?

    kandungan bakterinya jenisny apa ya dan manfaatnya ya bu?
    sy sedang belajar & mencari2 bakteri anaerob yg bisa menguraikan limbah kotoran ikan lele dasar kolam spy air kolam tidak bau,,, klo ibu ada referensi yg bs membantu ya bu,,,

    trimakasih byk bs belajar disini,,,
    salam kenal,,,
    slm sukses sll,,,
    agha,,, cah solo,,,
    archardagha_lackasantoto@yahoo.co.id

    Reply
  • 48. agha  |  September 26, 2013 at 6:24 pm

    sy msh bingung bu dg penjelasan ini,,,
    ambil barang 5 – 10 ekor,ambil jerohanya + 3-4 ekor ikan yang telah mati dibeteti + Gula merah 1 kg + nanas 1 biji parut dan peras + air kelapa ( kalau ada ) 15 L +susu bubuk kalau ada 5 – 10 sendok………….
    dr penjelasan tsb, maksudnya sprti ini ya bu….
    ambil jeroan ikan yg sehat 3-4 ekor ikan + gula+nanas+air kelapa+susu bubuk…?
    kandungan bakterinya jenisny apa ya dan manfaatnya ya bu?
    sy sedang belajar & mencari2 bakteri anaerob yg bisa menguraikan limbah kotoran ikan lele dasar kolam spy air kolam tidak bau,,, klo ibu ada referensi yg bs membantu ya bu,,,
    trimakasih byk bs belajar disini,,,
    salam kenal,,,
    slm sukses sll,,,
    agha,,, cah solo,,,
    archardagha_lackasantoto@yahoo.co.id

    Reply
    • 49. luki2blog  |  October 2, 2013 at 3:35 am

      coba mas Agha masuk di grup “Ngobrol Seputar Organik” FB disana bisa banyak bertanya dan diskusi tentang bakteri anerob

      Reply
    • 50. oleh suparjo  |  December 11, 2013 at 3:07 am

      bu kalw utk membuat perbanyakan bakteri anaerob selain dari air rumen sapi bila di tambah dengan susu apakah tambah bagus apa bakterinya saling mengalahkan

      Reply
      • 51. luki2blog  |  December 11, 2013 at 4:16 am

        dengan penambahan susu semakin baik karena susu sebagai protein dlm pengembangan bakterinya.

  • 52. m. arifin  |  October 4, 2013 at 9:39 am

    askum
    salam kenal arifin-lumajang, saya mau tanya….. saya punya prodak untuk fermentasi makanan ternak dapat menghilangkan bau kotoran….
    bila saya mau memperbanyak prodak tersebut apakah bisa?
    dengan cara pemberian oksigen yang steril….

    Reply
    • 53. luki2blog  |  December 11, 2013 at 4:17 am

      wa’alaikum salam ..silakan diuji cobakan terlebih dulu

      Reply
  • 54. Nana  |  December 22, 2013 at 10:34 am

    ass…
    Bu,saya sedang usaha lele..mau bertanya untuk membuat bakteri pemecah protein bagaimana yaa bu??
    Terima kasih sebelumnya

    Reply
    • 55. luki2blog  |  December 23, 2013 at 4:11 am

      terima kasih Nana telah mampir di weblog saya , coba kl ada FB nya masuk aja di komunitas “Ngobrol Seputar Organik” disitu bisa bertanya ttg semua hal2 organik termasuk bakteri.

      Reply
  • 56. didik  |  January 13, 2014 at 8:49 am

    maaf bu… bakteri anaerob ini bisa dipakai untuk pengolahan limbah cair organik atau tidak ya bu?

    Reply
  • 57. seno  |  March 7, 2014 at 12:01 pm

    Alhamdulillah Bu Luki, saya kebetulan beli Nitrobacter sama Bacteri lain untuk mengelola Kolam Lele saya. Karena ternyata Nitrobacter tidak bisa efektif untuk kolam ikan yang kedalamannya dibawah 100 cm. Mohon petunjuk apakah bisa kedua jenis bacteri itu saya campur untuk saya jadikan biang dan kemudian saya perbanyak. Dan apakah bisa Nitrobacternya saya perbanyak dengan hanya memakai air gula saja. Mohon saran-sarannya ya ibu. Matur nuwun.

    Reply
    • 58. luki2blog  |  March 13, 2014 at 3:00 am

      Terima kasih pak Seno sdh berkunjung ke Blog saya ..unt pertanyaan Bapak coba bisa masuk dalam komunitas Ngobrol seputar organik di FB disana banyak pakar dibidang ini …

      Reply
  • 59. Sumantri  |  May 10, 2014 at 4:03 pm

    Maaf Ibu,saya membiakkan bakteri pseudomonas dan bacillus dengan media biak bonggol pisang ditambah air kelapa dan susu, tapi susu yg saya pakai susu bubuk SGM presinutri yg untuk bayi 0-1th. Bagaimana menurut Ibu apakah penambahan susu formula tadi baik untuk pembiakkan atau justru mematikan bakteri yg dibiakkan ( krn mungkin ada zat kimia misal perisa rasa madu,rasa coklat,rasa vanilla) terima kasih

    Reply
    • 60. luki2blog  |  May 12, 2014 at 3:01 am

      terima kasih sudah mampir di blog saya pak Sumantri …untuk pertanyaan ini mungkin bisa ditanyakan langsung ke ahlinya atau bisa gabung di komunitas FB “obrolan seputar Organik”

      Reply
  • 61. gusty  |  July 10, 2014 at 5:31 am

    Assalamualaikum Ibuk.
    mau tanya, apakah bacteri anaerob jg bisa menjernihkan air olahan limbah?
    trma kasih

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


March 2010
M T W T F S S
« Nov   Dec »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: