BAHAN BAKU KOMPOS

August 5, 2008 at 8:27 am 8 comments

Seperti yang sudah pernah saya tulis sebelumnya tentang cara pembuatan pupuk kompos, yang sekarang ini akan  saya tambahkan adalah tentang  BAHAN  BAKU  KOMPOS  yang dapat dibuat menjadi KOMPOS yang berkualitas.

Bahan Baku Kompos dapat di bagi menjadi:

SAMPAH  COKLAT (mengandung unsur C carbon tinggi)

Terdiri dari: Daun kering, Rumput kering, Serbuk gergaji serutan kayu, sekam padi,                                                  Kertas , Kulit jagung, Jerami, Tangkai sayuran.

SAMPAH  HIJAU (mengandung unsur N nitrogen tinggi)

Terdiri dari: Sayuran, Buah2an, Potongan rumput, Daun segar, Sampah dapur, Bubuk teh                                                  &kopi, Kulit telur, Pupuk kandang (feses ayam, itik, sapi dan kambing).

Bahan Yang kaya unsur Carbon ( C ) : mempunyai fungsi sebagai SUMBER ENERGI MAKANAN Bagi Mikroba , dan mempunyai tanda sebagai berikut: kering, kasar, berserat dan berwarna coklat.

Bahan yang kaya unsur Nitrogen ( N ) : dibutuhkan mikroba untuk tumbuh dan berkembang dan mempunyai tanda sebagai berikut bahan nya masih ada kadar airnya.

Sebaiknya dalam pembuatan pupuk kompos perbandingan penggunaan SAMPAH COKLAT : SAMPAH HIJAU =  3:1.  Dan bila hanya menggunakan sampah coklat saja maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses pengomposannya.

Bahan yang sebaiknya DIHINDARI untuk pembuatan pupuk kompos adalah:

-Daging , ikan, kulit udang, tulang, susu, keju, lemak/minyak, karena dapat mengundang serangga seperti lalat sehingga proses pengomposan akan menimbulkan belatung.

-Feses anjing, feses kucing ini dapat membawa penyakit.

-Tanaman gulma / yang berhama karena hama akan masih terkandung dalam kompos.

MASALAH YANG SERING TIMBUL DALAM PENGOMPOSAN

1. BAU AMONIAK

Penyebabnya adalah unsur Nitrogen yang tinggi (sampah hijau tinggi) solusinya yaitu menambahkan sampah coklat dan memasukan udara segar.

2. BAU ASAM, TENGIK, TELUR BUSUK

Penyebabnya kurang udara/ terlalu lembab solusinya adalah menambahkan udara segar, menambah sampah coklat dan kompos dibalik2 sampai bau hilang.

3. MENGEMPAL ATAU BANTAT, BAU TELUR BUSUK

Penyebabnya adalah terlalu lembab. terlalu basah dan kurang udara maka solusinya tambahkan sampah coklat, udara segar dan kompos dibalik2 sampai bau kurang sedapnya hilang .

4. KOMPOS KERING

Penyebabnya karena kurang air jadi solusinya ya basahi dengan air dan dibalik2 biar merata basahnya.

5.TIDAK PANAS ATAU PANAS HANYA ADA DI TENGAH

Penyebabnya wadah atau tumpukan terlalu kecil dan solusinya ukuran wadah minimal 100 ltr dan tumpukan ideal adalah 1m3.

6.TIDAK TERJADI PERUBAHAN, SUHU TETAP

Penyebabnya Nitrogen terlalu rendah , O2 rendah, kurang lembab solusinya tambahkan sampah hijau sehingg Nitrogen meningkat, kompos dibalik2 dan tambahkan air ini berfungsi untuk menambah udara atau O2.

7.BANYAK SERANGGA, BANYAK BELATUNG

Penyebabnya sampah dapur yang tidak ditutup, adanya sampah daging, ikan, susu dan santan solusinya tutup kompos dengan selapis tanah atau kompos lain atau sebaiknya bahan tersebut tidak dikomposkan.

Nah ini semua BAHAN BAKU KOMPOS yang dapat dipergunakan untuk pembuatan kompos , saya saran kan pilihlah bahan yang memang merupakan bahan yang terbuang dan banyak terdapat didaerah setempat. semoga berhasil…. dan SELAMAT MENYOBA

About these ads

Entry filed under: Tips & Trik. Tags: .

BIOGAS sebagai pengganti ENERGI ALTERNATIF dan PRODUK SAMPING BIOGAS sebagai PUPUK ORGANIK CAIR MANFAAT MENGKONSUMSI SAYURAN

8 Comments Add your own

  • 1. dwiyono  |  October 30, 2008 at 2:24 am

    mbak Luki
    Met kenal, infonya kaya’nya kurang lengkap yach
    yang disinggung cuman bahan dan masalah yang kemungkinan timbul. Lha cara pembuatannya/prosesnya sendiri tidak disinggung. Saya concern ttg sampah terutama dr rumah tangga sendiri,sebelum menularkan ke tetangga sekitar ilmu ini. biar bener2 paham. saya pernah ikut kursus singkat , tp sdh lupa ; perlu cairan kimia u mempercepat pembusukan namanya apa?thanks

    Reply
  • 2. luki asnan  |  October 30, 2008 at 10:09 am

    Yth. Mas Dwiyono, salam kenal kembali dan terima kasih telah berkunjung di Web-Blog saya.

    Menjawab pertanyaan mas Dwi, sebetulnya untuk cara pembuatan “Pupuk Kompos” (prosesnya) sudah saya tulis pada tanggal 14 Mei 2008 yang lalu. Coba di Search di Web-Blog saya ini mas nantikan ketemu atau cari arsip bulan Mei…. klik aja di situ. Kalau ingin melihat gambarnya langsung… cari aja di Google tulis nama saya “Dewi Lukitaningsih” di Imagenya, nanti kan muncul gambar2 dari Pupuk Kompos tersebut.

    Kebetulan untuk cairan “Percepat Proses Penguraian”, kami punya produknya mas. Perusahaan kami mengeluarkan produk DECOMPOSER BSA (Bio Super Active) yang fungsinya sebagai “Aktivator” pembuatan pupuk kompos. dan ini dibuat bukan dari bahan kimia melainkan dari bahan organik. Selain itu kami juga memproduksi “PUPUK ORGANIK CAIR BSA” (Bio Super Active) yang dapat di aplikasikan untuk semua jenis tanaman mulai dari tanaman hias , hortikultura, sampai tanaman pangan dan perkebunan.
    Bila berminat silakan Mas Dwi dapat menghubungi kantor kami di Jalan Radio Dalam No 7B. No telp. 021-726 8000, 021-726 2000

    Memang betul mas manfaatkan sampah keluarga agar limbah dapat termanfaatkan dan ini dapat menjaga lingkungan kita menjadi bersih, nyaman dan ramah lingkungan yang pasti keluarga menjadi sehat ya.. dan juga semoga dapat menularkan ilmunya ke para tetangga karena ini semua adalah merupakan tabungan akherat…amin.

    Selamat mencoba !!!

    Reply
  • 3. imam  |  October 18, 2010 at 11:01 am

    aku ingin punya itik

    Reply
  • 4. Yazid  |  January 3, 2013 at 12:26 pm

    Artikel yang sangat bermanfaat, pas kita baru mulai bikin kompos dengan komposter, kebetulan banyak belatungnya. sukses selalu

    Reply
    • 5. luki2blog  |  January 4, 2013 at 3:25 am

      Terima kasih bung Yasid telah berkunjung ke weblog saya …alhamdulillah …semoga sukses juga.

      Reply
  • 6. fikri  |  April 24, 2013 at 3:04 am

    kok saya membuat kompos banyak belatung yah padahal bahan bahan sudah tepat

    Reply
    • 7. luki2blog  |  April 24, 2013 at 6:49 am

      bisa jadi ada bahan2 seperti daging,ikan, santan atau yg lain yg tercampur dalam pengomposan , kemudian bahan aktivator (Decomposer) kurang tercampur rata, saya rasa masih bisa dipakai tambahkan aktivatornya kemudian setiap seminggu sekali dibalik agar kelembaban merata

      Reply
  • 8. fikri  |  April 24, 2013 at 3:16 am

    kompos banyak belatung apa masih bisa di pakai

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: